dan lidahku pun kelu,
ketika smua ini...
ok...ok...ok...
aku merelakanmu...
so...
yesterday you come to me
as if this is the first time we met
you shy, i can see that
and why should you come to me anyway?
but then we have a nice time together...
when the times up, we continued on phone
and it's really a beautiful conversation we had
17.00 - 18.00 called
19.30 - 21.30 met
22.00 - 01.30 called again
well it's not merely the time
it's the quality of our time
see what happen next ;)
hari ini saya mendapat pelajaran berharga.
saya kembali menjadi mengerti bahwa saya tidak mungkin mendapatkan semua yg saya inginkan.
mungkin hal ini terdengar klise.
tetapi itu adalah kebenaran yang mengejutkan saya saat saya kembali menyadarinya.
selama dua hari terakhir ini saya begitu menginginkan sesuatu hal.
mungkin hal yang remeh bagi orang lain, tetapi entah kenapa saya begitu menginginkannya.
saya menantikan waktu dimana saya akan mendapatkan hal itu.
saya memutar otak, menyusun rencana, mengangankannya.
tidak cukup itu saya ketakutan terhadap hal2 yang mungkin bisa mengacaukannya.
saya mengkhawatirkan kemungkinan2 yang bakal terjadi.
saya berusaha, saya khawatir dan saya tersiksa.
pikiran saya begitu campur aduk sehingga yang terjadi kemudian adalah saya tidak benar2 menyimak apa yang terjadi. yang kemudian semakin memperparah keadaan.
Dan ketika apa yang saya inginkan tidak tercapai maka saya menyalahkan diri sendiri. saya mencari pembenaran terhadap kelemahan diri. saya mengait2kan sifat negatif yang saya miliki dan kenangan2 masa lalu pun muncul meramaikan kekacauan dalam pikiran saya.
kemudian kebenaran sederhana itupun muncul,apapun yg terjadi saat ini, selalu ada keinginan lain yang muncul.
ada yg punya pekerjaan dan karir bagus, tetapi harus berjuang sekuat tenaga untuk meyakinkan tunangannya untuk menikahi dia. dia punya uang, maka dia menjadikan uangnya sebagai alat untuk mempermudahnya mencapai apa yang dia inginkan. dia punya karir maka dia gunakan untuk mendapatkan keinginannya. tp apakah pasti berhasil? belum tentu.
ada dua orang yang saling mencinta, tetapi diberi cobaan dalam rumah tangga. mereka menggunakan semua yang mereka miliki untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga, tp apakah pasti berhasil?
kaya dan terkenal tidak lepas dari keinginan
miskin dan malas tidak lepas dari keinginan
teman saya yang pengusaha tidak pernah bisa lepas dari keinginannya untuk mengembangkan usaha.
ketika dia berhasil apakah keinginannya bisa berhenti?
yang saya alami adalah begitu saya mengerti bahwa ini hanyalah keinginan yang tercapai maupun tidak pasti akan bersambung dengan keinginan2 lain maka pikiran saya mereda.
saya mengerti bahwa tidak semua keinginan bisa terpenuhi. dan jika sebuah keinginan terpenuhi maka pasti akan timbul hal baru yang akan disambung dengan keinginan2 yg baru lagi.
saat saya mengerti bahwa ini hanyalah permainan keinginan maka saya tidak lagi tersiksa olehnya.
keinginan datang dan pergi dan apa yang sangat amat saya inginkan juga datang dan pergi.
(diiringi dengan For No One nya The Beatles…)
inilah hidup,
yg saya nikmati.
permasalahan datang silih berganti.
tp entah kenapa saya menikmatinya dengan sepenuh hati.
saya lupa permasalahan yg dulu2.
dan saya sambut apapun yg ada saat ini dengan sepenuh hati.
tidak selalu suka cita tentunya, tp jg tidak selalu sedih semuanya.
seperti beberapa bulan terakhir ini.
ya, 6bln terakhir ini asyik sekali
sperti nonton film drama :)
dimulai dari diagnosa dokter yang mengharuskan saya untuk operasi,
perburuan mencari dana
wisata rumah sakit dengan alat yang dibutuhkan, pelayanan, dan biaya.
