hahahahaha

7/21/2007 07:51:00 PM / / comments (0)

biso posting meneh!

Labels:

twister

2/18/2007 09:47:00 AM / / comments (2)

puting beliung, angin puyuh, tornado...
apapun namanya, sore ini muncul di langit Jogja.
sekitar pukul 17.30,
pokoknya sebelum maghrib aku melihatnya dari kos2an temenku yang lantai 3.
tetangga sekitar pada heboh ikut naik ingin melihat fenomena alam yang keren itu.
aku juga takjub, tambah takut-takut karena dia bergerak2 bisa jadi menuju ke arah kita.
putarannya kentara banget karena langit sedang mendung dan dia memutar2 awan hitam.
Meliuk2 laksana ular naga raksasa... wuih... asli keren.
ujungnya nggak sampai bawah sehingga kita agak tenang, "kayaknya nggak sampai merusak karena jauh di atas." kata salah seorang bapak.
"kira-kira di daerah mana ya?" aku bertanya.
"Jauh di utara, mungkin sekitar Prambanan..." Jawab salah seorang.
Menjelang maghrib angin itu pun mulai menghilang.
Kemudian sekitar pukul 20.00, aku denger di radio, ternyata angin itu membuat kerusakan cukup parah di sekitar lempuyangan, bioskop mataram.
ternyata angin itu nggak jauh seperti yang kukira...
kalau sekitar lempuyangan itu berarti kurang dari 10 km dari tempatku berdiri.
waa, ngeriii...
dan walau tinggi tetap daya rusaknya hebat.
coba kalau ujungnya sampai bawah, mungkin aku bisa melihat pemandangan benda2 melayang dari tempatku.
billboard bioskop mataram melaang lepas dan menimpa 5 orang.
cederanya tentu saja sangat serius.
dan sejauh berita itu dibacakan baru dikabarkan 7 orang yang luka parah.
belum ada, dan semoga nggak ada korban jiwa.
bencana mulai banyak melirik negara kita... kamu pikir kamu aman sekarang?
seperti lantunan Ebiet di radio kemudian, "yang terbaik hanyalah segeralah bersujud... mumpung kita masih diberi waktu..."

Labels:

Masa Kejayaanku

2/13/2007 07:45:00 AM / / comments (2)

Nggak pernah bercita-cita jadi polisi.
Kenapa dulu milih kostum ini ya?
Liat fotonya jadi sadar betapa imut-imutnya aku dulu...

Sekarang? Amit-amit... Puas?! Puas?! Sobek, sobek...!!

Kalau liat kakakku benar-benar kayak diktator komunis... :-D

Kemarin pas pulang liat2 album foto keluarga yang berdebu.
Kalau dipikir, keluargaku nggak pernah bikin foto keluarga lagi...
Mbakku wisuda, nikah, Kakakku juga, wisuda, nikah, dokumentasinya mana...? Hiks..
Tapi jadi ingat masa muda dulu... Masa kejayaanku.
Dulu pas SD aku termasuk murid yang cukup pintar.
Mamaku dulu ngajarin matematika dengan keras, kadang sampai aku nangis...
Hasilnya, aku harus berterima kasih sama mamaku.
Enak kalau ortu kita sulung semua dalam keluarganya.
Kita jadi dimanjain sama Oom dan Tante...
Dulu aku punya satu lemari komik eropa yang hampir semuanya hadiah.
Aku suka baca, suka nonton.
Dulu kalo siang disuruh bobo’, persuasinya supaya bisa nonton serial ‘Hunter’ malamnya di TVRI.

Sekitar SMP, melahap buku2 seperti Trio Detektif (khatam!), STOP, Lima Sekawan...
Kemudian ada yang baru Goosebumps... Fearstreet...
Yang lokal, sama Ami dikenalin sama karya2nya Hilman Boim.

Aku mulai bercita-cita jadi penulis.
Dikit-dikit aku juga mulai ‘ngomik’ di sela2 pelajaran sekolah.
Kemarin Ami nunjukin komik karyaku ‘The Mask’ yang udah lusuh (ternyata dia masih menyimpannya, aku juga udah lupa, kirain udah ilang entah kemana).
Tentu saja gambarnya amat sangat jelek... ^_^
‘The Mask’ salah satu master pieceku... plesetan filmnya Jim Carrey dulu, aku sendiri yang jadi jagoan, dan musuh2nya teman2 sekelasku... AdaTria, Bayu, Oni, Anip, Awan, hue he he... kalo dibaca pasti yang bersangkutan masih bisa ketawa-ketiwi...
Tapi nggak ada tokoh ceweknya ya?
Jaman dulu aku emang belum tau rasanya naksir cewek -_-

Trus aku mulai nulis serial kasus2 detektif.
Niru karyanya Wolfgang Ecke.
20 kasus dalam satu buku, dan diakhiri pertanyaan, “Siapakah pembunuhnya?”, “Siapakah yang berbohong?”, “Apa buktinya?”, dan lain-lain.
Jawabannya ada di akhir buku, dan persis seperti di bukunya Wolfgang Ecke, jawabannya juga kutulis terbalik biar bacanya pake cermin. Manual bo’! Niat banget yaa?
Udah gitu kukasih cover dan kujilid pake staples.
Masih tambah di belakangnya kuberi iklan “Jangan lewatkan serial kasus detektif buku kedua!”
Semuanya nulis tangan... ceker ayam tentu saja, tapi tetep readable lah...

Dibaca temen2, seneng banget kalau ada kasus yang tidak berhasil mereka tebak.
Iklan tadi beneran loh!
Aku segera mikirin ide-ide cerita buat buku kedua, kukumpulkan, dan kubuat bener.
20 kasus, dan kuberi iklan lagi di belakang, “Jangan lewatkan edisi ketiga!”
Kalau nggak salah serial detektif kutulis sampai 4 buku...
Setelah itu aku beralih ke cerita horor... Niru Goosebumpsnya RL Stine.
Kukombinasikan dengan Lima Sekawan dan Lupus,
jadi nggak kayak Goosebumps, jagoannya tetap dan sedikit kocak.

Aku beli buku tulis SIDU (Sinar Dunia) yang tebal, targetnya satu seri bisa setebal itu.
Aku merampungkan seri pertamanya, tapi judulnya aku lupa...
Seperti biasa masih sisa ruang untuk kutaruh beberapa iklan. Hehe...
Kugambar covernya, kutulis resensinya, “Jangan lewatkan yang ini!”, “Anda sudah baca yang ini?”, “Lima sekawan melawan alien yang ganas! Ikuti petualangannya di seri ini!”, “Anda harus punya!”, “Jangan Ketinggalan!” Dan sebagainya....

Itu bukan iklan kosong, benar2 kutulis judul lainnya setebal buku tulis SIDU.
Kadang nulisnya sampai malem sebelum tidur sampai ngantuk2.
Harus selesai, karna ingin segera menunjukkan pada temen2 di sekolah,
pada pembaca setiaku...
Hehe, tapi emang ada loh pembaca setiaku, si Fikri anaknya Dokter Masrifan Jamil.
Kangen juga sama dia sekarang... Sayang dulu persahabatan kita sempat retak gara2 aku ngilangin kaset video Aladinnya... My fault, i take the blame...

Itulah sekilas masa mudaku, What a spirit i had!
Sekarang, kalau aku ngaca, kadang aku malu...
Sekarang aku nggak punya karya... Aku nggak punya semangat seperti dulu...

I was a young boy that had big plan...
Now i’m just another shity old man...
Request lagu ini dong.

Jadi ingat filmnya Bruce Willis yang berjudul ‘The Kid’.
Tentang seorang yang dikunjungi sosok masa kecilnya.
Kalau aku yang dulu mengunjungi aku yang sekarang...
Dia boleh menendang pantatku sekeras-kerasnya... I deserve that.

Tapi... Hey, buat apa meratap? Aku belum tua juga kok... (kan?)
Terima kasih album foto berdebuku... Terima kasih Mamaku yang menyimpannya.
(Special thanks to Awan yang udah buatin tapakkaki)
Give me a break.
Aku yang dulu boleh mengunjungi aku di umur 40-an...
(Hehe, iyalah... di film The Kid, juga segitu kok umurnya!)

