Hape deh! (ya ampun akhirnya punya waktu ke warnet :p)

2/03/2008 07:42:00 PM / /

Kerja dimanapun pasti ada sisi positif maupun negatif. Terlebih kalo kita kerja di bidang yang ga gitu sesuai dengan jiwa kita.
Kadang ngerasa aneh juga, pas ketemu sama temen yang kerja kantoran, dia bilang dia bosen dengan kemonotonan kerjanya. Lha, aku yang notabene kerja di bidang sebaliknya yang penuh dengan perubahan dratis, malah pengen ngerasain kerja kantoran yang konon katanya penug kebosanan. Bukannya ga bersyukur dengan kerjaanku sekarang yang penuh kejutan tapi cuma pengen nyoba hal2 yang belum pernah dicoba aja. Sekalipun kutahu kerja kan bukan buat mainan. Menclok sana sini ga karuan. (kayak siapa ya? :p) Tapi lebih pada PENGEN MENCOBA SEMUANYA.

Barangkali bakal asyik klo cuma duduk manis di depan komputer sambil senyum-senyum menikmati dinginnya AC.
Dan bukannya sibuk menclak-menclok naik motor sambil nyengir menikmati panas dan debu sepanjang hari atau menghela napas ketika menerjang ujan air dan angin sambil deg2an ketika motor jadi mobat-mabit ga karuan nahan gempuran angin.

Terkadang jadi ngiri ngelihat teman adem-ayem(?) di dalam ruangan. Yang mungkin ga ngalamin nerjang hujan angin, melewati jalan berlumpur, melaju di jalan pantura yang ramai dan merobos jalan yang kebanjiran. Seru terkadang palagi saat jiwa (sok) petualang lagi kambuh. Semuanya di bawa enjoy. Tapi terakdang suka nelangsa sendiri saat kehilangan waktu buat sekedar nengok Tapakkaki (halah!) atau sekedar tidur sejenak meredakan penat.

Seperti dua 1 bulan ini, baru sekarang bisa menghela napas dengan ngabur ke Semarang :p dan jalan2 sepuasnya. Nengok (ex) kampus tercinta, nyari coller pad, flash disk, analisa harga satuan proyek (ini mah sama aja urusan kerja) dan ketemu dengan temen2 yang tersisa.

Barangkali ini dialami semua fasilitator infrastruktur di seluruh Indonesia, sejak akhir tahun sampai akhir Januari, buat sekedar menghela napas pun tak sempat (apa cuman yang di pemalang aja ya?). Gimana ngga termin I (20%) dari BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) seluruhnya untuk pelaksanaan fisik/ infrastruktur. Salut buat faskel infrastruktur yang ga kemeng bin mumet ngurus hampir 25an proposal proyek. Pa lagi, aku yang dapat 28. Makanya mumpung punya waktu buat refreshing, akhirnya aku milih Semarang buat melepas penat. Sekalipun aku tahu, besok dah mesti keliling 7 desa buat monev pelaksanaan infrastruktur. Mabok, mabok deh :p

Dah gitu, kabar terindah merusak hari2 di sini. Termin II pun 100 % buat infrastruktur lagi dan itu berarti beban kerjaku jadi 2-3 kalilipat coz diperkirakan aku mesti menghandle 50-60an proposal. Berharap otak dan tubuhku ngga jebol lah. Padahal gaji juga sami mawon denga faskel yang lain (yang Comunity Development & Ekonomi).

Anyway, mungkin temen2 Tapakkaki agak bingung dengan kerjaanku. Okey, ta ceritain dikit deh. Sejak mei tahun lalu aku resmi jadi faskel teknik/ infrastruktur di P2KP (just visit us : www.p2kp.org). Kebetulan aku ditempatkan di kampung halamna sendiri. Pemalang sendiri yang dapat PNPM-P2KP itu 4 kecamatan. Kebetulan aku dapet di kecamatan Petarukan. Di Pemalang ada 11 tim faskel. Tiap tim terdiri 1 senior faskel, 1 faskel ekonomi, 1 faskel teknik dan 2 faskel CD (comunity Development). Tiap tim kejatah mendampingi 7 desa. Kita emang ga punya kantor, adapun base camp. Tiap tim punya base camp sendiri, untuk tingkat kabupaten ada satu, namanya base camp Korkab (Koordinator Kota). Kita mesti mendampingi masyarakat dari social mapping sampai pelaksanaan. Untuk 8 bulan awal, faskel teknik ataupun ekonomi masih berkutat di Comunity Development, ya semacam humas atau PR. Baru setelah pelaksanaan kita mulai fokus di bidang masing2.

Kerja di pemberdayaan emang penuh dinamika. Kita berhubungan dengan masyarakat dan orang2 dari berbagai kalangan. Kita bertemu dengan birokrasi, aparatur, dll lengkap dengan segala tetek bengek di dalamnya. Bertemu dengan berbagai karakter manusia dari yang tulus membantu sampai yang mata duitan. Dari yang penuh senyum sampai yang suka ngancem. Komplit deh.

Di sini, kamu dihadapkan dengan berbagai macam pilihan. Di situlah asyiknya hehe...
Mau sekedar bekerja cari duit or mau membuat perubahan kecil yang berarti bagi kehidupan esok hari?
Mau mengubah paradigma atau cuman sekedar ngikutin arus?
Pilihan Anda akan menentukan seperti apa negara ini suatu saat :)
(kok berat gini yach?)

Dah ah...ntar aku bisa ketinggaalan kereta ke Pemalang.
Thx

Labels:

1 comments:

Anonymous on Tuesday, September 02, 2008 6:16:00 PM

Orang sabar disayang Tuhan...

Post a Comment