ada berapa rs ya yang saya datangi, hhmm...coba saya ingat2:
- RS Halmahera Bandung
- RS Santosa Bandung
- RS Advent Bandung
- RS Hasan Sadikin Bandung
- RS Pondok Indah Jakarta
- RS Pertamina Jakarta
- RS Dr Oen Solo
- RS Telogorejo Semarang
- RS International Jogjakarta
Semua dengan cerita perjalanannya masing2
dengan orang2 yang saya temui
dengan sahabat2 yang datang dan pergi
Lalu akhirnya melakukan operasi di RS Santosa Bandung
ketahuan oleh keluarga pemalang h-1 menjelang operasi
masuk kamar operasi sendiri
drama keluar dari rumah sakit
... kembali saya harus merepotkan orang tua dan sahabat2 yg ada
thx to:
- T. Daisy yg udah ngenal2in ke spesialis di Hasan Sadikin
- Komenk dan komunitas vespa jogja yg menampung saya dgn penuh keikhlasan di kota gudeg
- Dienz Kalimat Tak Terbaca yg selalu ada dalam diskusi2 kecil kita
- Suzter2 RS Santosa yg tidak hanya memberi pelayanan yg sgt baik, tp jg menjadi sahabat baru yang hangat
- Dhanks yg ditengah2 berbagai tekanan dan permasalahan masih menyempatkan memikirkan sahabatnya
- Angga yg berbaik hati menukarkan waktu mengurusi perushnya untuk bermalam di RS
- Firza Jazzvier untuk reaksi cepat tanggap nya, owe you one bro :)
- Ribowo yg bermental baja menghadapi serangan2 post operation syndrom dari saya :)
- Ibu yg sangat tegar menghadapi semua permasalahan kehidupan
- Bapak yg selalu mencari jalan ketika keluarga ini tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan
- Ola dan Manda, adik2ku tersayang yg menjadikan kakak tertuanya selalu ingin meningkatkan diri
- Teman,Sahabat,Saudara yang mengajari kepada saya bahwa orang sakit selalu bahagia saat dikunjungi: Numosh, Tante Ir sekeluarga, Bd Tuk, Mb Ati-Aktivis Buruh, Mb Erna, Pebby dan Milka yg cantik, Mahasiswa Kelas PCE0907 dan Mahasiswa Kelas PCE0906, Rekan2 PejuangWeb, Bagus-Blackhat, Ekel, Tante Pang Sekluarga, Mbah Maani dan rombongan, Arji, Vidya, Yuyun, Mondang, Prajna, Fitri, Wahyu, Dewi dan semua Dosen2 Muda Poltek Telkom yg berdedikasi tinggi, Teman2 Taichi Flying Wheel(Ko Lie Kung, Ko Albert, Ko Altze, Ko Namseng, Ko Yohannes, Ko Siung-siung, Ko Tsui Lung dll), Bu Artin, Miss Susan, Pak Yus-Batman, Mang Udil, Pak Rifki, dan semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yg memberikan dukungan moril dan spirituil.
thx 4 all...
distance...
kissing u under the rhyme...
yes distance,
wondering is it just a one night stand
i dont know you
and you dont know me
we just struck by lightning
but i saw ur tears
dont know what it means
cause i've seen a lot
and i dont want to make another mistake
giving my heart to the wrong person
no i dont want...
and today someone said to me:
dont let a kiss fool you, or a fool kiss you
i'm afraid i've done both...
strange, i dont want it
but i felt pain when it goes out from my hand
maybe its because the sense of adorement...
i felt being cheated,
maybe a lil bit
humm...
guessed im too naive...
ure too playful
anyway, thank you for distracting my mind
i can forget that feeling with ur presence :)
gbay
bismillah....
dengan namaMu Tuhan yang memiliki kehidupan,
ini hidup yang Kau limpahkan padaku
akan ku kembangkan sepenuh kemampuanku....
susah banget ya, ngobrol sm km...
susah banget menjalin komunikasi sm km...
capek...