Jadi punya ide.
Dulu aku mengadakan ‘lomba’ menulis tentang cinta di tapakkaki.
Gimana kalo sekarang aku tantang kalian bercerita tentang masa kecil kalian dulu?

Ayolah....

Labels:

SAW III, Masih Tertarik?

2/13/2007 07:28:00 AM / / comments (3)

Sick movies, aku nggak mau dibilang sebagai pecinta film genre ini.
Banyak yang bermunculan belakangan ini, nggak menarik sama sekali.
Hostel aja dibikin sequelnya, apa bagusnya film ini?
Bahkan ada ‘H6’ Spanish Answer to Hostel... Hii...
The Hills Have Eyes... Texas Chainsaw Massacre diremake lagi, entah keberapa kalinya.
Dan banyak lagilah...

Aku mikir juga, emang di Amerika banyak kasus phsycotic crime yaa?
Trus film-film semacam ini, pointnya apa?
Jangan-jangan malah menginspirasi orang lagi... gawat.

Oya, ngomongin judul.
SAW 3.
Aku dulu posting tentang SAW 1.
Pas nonton SAW 1 emang beda.
Aku mikir film ini materinya emang tergolong sick movie.
Tapi penyampaiannya beda,
seingatku nggak ada darah muncrat, perut terbelah, usus terburai, dan sebagainya...
Adegan motong kakinya juga nggak diperlihatkan.
Lebih ke film psikologis yang nggak ingin membuat orang muntah.
Bagaimana film tegang yang seharusnya. Nggak usah kuceritakan lagilah.

Kemudian datang SAW 2. Pas aku balik Jakarta, dan main di nomat.
Sang pembunuh menang di SAW 1, jadi penasaran nonton SAW 2.
Hasilnya? Mengecewakan.
Nggak tegang lagi, permainannya jelek...
Walau belum muncul adegan yang memualkan.
Si pembuat cerita masih mencoba mengulang SAW 1,
tapi ide bagus memang kadang susah datang lagi.
Dan yang nggak ngenakin,
Walaupun jigsaw killer aslinya mati (mati nggak sih?).
Bukan dibunuh polisi tapi emang dia menderita penyakit ganas dan tinggal nunggu waktu.
Konon itu yang membuat dia jadi pembunuh.
Dia berpikir kebanyakan manusia nggak layak atas hidup yang mereka miliki.
Jadi dia menantang seberapa jauh si korban ingin mempertahankan hidupnya.

Walau jigsaw killer mati, dia menurunkan ‘ilmu’nya pada seorang murid, Amanda (cewek lagi!)
So... The terror must go on...
Di sini gregetnya menjadi hilang...
Dan kini datang lagi SAW 3.
Aku tanya sama penjaga rental video.
Jigsawnya kalah nggak di SAW 3 ini?
Kalau kalah aku sewa deh DVDnya.
Si penjaga bilang, dia belum nonton, dan janji akan menontonnya untukku.

Besoknya aku nanya, “Gimana?”
Dia jawab, “Wah, aku nonton ra ono 5 menit wes wegah mass... Lha nggilani banget je!”
Trus dia cerita tentang adegan awal yang membuat mual perut.
Kayak sick movies biasa, mengumbar darah, unrated, adegan ngeri diperlihatkan secara vulgar...
Wah, konsepnya dah beda nih... Kehabisan ide...
Atau filmmakernya ganti? Biasanya gitu.
Yang jelas jadi nggak pingin nglanjutin misteri jigsaw yang belum terjawab.
Si penjaga nggak bisa menjawab nasib jigsaw di akhir cerita.
Lha emang nggak nonton... Tapi katanya di film ketiga ini ada jawaban2 dari SAW 1, dan SAW 2.
Jawaban macam apa? Walau nggak tertarik tapi jadi penasaran.
Apa ini namanya tertarik yaa...?
Ah, nggak ah... Seperti kubilang aku bukan pecinta genre ancur ini...

Tapi...

Penasaran je....

Somebody, please, tontonin dong buat aku.... ^_^’

Somebody...? Anybody...?

Labels:

pipis termahal di dunia

1/25/2007 09:10:00 AM / / comments (4)

kemarin ketemu chat ama puffy
abis chat ma anip, dan anipnya cabut jam 16.30, ee puffy nongol

ngobrolin terutama kenapa puffy jarang posting di tk lagi

puffy sih alasannya tulisannya rasanya ga cocok buat tk
trus aku bilang, jenis tulisan kan ada banyak... puisi, cerpen, diary, opini, dll...

kemarin juga ada yang bingung mau nulis apa... walaupun jadinya nulis banyak,
bingung aja bisa jadi banyak paragraph ya, apalagi kalo ga bingung?

tapi kalo ada yang bingung, tulis aja seperti yang aku mau nulis :
(padune pingin posting, kok ndadak basa basi)

semua temenku tahu, aku ini cukup penakut orangnya...
makanya aku seneng nonton horor.

kebetulan setelah kontrakan rusak akibat gempa kemarin,
dah 2 bulan ini aku pindah kontrakan ke tempat yang cukup mblusuk...
ndeso bangetlah,
untuk masuk desanya aja dari jalan raya parangtritis km 7, kudu masuk sekitar 2 km ke barat nglewatin persawahan yang gelap dan sepi, hiii...

cukup nyesel juga pindah ke tempat ini, abisnya aku kan sering pulang tengah malam.
tapi yo wes terlanjur, lagipula murah abis... 500ribu setahun.
kamar cukup luas dan berkeramik.

tapi ada yang lebih kutakuti dari melewati 2 km sawah yang gelap dan sepi itu.
contohnya malam ini, aku dah beristirahat di kontrakan, all by my self, yang lain pada mudik.
tahu2 aku kebelet pipis.
kebetulan lampu kamar mandiku abis putus,
belum sempat diganti karna keburu pada mudik itu...
tapi kalo cahaya dikit2 ada sih...

tapi apa yang terjadi, sebelum masuk kamar mandi ada gerak-gerik mencurigakan.

ternyata oh ternyata!
ada paling tidak 2 ekor coro yang terkutuk berkeliaran di kamar mandiku!!!
serangga kecil item mengkilap itu emang nggilani abis!!!
damn! aku ga berani masuk kamar mandi karna ga ada obat serangga.

akhirnya, saking ga tahan, aku memilih mengarungi 2 km sawah gelap dan sepi itu untuk keluar mencari peradaban.

akhirnya aku memutuskan untuk mampir di "WOW" internet cafe jalan parangtritis km 7 cabean, sewon, bantul. sudah pake legos lagi!

numpang deh ke kamar kecilnya. tapi kalo abis itu ga pake internet tengsin dong?
tapi ngapain ya, ga butuh banget sih? yo wes posting ini aja, sekalian baca2 berita dikit.

abis 1 jam lebih... bayarnya pas 6000 perak. harusnya masuk rekor muri nih sebagai pipis termahal di dunia.
ada yang tahu no hapenya jaya suprana?

Labels:

the most wanted movie of the month

12/30/2006 08:39:00 PM / / comments (4)

pirates of the caribbean, dead men's chest...
he he, sori ketinggalan banget yay...
soalnya aku ngikutinnya vcd ori, dan film ini emang cukup lama nunggu orinya keluar.
awal desember udah keluar.
aku pinjam, kusimpan di harddisk, dan baru sempat kutonton semalam ^_^
3 cd petualangan mantap...
tapi kalau dipikir-pikir, sebenarnya aku ndak suka loh film2 model petualangan fantasi kayak gini.
peter pan, harry potter, dll... semuanya ndak kutonton.
tapi aku suka johnny depp.
jadi aku nonton pirates lagi (walaupun aku tetep males nonton charlie chocolate story dan finding neverland).
tapi mungkin bener, kalo ndak ada kapten sparrow, atau ada tapi diperanin selain johnny, aku bakal nglewatin ni film.
lainnya? orlando bloom? kebetulan aku ndak suka bloom. terutama di film kingdom of heaven sama troy.

sekarang tinggal nunggu triloginya... tapi.. kemungkinan besar bakal ndak ada kapten sparrow nih.
kan dia dimaem sama the kraken... gimana yaaa.