*lg pengen melko ^_^

ada satu hal yang selalu aku temukan ketika melakukan perjalanan seorang diri:
rasa takut...
dan setelah sekian lama tidak melakukan perjalanan sendirian,
hari kamis kemarin aku berkesempatan mengulang ritual itu.
seperti biasa, pada awalnya aku tidak punya terlalu banyak rencana
hanya melaju ke arah barat kota bandung.
ada keinginan untuk menyusuri pantai selatan jawa barat
tp aku tahu itu tidak memungkinkan, karena waktu yang terbatas.
aku pernah mendengar tentang pelabuhan ratu dan ujung genteng,
tetapi sepertinya jarak itupun terlalu jauh.
sehingga aku hanya melaju terus...
hanya ada aku dan pikiranku
jalanan hanyalah suatu cara untuk membuat aku merasa telah melewati sesuatu, dan akan menuju sesuatu
tetapi yang sekarang selalu terlambat untuk ditangkap
lalu muncul rasa takut
apalagi waktu aku tersesat ketika tergoda sebuah papan penunjuk jalan tentang gunung padang
20km ke arah selatan setelah lewat dari kota cianjur.
hmm... hujan ditengah bukit2 kebun teh,
bensin yg kritis
dan jalanan yang tidak bisa dibilang mulus dan kesat
aku belajar bahwa rasa takut, hanyalah salah satu mekanisme pertahanan diri
boleh didengarkan, tetapi tidak selalu harus dituruti.
hari pertama aku gagal mencapai pelabuhan ratu (40km dari sukabumi)
jaraknya terlalu jauh dan sudah terlalu malam untuk menempuh beberapa puluh km lagi
keesokannya aku mencoba kembali,
dan menemukan bahwa pelabuhan ratu bukan lah hanya sekedar pelabuhan
tetapi adalah kota yang lengkap dengan segala fasilitasnya
kemudian aku tergoda untuk meneruskan ke ujung genteng
walaupun jarak dari pelabuhan ratu masih 90km lagi
perjalanan yang panjang
lewat bukit2 dan hutan2
kumpulan rumah2 yang berjarak berkilo2 meter dari desa tetangga
bagaimana orang2 ini hidup? aku bertanya2
bokongku pegal
dan istirahat 10menit selama 1-2 jam ternyata adalah strategi yang efektif.
mengasyikkan juga, seperti naik roller coaster naik turun bukit dan hutan2
kadang aku merasa menjadi rossi yang diiringi jurang dan tebing di kanan kiri
dan akhirnya aku tiba,
di hamparan pasir putih yang panjang nya ber kilo-kilo meter
1 km dari bibir pantai terdapat kumpulan karang
ombak pecah disana
menyisakan pantai tenang dengan air yang jernih
indah sekali...
kaum penyu benar2 pintar memilih tanah sucinya,
mereka berenang dari dasar lautan
menuju daratan yang dihuni makhluk pemakan segala
mempercayakan sesuatu yang paling berharga untuk mereka tinggalkan
agar telur2 itu tumbuh
pecah
dan berjuang kembali ke alamnya
untuk kemudian mengulang siklus alam itu
ujung genteng, tanah suci kaum penyu
bercerita lirih kepadaku tentang perjuangan, dan keikhlasan...
ratusan kilo meter aku tempuh,
tak sia-sia rupanya...
what a journey...
thank you God...
is it time to fly again?
Labels: awancool18/11/2009
Tidak biasanya randi diam di apartemen. padahal seringkali apartemen hanya persinggahan tidur ditengah aktivitas nya yang sangat padat. Namun hari ini dia cancel semua appointment, karena dia sedang menunggu seseorang.
Rizka sedang gundah, dia tidak tahu apakah dia akan berangkat menemui Randi hari ini. Kemarin malam mereka bertengkar hebat di telepon dan dia tidak tahu apakah berangkat ke Jogja untuk menemuinya merupakan keputusan yang tepat.
Sebenarnya jarak antara Solo dan Jogja tidak begitu jauh. Hanya beberapa jam yang tak berarti untuk menghilangkan kerinduan mereka. "Tapi bagaimana jika setelah pertengkaran kemarin dia tidak mau menemuiku?" batin rizka.
Ditempat lain Randi merutuki waktu. "Kenapa sungguh lama?" sambil tetap tidak mau menelpon rizka sekedar menanyakan perjalanan sudah sampai mana. Gengsinya cukup tinggi karena pertengkaran kemarin.
Rizka dan Randi memang sama2 keras. Sepanjang berjalannya hubungan, mereka jarang sekali menyelesaikan masalah secara tuntas. Kalau tidak Rizka yg menghindar, maka Randi yang menyingkir sebelum masalah benar-benar beres. Lama tidak kontak, nanti salah satu akan menghubungi yg lain, sambil memendam masalah yg lalu-lalu. Tapi masalah tidak bisa dipendam begitu saja, itu akan menumpuk untuk kemudian meledak. Dan pertengkaran kemarin merupakan ledakan dari masalah2 yang tak tuntas sedari dulu.
Akhirnya hari itu mereka tidak jadi bertemu. Rizka merasa menyesal krn tidak jadi pergi dan Randi merasa disia-siakan.
Kemudian, lambat laut semuanya berlalu seperti biasa. Randi dan Rizka menjalani hidup masing-masing. Dan merekapun sadar, walau mereka saling tertarik namun mereka sama-sama tidak bisa mengesampingkan ego masing-masing.
Dan kebenaran pahit itupun mulai terlihat, Randi dan Rizka tidak akan pernah bisa bersama selamanya.
------------------------------------
lg latian nulis cerpen buat klabnul :p
------------------------------------
yang kulihat semuanya adalah dukha...
dukha...
dan dukha...
yang kulihat semuanya adalah fana...
fana...
dan fana...
hanya ada kenisbian
muncul dan tenggelam
arti adalah sebuah variabel
dan waktu hanyalah ukuran yang muncul,
dari rentang kelahiran dan kematian
bukan hanya makhluk
tetapi semua yang ada dan tercerap indra
apa yang kulihat,
apa yang ku rasa,
apa yang ku pikirkan,
tak ada yang abadi...
semua akan berlalu...
gembira ini
rasa sakit ini
bingung ini
perasaan paham ini
benci ini
syukur ini
semua tergulung dalam gelombang
arus sungai yang terus mengalir
tak akan ada yang tinggal
tak ada...
derita muncul dalam melekati kefanaan
derita muncul dalam ketidaksadaran
derita muncul dalam usaha sia-sia menggenggam arus
dan kekhawatiran akan diam
adalah salah satu sebab mengapa kita terus berusaha
terus mereguk derita
berharap haus terpuaskan dengan terus menenggak air laut
selamanya melingkar tanpa batas dalam rangkaian dualitas
.....
Tak terhitung syair gurindam, lirik-lirik tembang semenanjung, bahkan bunga, mulai dari bunga meranti yang amat langka, hanya bersemi tujuh tahun sekali dan di dalam rimba pada ketinggian sehingga seluruh tepian Pulau Belitong kelihatan, sampai bunga-bunga halus muralis yang rajin tumbuh di gunungan kotoran kerbau. Semuanya telah Arai coba.
Bunga-bunga itu biasanya diam-diam Ia letakkan di keranjang sepeda Nurmala beserta sepucuk surat.
Dan alangkah perih hatiku melihatnya dihamburkan Nurmala di tempat parkir.
Adapun suratnya, tak kalah mengenaskan nasibnya, tanpa pernah dibuka sampulnya dilipat Nurmala berbentuk pesawat dan dilepaslandaskannya menuju kolam sekolah.