Labels:

undangan euy

12/24/2006 07:00:00 AM / / comments (1)

Bukannya para ustadz kita sibuk membicarakan tentang penyakit hati...
Bukannya para mubaligh kita hanya tahu tentang manajemen qolbu...
Bukan pula para ulama kita hanya paham masalah sholat dan ritual thok...
Sehingga kesannya ketika kita mengalami krisis moneter mereka diam.
Ketika BBM naik mereka tidak mampu berkata.
Ketika emas, hutan, dan minyak kita dijarah mereka cuma bisa istighfar.
Ketika sekolah mahal, beras mahal, rumah sakit mahal, mereka cuma bilang suratan takdir. Solusinya? Wah, itu sih urusan insinyur, urusan sarjana...

Bukan... bukan begitu.
Sebenarnya banyak para ustadz kita yang melek problematika umat semacam ini.
Tidak sedikit pula yang mempunyai solusi cemerlang berdasarkan Islam.
Tapi media memang tidak memihak mereka yang bicara semacam ini.
Media terlalu takut mengakomodasi pemikiran yang 'fundamental'.
Alih-alih membantu menggencarkan dakwah dengan kapasitas media massa yang dimiliki,
mereka malah kebanyakan membebek isu Amrik tentang terorisme, fundamentalisme, radikalisme, garis keras, dll.

Bagaimana kita bisa mengapresiasi ide2 Islam yang 90% lebih sebenarnya berbicara masalah umat?
Yang memberikan solusi atas berbagai permasalahan umat. Yang memberikan rumus tepat pengelolaan Negara, SDA, ekonomi, sosial, dan pendidikan.Rajinlah datang ke seminar2, diskusi publik, dan forum2 sejenis yang 'tidak terkenal' itu.

Salah satunya adalah yang akan kita adakan besok di Jogja.
Forum yang tidak terlalu kecil sebenarnya.
Buat teman-teman yang di Jogja, sempatkan ya,
hari minggu 7 Januari besok datang ke Stadion Kridosono.
Kita ngadain Seminar Refleksi Akhir Tahun
"Menuju Indonesia Bebas Krisis dengan Syariat Islam"
Pembicaranya Prof Dr Amien Rais, Munarman (mantan ketua YLBHI),
dan Abu Harits Al Amin (Hizbut Tahrir Indonesia)
dataaang yaa

Labels:

pol-polan tentang poligami

12/10/2006 07:07:00 AM / / comments (8)

Pas nonton perdebatan poligami antara Puspowardoyo dan Yoyoh Yusroh vs Musdah Mulia dan M. Bilah, aku sama temen-temen layaknya nonton srimulat. Ketawa terus. Pak Puspo emang suka asal, tapi pede. Dalilnya ndak kuat, malah suka mancing-mancing emosi lawan.
Hanya karena aku sama temen2 ndak anti poligami, maka kita ketawa2 aja dengerin celetukan2 Pak Puspo yang kerap bikin gemes Ibu Musdah Mulia.
Tapi belakangan aku sadar, mencoba empati kepada istri-istri yang resah, opini2 Puspowardoyo emang kayaknya bener meresahkan deh...
Kalo dipikir-pikir para Ibu pasti gemes juga, namun ndak bisa berbuat apa2. Keresahan mereka serius, ndak main2, ndak cari sensasi, ndak bermaksud melawan agama. Makanya aku nulis ini, bukan buat membela Aa Gym, Puspowardoyo, atau yang lainnya, walaupun tetep aku ndak bisa setuju kalo poligami dilarang UU.

Hukum Poligami
Dalil tentang poligami itu di Al-Qur’an, bukan di Sunnah. Hukumnya mubah, alias boleh. Ndak dianjurkan, ndak sunnah, apalagi wajib (seperti yang dikatakan pak Puspo). Banyak yang khas pada poligaminya Rasul yang ndak boleh kita tiru. Kita ndak boleh beristri lebih dari 4, seperti Rasul. Janda Rasul juga ndak boleh dinikahi lagi oleh siapapun. Dan selama ini aku ndak pernah mendengar ada hadits, sunnah Rasul tentang poligami yang pernah diucapkan, kecuali saat Rasul melarang Ali menikah lagi. Jadi satu-satunya yang pernah keluar dari mulut Rasul mengomentari tentang poligami justru adalah larangan.
Jelaslah menurutku, menyetujui pak Nazarudin Umar, dalil poligami itu ngambilnya dari Al-Qur’an bukan dari Sunnah/Hadits, dan itu jatuhnya –sekali lagi- hanya mubah.
Dulu di Arab sudah biasa dan lazim laki-laki punya istri banyak. 10 istri, 20 istri, 30 istri, sudah biasa. Oleh karena itu Al-Qur’an turun dan membatasi hanya boleh 4 saja. Tentu saja ayat ini jadi agak bermasalah ketika sampai pada masa kita di mana lazimnya pernikahan adalah monogami.
Tapi ayat tentang poligami ndak di naskh, sampai sekarang masih berlaku, dan poligami hukumnya tetap mubah. Sesuatu yang mubah tidak ada kebaikan atau keburukan pada awalnya, akan tetapi kesananya bisa jadi membuat baik, membawa berkah, atau sebaliknya bisa juga membuat hina. Mangkanya ati-ati deh.

Perdebatan Poligami
Menurutku aneh kalau seuatu yang mubah itu diperdebatkan. Mubah itu kan boleh setuju, dan boleh pula ndak setuju. Boleh dilakukan, ndak salah juga kalau ditinggalkan. Perdebatan di SCTV antara Yoyoh Yusroh dan Puspowardoyo (sebagai pihak yang setuju) melawan Musdah Mulia dan M. Billah (pihak yang tidak setuju) sebenarnya ndak perlu dan buang2 waktu. Kenapa begitu? Karena solusinya sudah ada sejak mereka berempat duduk di studio SCTV. Mereka kan sudah berpasang-pasangan, Laki-laki dan perempuan, yang setuju poligami, dan yang ndak setuju. Ya sudah, silahkan aja Puspowardoyo cari istri seperi Ibu Yoyoh yusroh, dan Musdah Mulia cari suami seperti Pak M. Billah. Selesai kan? Allah maha adil kok.

Yang jadi masalah, memang kadang pihak yang ndak setuju poligami, kebablasan mengecam pihak yang berpoligami. Seperti menuduh istri pertama yang dipoligami pasti sebenarnya dipaksa sama suaminya untuk ngaku setuju. Dipaksa teken kontrak. Teh Nini pasti udah diajari Aa gym tentang apa yang diucapkannya dalam jumpa pers, dan lain-lain.
Atau kalau terpaksa mengakui bahwa memang ada perempuan yang rela suaminya poligami, mereka akan mendapat stigma sebagai “perempuan bermasalah” seperti yang dilontarkan oleh Musdah Mulia.
Juga mengatai pihak laki-laki yang berpoligami sebagai “tidak setia”, atau “seperti binatang yang tidak bisa mengendalikan nafsu” seperti yang diucapkan oleh M. Billah.
Please deh... Kalo sampai begini, jangan deh...

Benar, Teh Nini (ngambil studi kasus Aa gym) pasti sebenarnya sakit. Aku ndak bisa bilang “mengerti perasaan perempuan” karena memang aku ndak ngerti, tapi aku percaya lah kalo dipoligami itu perasaannya sakit. Akan tetapi kan sakitnya bukan karena ‘disakiti’, bukan karena dikhianati, bukan pula karena dicampakkan? Sakitnya karena memang begitulah naluri perempuan... Lagipula, niat baik memang membela Teh Nini, tapi siapa sangka ternyata Teh Nini jadi lebih sakit karena suaminya tercinta dikecam sana-sini. Nah lo...