.....(Sang Pemimpi - Andrea Hirata)
love me or just hate me, but spare me with your indifference...
karena yang paling menyakitkan bukanlah ketika perasaan kita tidak berbalas,
atau ketika kita dibenci,
tapi ketika kita tidak diacuhkan sama sekali...
unresponded, diabaikan...
beberapa hari lalu ak nerima telpon dari jakarta.
intinya ak lolos tahap akhir seleksi BI dan disuruh ngadep ke Jakarta besok selasa.
jadi flashback ke belakang, kemaren udah tes apa aja ya ...
hmm... seleksi administrasi, trus tes tertulis(teknis dan umum), trus tes psikotes, trus tes interview, trus terakhir tes kesehatan.
wew, banyak juga ya bolak balik bandung-jakarta nya.
trus keinget lagi dulu pertama kali ke BI waktu ikutan kumpul2 alumni IUJ.
kebanyakan alumni International University of Japan tu orang2 Bank of Indon yg dikirim buat belajar disana. dan ak satu2nya peserta di acara makan2 itu yang bukan alumni IUJ :D
waktu itu kyknya keren banget tuh, ngeliat orang2 BI beserta gedungnya yg menjulang tinggi disana.
And then i ask my self, do i have to take this job ?
first thing, its the same position i had at UN
back then when i was in Banda Aceh its called IT Assistant.
and the primary scope of the work was maintenance, troubleshooting and installation.
but i think for the IT Assistant in BI, i think it will include some kind of security thing on it. i assumed it from how they presented the technical written test.
kebayang kerjaan yg kemaren2, stay di suatu tempat 9 to 5. benerin ini itu, disuruh ini itu. jakarta pula... yg artinya harus brgkt pagi2 dan pulang malam2 ngikutin ritme macet. kyknya kok agak males ya...
kyknya lebih prefer stay di dayeuhkolot ajah. bisa ketemu banyak orang, bisa punya banyak waktu luang buat ngerjain apa yg ak inginkan.
saat ini, mungkin stay dululah di poltek telkom. berbagi ilmu, sambil punya waktu untuk merajut mimpi.
kata temenku mengutip steve jobs, stay hungry, stay foolish.
am i foolish enough to turn my back on this BI opportunity?
ga tau juga...
mungkin tau nya nanti...
kyk waktu ak resign dari quiks, trus ke telkom, trus ke balicamp, trus ke UN...
bagaimanapun, ini jalan yang telah Kau berikan,
ini pilihan yg telah Kau bentangkan,
apapun itu yg kupilih, ak yakin diriMu akan selalu ada bersamaku,
krn semua pilihan adalah dariMu, dan semua akan kembali kepadaMu...
Sebulan yang lalu, aku pindah dari sukajadi ke griya bandung asri
Tadinya dengan pertimbangan lebih dekat ke cibaduyut, tempat aku mau ngambil tas2 wanita.
Brosur udah lengkap, website udah jadi, domain udah dibeli. ternyata ada satu detil yang terlupakan. aku lupa compare dengan tempat lain. pas websitenya diliat sama temenku yang juga udah pernah main tas, dia bilang harganya kemahalan daripada harga standar tas wanita. dan aku cek ke tempat yang dimaksud, oh ternyata bener. dan lagi kualitas cibaduyut untuk produk tas ternyata "dibawah standar" beda dengan sepatu yang memang kualitasnya bagus2.
Jadi disamping harganya kemahalan, kualitasnya pun dibawah. Jadinya ga kompetitif deh. Setelah dijalanin hasilnya pun tidak seperti yang diharapkan.
Untungnya belum sempat ada pengiriman, karena kalau udah dikirim trus komplen, pasti ntar repot pas returnya.
Disisi lain pesanan kopi meningkat. Tadinya ini buat sampingan aja, tp ternyata pas tasnya lagi sepi, gantian kopi yang nutupin. Walau ga sebanyak waktu jalan di tas anak sih.
Lalu disaat banyak waktu luang gini temen kontrakan, dadang vandhall nawarin bukaan dosen. Sebenernya waktu baru balik ke bandung dadang jg nawarin jd dosen. Tapi waktu itu belum kepikiran. Nah kepikiran pengen jadi dosennya pas kemarin ngisi seminar linux di Balai Air Dept PU Bandung ama di Jogja.
Ya udah deh, apply jd dosen di Poltek Telkom.
Tes ngajar, interview dll...
Dan akhirnya seminggu ini punya kesibukan lain. ngajar ^_^
Harinya selasa-jumat. Ada yang sehari 2 jam, ada yang sehari 4 jam.
Lumayanlah ketemu orang2 baru + numpang ngenet hehehe...
Sekaligus celingak-celinguk peluang bisnis baru di lahan yang kayaknya bakal jadi jatinangor kecil ini.
Gimana engga, gedung poltek yang megah kyk mall ini sebelahnya bakal dibangun gedung baru tempat Institut Manajemen Telkom, tuh lagi dikeruk2 tanahnya.
Terus Institut Teknologi Telkom sekarang juga ngebangun gedung2 baru, yang paling baru Multimedia Center katanya adalah Perpustakaan yang terbesar di Asia Tenggara(tau deh bener pa engga).
Ditambah ada rencana pelebaran jalan akses ke Telkom Education Park ini.
Jadi buruan deh, yang punya duit invest tanah disini :)
Oiya, tau siapa yang paling seneng dengan kegiatan baruku ini?
Yups, Pa'e dan Bu'e di rumah.
Katanya ga bingung kalo ditanyain sama orang sekarang anaknya dimana :p
life is so unexpected, yet still can be predictable
1 bulan yg lalu saya menemukan pemenang lelang tastrendy.com.
ya, situs yang membuat saya bisa "numpang idup" lewat tas2 imut itu telah berpindah tangan.
ada sedikit rasa sayang tentunya, tapi kepuasan untuk menjual memiliki tempat sendiri akhir2 ini.
puas rasanya bisa menjual yang sebelumnya saya pikir tidak akan ada yang membeli.
humm, kalau mau diberi statistik, tastrendy.com telah menjual lebih dari 1100 buah tas dalam waktu 2,5bln. dikunjungi lebih dari 2000 visitor dan omset total...(ini yg ga diitung ^_^)
kenapa dijual? karena saya sudah tahu trik nya, sudah dapet ilmunya. tastrendy ini merupakan salah satu cara saya belajar praktek tentang penjualan lewat internet. mungkin belum begitu sukses jika diukur dengan pengusaha2 yang berhasil, tapi bagi saya merupakan suatu kepuasan tersendiri.
2 minggu yang lalu saya memulai sebuah website baru tentang tas wanita, namun msh ada permasalahan di sisi supply.
malah yang jalan dan byk pesenan justru kopi yang tadinya cuman buat sambilan hobby saja.
btw, saya sudah kembali ke lingkungan kampus nih.
ngontrak rumah bareng temen2 biar murah di perumahan deket kampus.
jadi nanti klo ada yang mo maen ke bandung nginep di kontrakanku aja ya :)
oiya daerah kampus ini jg banyak prospek bisnis menarik loh, soalnya telkom lagi ngebangun education park, plus ada gedung baru politeknik yang artinya banyak mahasiswa yang bakal datang. kawasan sekitarnya yang kebanjiran rezeki. banyak kos2an baru bermunculan, warung2 dan bisnis pendukung lainnya seperti fotokopi rental dll.
dulu ada kawasan deket kampus yang merupakan kolam besar. kami nyebutnya "danau". kalau malam pas terang bulan bagus deket situ, tapi kalau siang keliatan kalau airnya hijau.
sekarang danau itu diurug, dibikin perumahan+kos2an. laku keras walaupun dengan harga yang melambung tinggi(dibandingkan dengan harga dulu waktu aku pas kuliah)
kawasan kampus sedang bersolek. buat yg mau invest boleh deh main2 kesini, ntar ak ajak muter2 liat peluang :)
you can be a very hard working person, yet still financially poor
you can be a nice and good looking human, yet spend the rest of your life with nasty spouse
you can be a dilligent pupil, yet always gettin average grade
or you can be a pessimistic sarcastic guy, yet tasting the glamourous blaze of success and glory...
that's life
it is not always fair
but that is how it works
how hard we try
or how bad we want something to be
there's always be a possibility
even at the slightest probability
that we'll never gonna get it
pessimistic point of view? or sincerity?
well...sometimes certainty can kill us
or at least, suffering our soul with unexpected stab right into our heart...
leaving it bleeding because of ripped construction from what something will become in our mind
sometime it is better not to have a dream
and then another trap is being set
we dream for not having a dream...
denying our soul
denying our confusion
grasping for another certainty
..mortally certainty
(note at ciwalk
after watch UP, not Ice Age)
Sepertinya sudah menjadi sifat manusia untuk tertarik kepada hal2 yang besar dan sempurna. Mungkin juga karena manusia selalu mencari kesempurnaan dalam perjalanan hidupnya. Yaitu kesempurnaan terhadap apa yang menggerakkan hidup, alias passion.