Begitu juga kata-kata “seperti binatang”, ini kasar sekali. Memang kita harus mengendalikan nafsu. Tapi, Islam agama fitrah, nafsu ndak selamanya dikekang. Dia boleh dilampiaskan asal pada jalan yang benar sesuai syariat. Nafsu seksual ndak boleh dilampiaskan pada zina, boleh kalo sudah menikah... atau menikah lagi. Makanya, kita kudu menahan nafsu, tapi, ketika ada jalan yang diperbolehkan dengan aturan2 tertentu, syarat2 tertentu, dan konsekuensi2 tertentu, dan kita merasa mampu memenuhinya, kenapa tidak?
Yang jadi masalah memang, ada sebagian laki2 sok-sokan merasa mampu. Merasa alim, merasa kaya, merasa pemimpin, kemudian poligami... setelahnya? Berantakan deh keluarga karena sebenarnya ternyata laki2 itu hanya kebelet kawin lagi. “Biarlah istri marah, anak2 ndak terurus, yang penting aku udah nyicipin si Inem kembang desa yang buaahenol....” Kalo yang beginian sih emang meresahkan...
Bagaimana menghukum laki2 ndak tahu diri kayak gini yang poligami sembarangan? Memang kudu ada instrumen hukumnya. Tapi ndak pada tempatnya kita mengecam atau menghakimi keluarga orang lain yang poligami, dengan alasan takut menjadi contoh...
Aku pikir sebenarnya mereka percaya keluarganya Aa Gym bisa tetap baik atau lebih baik setelah poligami, justru itulah mereka jadi takut suaminya niru karena mereka pikir suaminya jauuuuhh segala-galanya dari Aa Gym?
Hhmmm, silahkan dinilai sendiri deh bagaimana suaminya... Para suami juga, pinter2 nilai diri sendiri, tahu diri, ngaca... Poligami itu masalah domestik kok, jadi, jangan kecam-kecaman lagi yaa? Mending didoain deh...

Daripada Selingkuh Lebih Baik Poligami?
Aku ndak nyaman dengan argumen itu. Aku pikir orang beriman ndak ada secuil pun pilihan selingkuh dalam benaknya. Selingkuh itu hukumannya paling berat, dirajam, ditanam di tanah, dilempari kepalanya pake batu sampai mati...
Kalo Naek L. Tobing pernah meneliti, dan hasilnya adalah, “2 dari 3 Bapak di Jakarta pernah selingkuh!”, Aku bener2 ndak setuju kalo kita sodori pilihan pada 2 dari 3 Bapak itu untuk poligami saja.
Seorang suami yang baik, bila ingin poligami, yang dia lakukan adalah memahamkan istri pertama berapapun lama waktunya (Aa gym saja harus 5 tahun mempersiapkan istrinya menerima poligami). Dan pada masa itu dia hendaknya sabar dan bijaksana. Ndak marah-marah, ndak maksa, mengatai istrinya ndak sholihah, dsb. Di situ juga ujian pertamanya, punya kesabaran, punya ilmu, dan punya kepemimpinan. Dan tidak pernah terbesit secuilpun di otaknya untuk selingkuh saja! Oleh karena itu tidak relevanlah kalimat : “Daripada Selingkuh Lebih Baik Poligami” itu kalimat pengecut.


Poligami dalam Konteks Penerapan Hukum Syara’
Yang terakhir, yang terpenting. Islam yang selain aqidah memili aspek syariat memang perlu institusi penerap dan penjaga. Hukum tanpa konstitusi ndak mungkin, konstitusi tanpa institusi lebih wagu lagi. Makanya, SBY kalo emang pingin menjadi pemimpin yang baik, perhatikan ini!
Poligami ini masalah hubungan laki2 dan perempuan. Hubungan laki2 dan perempuan rambunya jelas yaitu tidak boleh zina/selingkuh. Untuk menjaga itu Islam mempunyai konsep regulasi 9 lapis benteng yang kudu diwujudkan sebelum akhirnya menerapkan sanksi jilid dan rajam apabila ada yang nekat berzina.

1. Iman.
Ini lapis terdalam yang ada di dalam seorang muslim. Iman. Dia taat pada Allah, takut berzina karena tahu sanksinya di neraka.

2. Menundukkan pandangan
Iman aja ndak cukup, Islam ndak hanya melarang zina, ‘awas kalo zina dimasukkan neraka!’ tapi Islam juga memberi petunjuk detil seperti menyuruh tidak mengumbar pandangan. Harus dijaga, ndak jelalatan, karena biasanya dari mata turun ke hati, dari hati turun entah kemana lagi...

3. Menutup aurat
Menundukkan pandangan ndak ada gunanya kalo pakaian juga ndak diatur. Kalo boleh pamer paha, pamer dada, dan seterusnya yang indah2, trus Islam menyuruh menundukkan pandangan, namanya ndak fitrah dong. Berarti pakaian juga diatur, aurat kudu ditutup rapat pat pat. Batas2nya laki2 dan perempuan, aku kira dah pada tahu lah.

4. Larangan Ikhtilath dan khalwat
Menundukkan pandangan dan menutup aurat tapi boleh berdua-duaan di tempat sepi, atau bercampur baur laki2 perempuan di satu tempat? Emangnya Allah bego? Kaga pake! Ndak ada pacar2an! Ntar aja kalo dah nikah, ndak ada palentin2an, ndak ada konser2an. Bubaaarr!

5. Berantas Pornografi
Semua itu belum cukup. Kita kudu tegas sama industri berideologi kapitalis. Apa aja yang laku dijual, dijual. Mentang2 laki2 suka yang bening2, diterbitkanlah majalah playboy, diedarkan film2 biru... Oo ndak bisa, pornografi juga kudu dienyahkan.

6. Kurikulum pendidikan Islam
Semua itu ndak akan bisa kalo basis kurikulum pendidkan kita masih ndak jelas. Ada pelajaran agama, ada pelajaran sejarah pitecantropus, ada teori Darwin, haa piyee? Basis pendidikan kudu Islam sejak SD. Supaya suasana keimanan ada di masyarakat. Supaya ndak ada lagi Islam2 keturunan, Islam2 kebetulan. Suasana di kota santrii....

7. Nikah dipermudah mahar dipermurah
Kalo sudah gede, siap nikah, rasanya naif ya kalo ketemu masalah2 klise seperti belum ada kerjaan, ndak punya duit... Gimana sewa gedung? Gimana ngurus ini, ngurus itu...? Dalam sistem Islam ndak gitu, nikah mah nikah aja... Ndak punya pekerjaan? Datang ke Negara, dikasih pekerjaan. Gimana acaranya, alaah itu mah kebiasaan ndak penting... ndak usah gede2an, mahar juga ndak usah mahal2, birokrasi catatan sipil gampang...

8. Sistem ekonomi Islam
Lha kok gampang banget Negara ngasih pekerjaan? Emang Negaranya makmur? Ya jelas to! Kan sistem ekonominya pake islam... ndak ada judi, ndak ada riba... Sistem ekonomi berbasis sektor riil, kekayaan alam dikelola Negara, tendang Freeport, tendang Newmont, enyah IMF!!! Lapangan pekerjaan melimpah... sekolah bisa gratis, ntar kalo dah sarjana kerja sama Negara, ikut membangun Negara, disamping membangun keluarga bahagia sejahtera... Membangun keluarga dengan baik dan bermoral sama juga membangun negara lho, karena negara kan bergantung pada moral rakyatnya yang ndak suka korupsi, ndak doyan zina, ndak ada penyakit menular macem2 yang ndak ada obatnya... bikin susyee. Supaya Negara lebih makmur lagi, bisa nggratisin sekolah lagi buat anak cucu kita nantinya, dan begitu seterusnya.

9. Poligami diperbolehkan
Ndak usah dijelaskan.

Kalo sudah begitu masih ada yang ndableg berzina, jangan nangis... sanksinya jilid atau rajam.
Kita lihat, dalam konteks yang utuh, ternyata poligami adalah lapis ke-9 dalam regulasi Islam. Sekarang? Islam ndak ada... 8 lapis sebelum poligami ndak wujud.
Suasana iman minim sekali, Mata-mata nafsu jelalatan, Pakaian pada u-can-see (all of my body?), pacaran gayengnya bukan main, bahkan terus dikipas-kipasi oleh sinetron2 ndak mutu, pornografi edan-edanan dari yang original sampai bajakan, tabloid murahan sampai majalah kantoran, pendidikan sekuler menghasilkan mental pacaran, tawuran, lulus njur kebut2an, coret2an baju, nikah dipersulit, cerai malah dipermudah, ekonomi kapitalis awut2an, aset negara dilelang abis2an, utang bank gede2an, pedagang digusuri, ekonomi ambrug, negara bankrut rut rut.... Mau dibawa ke mana Negeri kita ini....?
Kalo sudah gitu bolehnya poligami emang menjadi masalah. Dibolehkan banyak yang ndak tanggung jawab, mau dilarang... emangnya berani mengharamkan apa yang sudah dihalalkan Allah? Nantang ni ceritanya? Susye kan?

Makanya, aku ulangi lagi, poligami memang wilayah domestik. Boleh ndak setuju, boleh setuju. Yang ndak setuju, percayalah, somewhere, someplace, poligami bisa baik dan membahagiakan... Bukan hak Anda untuk mengecam apalagi melarang.
Buat yang setuju, setuju bukan berarti pelaku, tapi kalo emang udah pingin ngelakuin, pinter2lah menilai diri sendiri, ngaca, ngaca, dan ngaca... Kalo emang udah cakep, Bismillah, kami turut mendoakan....

Labels:

politik poligami

12/04/2006 10:52:00 PM / / comments (0)

Begitu banyak yang terjadi.
Menjadi topik hangat yang terus diperbincangkan di media-media massa.
Sangat disayangkan, hampir semua topik itu bukan sesuatu yang membanggakan, malahan sangat memprihatinkan.
Akan tetapi ada satu hal yang tidak buruk, bagus malahan, yaitu Aa Gym yang melakukan poligami.
Tentu saja ini tidak semua orang menganggapnya bagus, bahkan banyak –terutama kalangan feminis dan para ibu- yang sangat menyayangkan hal itu.
Kalau tidak salah, dulu postingan yang paling ramai dikomentari di sini adalah mengenai cinta dan poligami, nah sekarang dalam rangka mengulang kesuksesan itu aku menulis postingan ini dengan misi menyatukan pendapat bahwa poligaminya Aa Gym adalah satu hal yang patut disyukuri, di tengah banyaknya kejadian seperti skandal anggota dewan, Kuala Lumpur Sidoarjo, Lahar dingin merapi, Smackdown, Andhien vs Feli, Dhani vs Ratu, dll, yang jauh dari menyenangkan. Yup, mari kita doakan keluarganya Aa Gym menjadi lebih baik setelah poligaminya.
Aa Gym adalah tokoh Da’i yang sering dipuji-puji kalangan islam liberal sebagai Da’i yang menyejukkan, toleran, inklusif. Sebenarnya karna Aa Gym tidak banyak membahas penegakan syari’at islam, tidak membahas tentang kesesatan (meski dulu ketua MUI pusat pernah menyerukan “Hei, para ustadz yang terkenal, yang sering tampil di tv, yang banyak didengarkan umat, sampaikanlah tentang kesesatan liberalisme, pluralisme, sekulerisme! Sampaikanlah kesesatan Ahmadiyah! Sampaikanlah kejahatan Amerika dan antek-antek kapitalisnya!” ketika MUI banyak dihujat atas fatwanya yang kontroversial),
Aa Gym juga dipandang nasionalis dengan Gema Nusanya.
Sekarang Aa Gym melakukan poligami, padahal itu adalah salah satu hal yang sangat ditentang kalangan liberal dalam konteks salah satu agenda besarnya yaitu memperjuangkan kesetaraan gender. Buatku, inilah politik. Teman-teman islam liberal dan konco feminisnya pasti pada dongkol. Hi hi hi....
Aku ingat talk show di UGM dulu, ada Ibu Budi Wahyuni sebagai tokoh feminis. Intinya, dia memprihatinkan budaya patriarki yang banyak memanfaatkan dalil-dalil agama untuk melegitimasi. Termasuk poligami. Padahal banyak pelaku poligami yang sebenarnya keluarganya sama sekali ndak islami. Dulu aku pernah nulis ini. Makanya, pas Aa Gym poligami, aku berpikir, Aa ini bisa jadi contoh bagaimana seseorang yang punya kapasitas untuk poligami. Tentu selain kaya, dia juga harus seorang yang alim. Keluarganya dibangun dengan cara islami. Anak-anaknya dididik dengan pendidikan islami, dsb. Tapi ternyata banyak orang justru menyayangkan, “Kenapa harusAa Gym?” Biarlah, kata mereka, orang-orang awam itu. Biarlah keluarganya menjadi berantakan setelah poligami. Sehingga menjadi contoh buruk, dan orang akan berpikir seribu kali sebelum melakukan poligami. Kenapa mereka ndak bisa menerima, kalau Aa Gym bisa menjadi contoh baik bagaimana poligami yang ideal? Supaya orang bisa bilang, itu Aa Gym, ustadz, mubaligh, orangnya santun, baik, dan penyabar. Hartanya banyak, usahanya sukses dan berkah. Keluarganya islami dan harmonis. Istrinya cantik dan berjilbab. Seperti beliau dulu, baru layak poligami...
Lha ente? Mata keranjang, kantong cekak, sholat jarang, berani-beraninya poligami?
Kan gitu...
Tapi yang terjadi ndak gitu. Aku dengerin di radio, MQFM kemarin pagi. Seperti biasa tausiyah dari Aa. Trus ada sekelompok ibu-ibu yang telpon. Dengan kurang ajar mereka mendikte Aa Gym, “Aa, sebelum terlambat, lebih baik ceraikan saja sekarang juga! Setuju ibu-ibu?” trus ibu-ibu yang di belaknagnya serempak menjawab, “Setujuuuuu!” Aa mencoba memohon restu, “Kalau setelah ini keluarga Aa ternyata malah menjadi lebih sakinah, mawadah, warrahmah, gimana?” Ibu-ibu serentak menjawab, “Bohoooooong!!!”
Kenapa begitu? Apapun nampaknya tidak ada yang cukup baik bagi para feminis? Ngotot berdasarkan perasaan, bahwa yang namanya poligami pasti buruk, dan kudu dihapuskan dari muka bumi.
Poligami dipandang sebagai sesuatu yang mesum, ndak suci, pelakunya mata keranjang, mengikuti hawa nafsu, dsb. Seperti dulu puisi yang dikirimkan mbak Inung tentang Roma Irama, ...“Jangan sok suci, engkau pun poligami”... Berarti poligami itu ndak suci. Makanya Aa Gym yang pernah dijuluki sebagai ‘holy man’ oleh majalah time dianggap nggak layak melakukan poligami.

Labels:

bush is in da house yo!

11/19/2006 10:25:00 AM / / comments (4)

Kedaulatan Rakyat hari Rabu, 15 November lalu memuat komentar Amien Rais yang menyatakan "Kunjungan bush ke Indonesia tidak akan memberi manfaat apa-apa!" Pada berita yang sama dimuat juga komentar Wapres Jusuf Kalla atas pernyataan Amien Rais itu, "Kita tidak bisa menerima tamu dengan mempertimbangkan manfaat atau tidak manfaat, sebagai tuan rumah yang baik tentu siapapun yang mau berkunjung ke Indonesia harus kita terima dengan baik tanpa memandang dia memberi manfaat atau tidak..."

kedengaran bijak? dalam skala rumah satu keluarga, pernyataan itu bisa kita setujui, tapi dalam skala negara? kayaknya lebih terdengar seperti bullshit deh... Apalagi kemudian, Kedaulatan Rakyat Jum'at, 17 November (2 hari kemudian) kembali memuat pernyataan Jusuf Kalla, "Kita mengharap kedatangan bush ini bisa memberi manfaat bagi perbaikan ekonomi Indonesia..."

Dan tv-tv pun senang sekali memberitakan tentang kontroversi kedatangan bush. Infotainment aja memuat parade komentar para artis yang semuanya senang dan menanggapi positif kehadiran bush. Lha iyalah, kan salah satu agenda bush itu memastikan liberalisasi tetap mapan di Indonesia.

Hayoo, sekarang kalian kudaulat pada komen tentang kehadiran bush(yet) ini! Bagaimana perasaan kalian? Senang? Marah? Biasa aja? EGP? Gimana prediksi kalian? Gimana harapan kalian? Hayooo, tulis... tulisss!!! klik 'comment' sekarang!