Yang suka terhadap ilmu, akan tertarik membaca tokoh2 di bidang keilmuannya. Yang hobby fotografi, pasti akan mencari tahu siapa yang menghasilkan foto mempesona yang sangat menakjubkan dari segi teknik pengambilannya. Yang haus pencapaian akan bersemangat menelusuri kisah2 para high achiever di bidang yang dia geluti, dst..dst...
Di sekeliling kita, bertaburan kisah2 itu. Media menulisnya karena pribadi mereka yang menarik, ataupun karena karya mereka yang fenomenal.
Dan pagi ini ketika saya tengah mempersiapkan presentasi seminar open source di jogja untuk besok senin, tidak sengaja halaman demi halaman web membawa saya ke salah satu tokoh besar di dunia open source.
Dialah Mark Shuttleworth, pendiri Canonical ltd, yang kemudian melahirkan Ubuntu. Ubuntu sendiri adalah salah satu varian linux yang paling populer dengan komunitas terbesar di dunia saat ini. Operating system yang dikembangkan secara Open source ini mempunyai keunggulan pada antarmuka nya yang simple, sehingga menghapus kesan bahwa linux susah digunakan bagi pengguna desktop. Tidak berlebihan jika Distro ini mengusung slogan: Ubuntu, Linux for human being.
Pertama kali mendengar Ubuntu saya merasa agak aneh, karena asalnya dari bahasa Afrika yang berarti kemanusiaan untuk sesama. Kenapa Afrika? tanya saya dalam hati... selidik punya selidik, ternyata ada seseorang pebisnis asal afrika yang mendanai kelahiran distro ini. Penasaran, saya melanjutkan pencarian tentang sejarahnya.
Setelah membuat start up company yg sukses bernama Thawte, perusahaan security digital yang dibangun oleh pengusaha ini kemudian dibeli oleh Verisign seharga 575 juta....dollar :). Pembelian ini membuat Mark menjadi seorang milyuner. Dia kemudian aktif di berbagai bidang pengembangan bisnis dan pendidikan di Afrika. Pada tahun 2001 dia bekerja sama untuk proyek luar angkasa. Dan akhirnya mewujudkan mimpinya untuk terbang ke luar angkasa dengan menjadi crew Soyuz. Tak tanggung2 untuk proyek ilmu pengetahuan Afrika Selatan dan Rusia ini dia menyumbangkan dana sebesar 2 juta dollar.
Pada tahun 2004, Mark Shuttleworth yang juga pengembang Debian akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah operating system yang ramah terhadap pengguna umum, dan mengembangkannya secara open source. Kode sumber yang tersedia secara bebas membuat Ubuntu semakin lama semakin besar dengan berbagai sumbangan fitur dari komunitasnya.
Berbagai varian pun muncul, termasuk didalamnya adalah Edubuntu, Ubuntu khusus untuk pendidikan. Di bidang kewirausahaan Mark juga membentuk sebuah capital investment company bernama HBD Capital Investment yang berfokus untuk bisnis inkubator dan pemberi dana untuk perusahaan2 kreatif di Afrika Selatan.
Mata saya pun kemudian terantuk pada salah satu quote oleh Leonardo Da Vinci di sisi panel blog nya.
When once you have tasted flight, you will forever walk the earth with your eyes turned skyward, for there you have been and there you will always long to return.
Mark shuttleworth telah terbang tinggi, memberikan berbagai manfaat bagi dunia, mencapai berbagai prestasi, tak heran jika visinya terus jauh kedepan...for there you have been and there you will always long to return...
read the complete mark biography in here
_ Labels: awancool
sakti tanpo aji, nglurug tanpo bolo, menang tanpo ngangsorake...
saya pertama kali mendengar rangkaian kata ini dari pak hudoyo a.k.a eyang semar
waktu itu saya dan beliau berada di candi mendut, beberapa saat setelah tahun baru.
arti dari kata2 itu kurang lebih adalah:
- sakti tanpa memiliki jimat/genggaman
- perang tanpa balatentara
- menang tanpa mengalahkan
dari apa yang saya tangkap, itu adalah sebuah konsep yang berkebalikan dari apa yang saya ketahui. bagaimana mungkin menang tanpa mengalahkan ?
bagaimana mungkin perang tanpa balatentara?
bagaimana mungkin bisa sakti tanpa memiliki senjata apa2 ?
mungkinkah bisa disamakan dengan kata2 kaya tanpa harta ?
yang kemudian terlintas adalah sebuah kemungkinan,
sebuah antikonsep atas apa yang telah saya ketahui
keniscayaan, adalah bukan selalu kepastian.
kemudian malam ini saya ditemukan terhadap sebuah "anti konsep" yang lain
"mengingat untuk melupakan"
dalam ilmu bela diri dikenal form, atau jurus
kita diharuskan untuk melatih form sehingga hapal gerakan
namun ironisnya, pada saat sparring alias tanding bebas kita tidak boleh mengingat2 form tersebut.
mengingat form membuat kita lambat bereaksi terhadap sebuah serangan.
terlalu terpaku terhadap form membuat gerakan menjadi kaku dan gampang ditebak.
saya menjadi bertanya, jika para master beladiri menggunakan jalan martial art menuju pencerahan,
dan pencerahan yang sebenarnya adalah penghayatan pada tiap2 momen dalam kehidupan,
maka apakah berarti "mengingat untuk melupakan" juga berlaku dalam kehidupan saya sehari2 ?
saya berusaha mengingat norma, mengingat aturan, mengingat kaidah
tapi dalam sparring kehidupan, terlalu terpaku terhadap itu semua membuat jiwa saya kaku, tidak lentur dan akhirnya "babak belur" dihajar serangan2 permasalahan yang seperti tak putus2nya datang. (kyk lagunya lenka, trouble is a friend of mine ^_^)
mengingat untuk melupakan seperti melihat bahwa tidak ada yang abadi.
mungkin juga seperti kata2 diawal tulisan ini
sakti yang paling utama adalah ketika lepas dari ajian apapun
peperangan yang paling baik adalah yang paling sedikit bahkan tidak menggunakan bala tentara, dan
kemenangan yang paling baik adalah kemenangan yang didapat tanpa harus membuat pihak manapun merasa dikalahkan...
bisakah?
aku melihat sungai...
dimana kakiku tercelup didalamnya
air mengaliri pori-pori kulitku
terasa sejuk, terasa dingin
namun tak pernah tinggal
sungai itu membawa dedaunan
menempel sebentar di kakiku
terasa sedikit gatal
kemudian hanyut dibawa arus
air itu membawa ranting2
menyentuh kakiku
kemudian kembali terbawa mengalir
tak ada yang tinggal
semua mengalir begitu saja
dan kakiku pun kemudian tak berpadat lagi
pahaku
badanku
batu tempatku duduk
semua tak berpadat lagi
angin yg meniupi telingaku,
awan berarak diatas sana
pohon2 di pinggiran sungai
capung2 yang beterbangan bak helikopter
pikiranku...hatiku...perasaanku...
semua berada dalam aliran Maha
tak ada yang tetap
bahkan juga tak benar2 cocok disebut aliran
karena tak benar-benar berpola
bahkan juga tak benar2 cocok disebut Maha
karena tak benar-benar terbedakan
fana...fana...
fana...fana...
tak sanggupku berkata-kata
tak sanggupku berdiam
semua terlihat sama, sekaligus sungguh berbeda
semua tertangkap indera,
sekaligus....
....