Labels:

penonton kuciwo

11/18/2006 09:41:00 PM / / comments (0)

Aku baru dari masjid Diponegoro di balaikota Yogyakarta nih...
ada acara bedah buku "Siapa Teroris, Siapa Khawarij?" tulisan Ust Abduh Zulfidar, bantahan atas buku "Mereka Adalah Teroris!" tulisan Ust. Luqman Bin Muhammad Baabduh dari Saalafy.
Kenapa dibantah? Aku sudah cerita tentang Salafy ini kemarin yaa, jadi ndak usah dibahas lagi.
Yang bikin aku tertarik, panitia bedah buku bakal ngundang Ust. Luqman Bin Muhammad Baabduh ini.
Meski dalam pamfletnya tertulis 'dalam konfirmasi', jadi aku ndak yakin Ust Luqman bakal hadir.
Dan ternyata benar, pengunjung yang memenuhi masjid Diponegoro, yang hampir semua mengaku tertarik hadir karena ingin melihat perdebatan vs Ust Luqman ini harus kecewa karena absennya Ust Luqman dengan alasan yang ndak jelas.
atau tanpa alasan sama sekali sebenarnya , karena panitia menyatakan, baik surat, email, telpon, semuanya ndak ada yang digubris hingga detik pelaksanaan acara.
bahkan panitia menyatakan lebih dari 90% pamflet acara yang disebarkan di seluruh Jogja, raib ndak berbekas. Mungkin ada yang tertarik buat ditempel di kamar?
lebih lanjut ketua panitia membacakan sms2 yang bernada ndak suka dengan buku "Siapa Teroris, Siapa Khawarij" dan acara bedah bukunya.
Salah satunya berbunyi, kira2 seperti ini, "Menurut mereka yang membaca buku 'Mereka Adalah Teroris', Buku itu adalah benar karena sesuai dengan Al-Qurán dan As-Sunnah, oleh karena itu bukunya Ust Abduh Zulfidar yang membantahnya sama saja dengan membantah Al-Qurán dan As-Sunnah"

Karena penasaran, dalam sesi tanya jawab, beberapa penonton bertanya pada Ust Abduh Zulfidar, "Berapa kali sudah dibedah buku ini, Di mana saja, dan apakah pernah ada Ust Luqman hadir, atau perwakilannya hadir?"

Dijawab, "Sudah beberapa kali dibedah, di Jakarta, Bekasi, Semarang, Lampung, Malang, Yogya sudah 2 kali, dan di tempat-tempat lain. Setiap saya diundang untuk membedah buku ini, saya selalu mensyaratkan pada panitia untuk mengundang pula Ust Luqman, atau Ustadz lain yang sependapat dengan Ust Luqman ini, atau perwakilan dari salafy, tapi tidak pernah sekalipun mereka hadir. Sebenarnya sebelum menulis buku bantahan ini pun saya senantiasa mencoba menghubungi Ust Luqman, lewat sms, telpon, atau email, dan itu tidak pernah dijawab. Kalau saja sempat dijawab, dan terjadi dialog lewat email, mungkin saja buku "Siapa Teroris, Siapa Khawarij?" ini tidak perlu saya tulis."

Nah, forum yang aku hadiri barusan, dan forum-forum sebelumnya, dan penonton menyatakan seribu forum-forum setelah ini pun mustahil Ust Luqman pengecut itu hadir! (maaf, itu kata penonton lho...)

Labels:

lake house

11/10/2006 03:29:00 PM / / comments (0)

Kata temenku, yang setuju endingnya departed jelek banget, endingnya lake house juga mengecewakan.

departed dan lake house adalah remake dari film asia, judulnya infernal affairs dan il mare.
film asia yang biasanya diremake ama amrik kan film horor seperti the ring, pulse, ju-on...
kali ini amrik remake film asia yang action dan drama.

eh, rasanya aku dah pernah ngomong itu yaa?

tapi, masak kedua remake itu jelek semua endingnya?
untung originalnya lake house udah keluar, aku segera cari di rental.

nah, say what?

film yang unik...

surat-suratan antara tahun 2004 dan 2006.

aku setuju sih kalo emang endingnya lebih baik keanu reevesnya mati saja...
tapi walau akhirnya dia ndak jadi mati,
menurutku itu tetap bukan ending yang buruk.

tapi ndak adil juga yaa... keanu reeves nunggu 2 tahun, sementara sandra bullocknya cuman nunggu beberapa menit saja. he he he...

romance yang kurekomendasikan bulan ini, tonton deh

Labels:

siapakah adjid?

11/07/2006 10:34:00 PM / / comments (6)

siapa sih adjid?
siapapun dia aku berutang terima kasih padanya.

dia sudah bersemangat banget ngasih comment di postinganku ttg salafy.
kalo dia bilang aku masih bodo dan baru belajar agama, tentu aku dengan penuh semangat dan senang hati mengakuinya.

kalo kemudian dia bilang bahwa orang yang belum ngerti ilmu agama jangan bicara tentang agama... akuurrr aja deh, butul butul...

tapi, aku kira temen2 kalo baca postinganku waktu itu paham deh... bahwa aku ndak sedang membicarakan tentang agama, ilmu agama, tafsir, fiqh, whatsoever...

tapi kalo ada kesalahpahaman mohon dimaafin deh.

aku sedang membicarakan fakta.
fakta tentang sekelompok temen2 yang selalu merasa benar sendiri, selalu menuduh kelompok lain sesat dan bid'ah...

kalo ada yang salah mohon dikonfirmasi, tapi yang terjadi justru mas adjid sibuk membuktikan kebenaran postinganku... kalo ada yang bisa kontak mohon disampaikan rasa terima kasihku.

kalo temen-temen tk baca commentnya adjid, i hate to say this guys, but : "i told ya...!"

bagaimanapun, aku kayaknya memang sering membuat salah paham atau memancing konfrontasi, untuk itu sekali lagi minta maaf bener...

waktu baca commentnya adjid berasa buka situs gemapembebasan deh :D
pingi ditimpali tapi aku segera teringat, tapakkaki kan blog sekuler ya :P , jadi tempatnya bukan di sini deh, waktu dan tempat yang lain, dengan pemain yang lebih banyak...

satu lagi, maaf buat zhidah, aku nggak bisa cuek.... tapi aku paham maksudnya...
masalah keindahan perbedaan pernah aku posting di tk, entah dulu zhidah dah gabung belum yaa?

buatku, asal nggak terlena menghabiskan waktu dan melupakan yang lebih wajib, dialog atau bahkan debat musti dilakukan. gitu deh.

Labels:

kuntilanak

10/28/2006 06:41:00 AM / / comments (0)

hhmm rizal bikin felem horor lagi nii, tapi kok multivisionplus production yaa?
nonton ndak ya?

nomat aja wess...
temenku ngajak balik jogja naik kereta ekonomi progo lagi hari senin.
tadinya ke jakarta juga naik kereta itu...
biasanya aku paling males naik ekonomi.
bukannya sok punya duit,
alasan pertama, kereta ekonomi yang ke jakarta ndak ada yang jadwalnya pagi atawa siang...
ndak bisa liat pemandangan selama 10 jam perjalanan kan.
kedua, buatku kelebihan naik kereta adalah bisa jalan2 kalo bosen,
kalo naik kereta ekonomi ndak bisa bung! penuh nuh nuh nuh...

tapi kalo ada temen boleh juga lah... menghematnya lumayan juga, 62 ribu perak!
lagian momen lebaran ini enak juga yang jalur mudiknya menentang arus, jadinya sepi dan ndak macet... (kalo naik kereta mah emang ndak bakalan macet yaa?)

loh, judulnya kuntilanak kok malah cerita balik yaa?
iya nih, abisnya lebaran ini ndak ketemuan 4 sekawan...
anip, awan dan ami pasti kumpul deh di pemalang... hiks.
kasihan deh kalian, pasti kalian kangen banget ya ama aku...?(kege-eran banget ya gue)

dan kemarin barusan ketemu online sama si iwan,
pinginnya sih bareng ke bandung dan bisa ketemuan sama awan,
trus nonton kuntilanak bareng deh di bandung...

bareng anip dulu juga dah ngerencanain kalo besok awan dah kerja di bandung bakal kita satronin deh kos-kosannya.
kita berdua memang asing banget sama bandung.
dulu kita berdua kuliah di jogja, sementara ami dan awan kuliah di bandung.
ami dan awan, dua-duanya dah pernah nengokin kita di jogja, tapi kita belum pernah deh sekalipun nengokin mereka di bandung, sampe keburu dah pada lulus.. maafin kita deh yaa?

satu yang belum kesampaian lagi sampe sekarang adalah nonton bioskop bareng..
dulu biasa kan nonton bareng, baik berempat maupun cuma berdua, sama anip, awan, maupun sama ami...

sekarang di jakarta kan pinginnya bisa nonton bareng lagi, di twenty-one gitu loh!

ya udahlah, kayanya lebaran kok pada sepi postingan yaa? ndak pada ke warnet po?
yang ke warnet ya cuman yang kesepian kayak aku ini yaa? cucian deh gue...

pokoknya, besok senin balik jogja naik progo jadwalnya jam 9 malam...
ada kesempatan nonton sekali lagi deh, nomat...

Kuntilanak!!! don't let me down!

Labels:

Departed

10/25/2006 10:31:00 PM / / comments (0)

a ah

sebel juga, jam mainnya departed 15.00 - 18.00 - 21.00

mau nonton yang jam berapa? yang jam 3 sore gimana sholat asharnya? jam 6 sore, gimana maghribnya? jam 9 malam? wah ndak enak sama orang rumah kalo harus pulang lewat jam 11 malam...

ditambah lagi, dengan alasan hari senin hari yang diliburkan, kali ini ndak ada nomat! weih, tiketnya harga biasa.

tapi akhirnya aku nonton yang jam 6 sore karna jam 6 kurang seperempat udah masuk maghrib jadi sempat sholat dulu dey...

nah, say what?

bener apa kata anip

film ini bisa jadi film undercover yang terbaik

abisnya bukan hanya polisi nyamar jadi anak buah mafia,
tapi anak buah mafia juga nyamar jadi polisi...

tapi kalo anip bilang nilai 9 kurang, buatku kebanyakan endingnya rusak!!!

di film2 semacam ini kamu mengharapkan happy ending....
si dicaprio ndak boleh mati, apalagi dengan cara seperti itu...

karna ending yang buruk merusak seluruh isi film... karena nila setitik rusak susu sebelanga!

waktu temenku ngasi tahu filmnya jim carey eternal sunshine

katanya film ini emang kalo ditonton boring, tapi kalo sudah sampai endingnya baru bakalan tahu bagusnya ni film...

aku ndak pernah tahu film yang jelek tapi diselamatkan endingnya
(aku coba nonton eternal sunshine, tetep aja aku ndak tahan untuk nonton dari awal sampai akhir)

tapi kalo film keren yang dirusak ending kayaknya ada beberapa, salah satunya ya departed ini...
aku jadi penasaran nih nonton film aslinya infernal

Labels:

sampe di jakarta

10/22/2006 03:07:00 AM / / comments (0)

jum'at sore alhamdulillah ada 2 temen anak padang yang mau ke jakarta juga.
tapi mereka pake kereta ekonomi... aku rada mikir2 juga niy...
tapi akhirnya mereka meyakinkan aku bahwa kereta ekonomi jogja jakarta hari hari gini ndak desak-desakan... sepiii...

walopun pas beli tiket agak takut juga, pasalnya ngeliat pengumuman : mulai tanggal 24 kereta progo jur pasar senen jakarta bebas tempat duduk (rebutan!)

eehh ternyata walopun rebutan sepi juga ni kereta... kita jadi dapat tempat duduk yang nyaman.
ambil di bangku 3-3, trus ada seorang bapak yang gabung pas kereta mandeg di wates pas buka puasa... dah aja kita berempat sampe jakarta, alhamdulillah...

sayang agak telat, sampe jatinegara jam 4 pagi... wii ndak sempat saur, di kereta langsung aja pesen pop mie (kali ini ndak basi niyp)... begitu turun kereta langsung nenggak teh botol... kan apapun makannya minumnya air...

naik metromini ke rumah, brenti di bioskop buaran...
we he he departed lagi main nii, asik nunggu senin aja aahh, nomat gitu loh.
ada filmnya jackie chan yang baru, bagus ndak sii? trus guardiannya kevin costner...
wes ah, departed wae... dana minim, lagian mosok lebaran diabisin buat nonton film sii..

alhamdulillah hari ini minggu dapat sms, lebaran comes earlier... senin 23 okt dah masuk lebaran. itu juga karna hilal ndak terlihat loh... jadi digenapin 30 hari sebenernya tuu... kan aku puasanya duluan. kalo hilalnya terlihat mungkin hari minggu ini 22 okt dah lebaran.

tapi nonton berita di metro tv ternyata ada juga kelompok di sulawesi yang ngerayain lebaran hari minggu ini... waa liat hilal di mana tuu? kasi tahu dong...

alhamdulillah, umat islam sekarang dah dewasa lah... ndak terlalu mempermasalahkan perbedaan yang gitu-gitu... peace peace! yang penting, kapanpun lebarannya minal aidzin wal faidzin doanya... amiiinn....

wan, niyp, pafi, inung, boneka bunga matahari, niara, wiwied, iwan, dan eeee.... sapa lagi yaaa.... pokoknya aku minta maaaaaffff kalo selama ini ada postinganku yang kurang berkenan, menyinggung perasaan, dan apapun yang nggak ngenakin.... met lebaran!

Labels:

lonely

10/18/2006 05:09:00 AM / / comments (0)

Belum pernah deh rasanya aku merasa kesepian seperti ini...

Sepi buat aku bener2 ndak enak deh...

Mending sakit kayak kemarin tapi rame...

Bukan, bukan karena temen2 udah pada mudik duluan...
Bukan pula karena banyak temenku yang dah pada menemukan teman hidup sejatinya

tapi memang hatiku akhir2 ini sering merasa kesepian

walaupun di ruang kuliah anak2 pada rame
walaupun di warung anak2 pada rebutan ngambil nasi buat buka puasa

itu ya yang disebut lonely crowded?

tentang mudik lebaran ini... aku bingung juga

mau pulang cepet2 aku males banget puasa di jakarta.... panas, haus, dan ndak ada temen

mau tinggal di jogja, ya temen2ku di sini juga dah pada mudik... apalagi yang dah beristri...


mepet2 lebaran aja aah... wa ndak ketemu temen2 nii... yg di jkt dah pada balik pml kali yaa...

padahal pingin banget mampir pemalang... tapiii....

Labels:

Salafy

10/16/2006 05:40:00 AM / / comments (9)

Hey, apakah kalo Allah mensinyalir akan ada turunnya Imam Mahdi di akhir jaman sebagai penyelamat, trus kalo kita punya anak besok boleh kita namai Imam Mahdi dan mengklaim sebagai Imam Mahdi yang dimaksud Allah?

Apakah kalo Nabi saw. mensinyalir akan ada 73 golongan umat islam dan yang selamat adalah Ahlus-sunnah wal-jama'ah, trus kita bisa bikin kelompok harakah dan kita namai ahlus-sunnah wal-jama'ah lantas kita klaim sebagai satu2nya kelompok yang benar?

Apakah kalo kita diharuskan mengikuti ulama salaf, kita bisa membuat kelompok bernama salafi dan mengklaim diri paling 'nyalaf', satu-satunya salafus shalih dan yang lain ahlul-bid'ah?

sebenarnya aku malu posting ttg ini... tapi kelompok yang satu ini memang bener2 kurang ajar...

salafy... baik salafy yamani, wahabi, atau yang lain... menurutku salafy memang nggak boleh dijadikan nama kelompok! salafy itu sifat...

apalagi kemudian kalo kelompok ini kemudian hobi banget memfitnah sesama umat islam dengan tuduhan2 ahlul bid'ah. ini bid'ah, itu bid'ah...

awalnya aku menemukan tulisan tentang Hizbut Tahrir Unveiled di internet yang isinya ediyyannn... fitnah abiss men! dan bahasanya itu loh... preman apa ulama yak?

aku segera mengontak Ustadz Ismail Yusanto... Apa jawaban beliau?
"Ah, itu kan kerjaannya salafy yang kurang kerjaan... mereka pikir islam kurang musuh sehingga memusuhi teman sendiri."

belakangan aku ngerti, ternyata bukan hanya hizbut tahrir saja, tapi semuaaaa!!!
ikhwanul muslimin, mmi, fpi, hamas, NU, Muhammadiyyah, apalagi Aa Gym, Arifin Ilham, dan lain-lain, you name it...

tapi mereka ini ndak pernah ngritik Saudi Arabia yang mereka sebut sebagai negeri Tauhid.
mereka memang fanatik abiss dengan negara penghianat satu ini.

ketika Imam Samudra menulis pengakuannya lewat "Aku melawan teroris" tiba-tiba seorang syaikh mereka yang bernama Luqman Ba'abduh menulis buku berjudul "Mereka adalah teroris!" yang dimaksudkan untuk menjawab Imam Samudra.

Kenapa judulnya pake kata 'mereka'? bukannya 'dia'? ya karna sekali lagi mereka sekalian melancarkan fitnah2 kepada selain Imam Samudra. Fitnah Hassan Al-Banna, Syaikh Taqiyyuddin An Nabhani, Abd Qadim Zallum, Yusuf Qardhawi, dan masih banyak yang lain....

Buku itu segera dijawab oleh Usy Zulfikar dari Al Kautsar dengan "Siapa Teroris, siapa Khawarij?" Buku itu belum lama ini dibedah oleh penulisnya, juga ada Ust Fauzan Al Anshori, dan Halawi Makmun dari MMI.

mengesalkan memang... di saat Amerika menyerukan "either you are with us, or with the terrorist?!" Si Luqman BaAbduh ini menulis buku "mereka adalah teroris!" seakan-akan lari ke belakang kafir bush dan menuding teman2nya sendiri sesama muslim sebagai teroris.

satu hal. orang2 salafy ini juga paling anti dengan dialog, apalagi debat.
tidak heran kemudian Ust Halawi mengatakan "mereka ini lebih buruk dari JIL, karna walaupun gitu gitu JIL masih berani diajak debat!"

Katanya debat itu tidak sesuai salafus shalih karena agama itu diamalkan bukan diperdebatkan.
Gila memang, debat yang sesuai tradisi ulama bila menemui perbedaan dikatakan tidak 'nyalaf', sementara menghina, mengkafirkan sesama muslim, memfitnah dilakukan... apakah itu sesuai salafus shalih?

Ust Ismail Yusanto keki sendiri ketika meminta hak jawab tetang HTI yang dikafir-kafirkan di majalah mereka asy syariah. kata redaksi, "Apa yang salah? wong semua sudah sesuai Qur'an dan Sunnah kok?"

Dan semua tulisan2 Ust Ismail ndak ada yang digubris satupun. Minta ketemu ditolak (takut?), diajak mubahalah, apalagi...

Belakangan anak2 buah Luqman BaAbduh menyatroni masjid kampusku.
Kataku "kalau sekedar sholat biarin aja... tapi nanti kalau sudah mulai minta ta'lim, tolak!"

dan kami pun mulai melancarkan sindiran2 lewat khutbah jum'at. Mereka pun kegerahan.
Mereka mencoba mempengaruhi kader2 kami yang baru ikut PU... huh, mana bisa?

Terakhir yang paling menyebalkan, habis gempa kami megundang Ust Ja'far Umar Thalib pengajian di masjid kami. Oknum2 Luqman BaAbduh pun datang. tanpa sepengetahuan panitia mereka mengintimidasi salah satu teman kami yang sedang menyebar press release hizbut tahrir. Teman kami ini memang orangnya kecil, dan kakinya cacat sebelah lebih kecil. Jalannya pake tongkat. Kami baru mengetahui setelah acara berakhir karena teman kami baru cerita kemudian. Berrreeenggseeekk... tahu dari tadi kuusir mereka.

Salafy ini memang ada gelagat seperti jaman2 kegelapan eropa dulu. ketika agama dituduh sebagai candu karena pengikutnya ndak pernah berjuang melawan penindasan. dan juga agama bertentangan dengan sains.

Begitulah Salafy... mereka selalu menyerukan aqidah! aqidah! aqidah! awas ini bid'ah, itu bid'ah! tapi coba tanya gimana mengatasi krismon? gimana solusi lapindo? gimana solusi ekonomi islam? gimana solusi kenaikan BBM? diam seribu bahasa... paling banter "perbanyak amal shalih ya akhi..." basi.

megenai sains? jangan kaget, belakangan mereka mengeluarkan buku baru setelah mereka adalah teroris. buku yang isinya kembali mengatakan bumi itu datar, bumi pusat tata surya, matahari dan seisi langit mengelilingi bumi, dll.... katanya sih berdasarkan Qur'an dan Sunnah...
gila kali 'ndro? ck ck ck...

kemarin aku 'wadul' sama Ust Ismail soal pengitimidasian salah satu teman kita tadi. Ust Ismail cuma berpesan singkat "tetaplah waras..."

Labels:

MONSTER

10/16/2006 04:28:00 AM / / comments (0)

Eh, cerita film lagi yoi?
Kali ini aku nonton MONSTER

yap, si Charlize Theron lagi... dan si kecil Christina Ricci
Kerennya si Charlize disulap jadi ugly di sini.

Kok bisa ya jadi sejelek itu... bandingkan deh dengan penampilannya di North Country










perannya juga jadi pelacur jalanan yang belakangan jadi pembunuh berantai, dan akhirnya dihukum mati.

film ini juga keren menurutku... aktingnya keren....
nothing pretty but Ricci's smile

tul, film ini memang nggak menawarkan keindahan sama sekali... baik ceritanya maupun tokoh2nya... lha si Charlize yang cakep kok malah dipermak abis... hasilnya perfect lagi. temenku aja ndak percaya kalo yang meranin Josey di North Country ama Lee di Monster itu sama, si Charlize Theron itu.... Trus dia nanya, "lha yang asli yang cantik apa yang monster itu?"
tentu saja yang cantiklah... kalo aslinya yang jelek trus di north country bisa dipermak jadi cantik itu aku lebih 'gumun' lagi...

balik ke monster...

nggak ada yang cantik, nggak ada yang indah
yang ada cuma kegetiran hidup...

tapi, tetep aku rekomendasiin kalian buat nonton film ini

percaya deeh...

nilainya? .... eemm... yah di atas 9 deh pokoknya... 9 koma berapaaaa gitu.

Labels:

ILL

10/16/2006 04:28:00 AM / / comments (0)

Arrrgh.... Sakit braaattt!!!!

Terbaring di tempat tidur dari selasa sampai minggu...
tanpa ada yang ngelus-elus. Hiikks... Mammaaa..... : (

mulai kamis aku ndak puasa, tapi, walau sekarang udah lumayan baikan, tetep harus ndak puasa sampai selasa
duuh, besok harus nyaur utang sendiri nii...

kemarin, minggu malam, akhirnya aku puas banget berhasil mendatangkan Ustadz M Ismail Yusanto ke Masjid Kampusku buat ngisi Pengajian Nuzulul Qur'an di Masjid Kampus.

Ta'mirnya hadir, Rektor baru hadir, Para pejabat Bimas ISI juga hadir, wuiihh seneng dey.
Yang terpenting aku juga bisa hadir...
habis dari awal aku yang ngurusin ngundang beliau mosok malah akunya sakit dan ndak bisa hadir? ndak lucu aah...

Paginya Ustadz Ismail juga ngisi di Dialog Ramadhan Masjid Kampus UGM... ada Adian Husaini juga, wuih ni orang emang luas banget wawasannya... baik hati pula... setelah forum selesai mau nerima forum tambahan buat yang pengen diskusi... walau udah diajak balik bareng sama Ustadz Ismail (Kawan lama rupanya)


Yesss, pokoknya sekarag aku udah sembuh!!! Sembuh sembuh sembuh!!!!
Balik Jakarta aaahhh....

Labels: