Membaca….
Belajarlah sampai ke negeri Cina. Belajarlah sampai akhir hayat. Ungkapan ini sangat jamak aku dengar. Mulai sedari aku kecil sampai sekarangpun masih sering aku denger. Ungkapan itu menyiratkan tentang semangat belajar yang tetap harus ada walaupun dalam kondisi kekurangan, jauh, sulit dan terpuruk sekalipun.
Banyak sekali cara belajar. Bisa dengan cara melihat, membaca, berbicara, menulis, merenung ataupun yang lain.
Memang sih dari semuanya, banyak dari kita akan paling suka dengan melihat dan berbicara. Karena budaya kita baru pada budaya lisan. Ketika kita dihadapkan pada merenung, membaca, dan apalagi menulis, kita akan selalu menghindarinya. Padahal dari situ ilmu itu paling banyak kita dapat lho(menurutku sih, kalo kalian beda pendapat nggak papa kok).
Sekarang lebih fokus untuk budaya membaca. Kita sangat susah ketika dihadapkan pada budaya yang sebenarnya bagus ini. Ada saja alasan yang kita keluarkan sebagai pembenaran dari sikap kita itu. Mulai dari nggak ada duit, waktu, buku itu boring, ngapain baca mending ngelakuin yang lain, baca itu nggak penting, kayak anak sekolahan saja baca buku, emang dari membaca kita dapat apa, dan masih banyak lagi. Padahal membaca tidak harus dari buku saja, bisa koran, tabloid, internet, alam dll.
Ketika dihadapkan dengan keuangan, banyak sekali dari kita yang mau mengalokasikan uangnya untuk makan yang berlebihan, hp yang paling canggih padahal hanya buat telepon dan sms aja, beli baju walaupun baju dirumah udah menumpuk, modifikasi mobil atau motor hingga jutaan rupiah, clubbing dll.
Waktu, inilah alasan paling banyak digunakan. Aku sibuk banget nih, aku nggak sempat buat yang nggak penting kayak begituan, dan banyak sekali alasan lainya menyangkut waktu ini. Padahal banyak sekali waktu yang kita gunakan untuk menonton sinetron, infotainment, ngerupiin orang, dll.
Mungkin dari kita ada yang menggunakan alasan pembenaran tersebut. Mulai sekarang hilangkan itu dan berubahlah. Alasan itu justru akan membuat anda mundur ke belakang, minimal stagnan. Mulai dari sekarang ya!!!
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!!
(Tulisan ini aku buat terilhami dari susahnya menumbukan minat baca dilingkunganku)
Pencerahan
Beberapa hari yang lalu aku chat ma temen(tapi nggak tau, dia ngganggap aku temen ga ya??? secara aku sering ngaku-ngaku temen, sedang dia nggak ngakui :-) ). Dia lagi lembur kerjaan, ya terpaksa jawabnya agak lama. Tapi nggak papa, aku juga sambil download program ma nyari info. Sambil lembur, dia nyeritain apa yang lagi dia kerjain, yang nggak aku tau sama sekali. Waktu itu dia lagi ngerjain laporan sebuah bank lokal dikotanya gitu.
Dia jelasin walau tidak menyeluruh sih, tapi lumayan mencerahkan aku tentang hal tersebut, walau dikit banget yang bisa aku serap(secara otakku terbatas! :-) ). Sayang aku harus balik, alasan utamanya sih sebenarnya nggak enak ma dia, nggangguin dia lagi lembur(maaf bgt waktu itu kalo aku gangguin kamu), alasan lainya downloadnya udah finish.
Mungkin kita sering mendaparkan pencerahan dari hal-hal seperti itu. Dari chat, dari baca artikel ringan, melihat suatu kejadian, ngobrol santai sambil minum kopi di warung ataupun waktu makan siang di kantin kantor.
Pencerahan nggak selalu tentang hal-hal yang besar dan berat ataupun sesuatu yang rumit, hal kecilpun bisa memberi pencerahan yang besar. Sering-sering bagi ilmu ya!!! Nggak bakalan berkurang kok ilmunya, justru tambah.
Thanks ya atas pencerahannya!
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!! J
Kartini Oh Kartini…
Hampir semua orang Indonesia mengenal nama ini(kalo nggak kenal bangeten poll!!). Aku pun hanya tau sekilas saja tentang beliau.
Tadi pagi aku nganterin sepupuku ke tukang rias yang udah di tunjuk ma sekolahannya. Hari ini akan ada lomba Kartinian di kecamatan. Dia berangkat jam 4.30. Katanya disana akan antri. Karena satu sekolahan kesitu semua. Sampai disana, eh ternyata orang udah berjibun. Mereka dengan anak masing-masing sibuk mencari baju yang pas dan paling cocok untuk anaknya. Ini yang lomba anak apa emaknya nih??? Aku langsung pulang. Jam 6.30 aku datang kesana lagi. Mungkin udah selesai kali ya… Eh ternyata belum selesai juga oey. Sambil menunggu(dari pada ngelamun) aku lihat anak-anak kecil yang sedang menunggu dirias oleh mbak-mbak periasnya. Ada yang nggak kebagian kostum, ada yang menangis mungkin karena menunggu kelamaan, ada juga yang marah karena kostumnya nggak cocok dan ada juga yang kebesaran.
Mereka badut-badut yang hanya diperalat oleh orang tua dan sekolahannya dengan dalih perayaan kartini. Mereka didandani dengan make up tebal, gincu, eye shadow dll yang aku nggak ngerti, hanya untuk menjadi badut pemuas orang tua dan gurunya.
Kartini, sosok yang menjadi fenomena setelah dia meninggal. Kita hanya bisa mengingatnya dengan perayaan-perayaan yang berupa simbol-simbol saja. Kita tak pernah menangkap esensinya. Sejak kita kecil, ketika tanggal 21 april, kita selalu disuruh sekolah untuk menggunakan pakaian adat. Tanpa tau makna dari mengapa Kartini itu sangat penting. Mungkin anak-anak kecil itu pun tidak tau mengapa mereka harus menggunakan pakaian tersebut.
Kita selalu terjebak dengan simbol-simbol tanpa makna. Dan bangsa ini sangat bangga akan hal itu.
Maaf jika postingan ini udah telat bgt. Aku lupa dan baru ingat sekarang. Kan semangat Kartini harus kita gunakan setiap hari kan???
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!!
MirRor.., Mirror .......,
(Aku pun mempertanyakan diriku sendiri)
" Apa yang tengah ku cari saat ini ??? "
Jawabnya tatap saja tak kutemukan
Yang ada hanya KEHAMPAAN
bahkan ku merasa NESTAPA
Seharusnya aku bisa tau apa yg kucari saat ini
setelah ku melihat diriku di cermin
Kata orang ;
"Dengan melihat cermin, kita akan tahu....,
Kehidupan apa yang akan kita jalani ? Siapa kita sebenarnya ?"
Karena dengan melihat cermin...,
Kita akan berusaha tuk mengenalnya
Mengenal wajah yang ada di dalam cermin itu
Mencari tahu apa yang ia mau
Setelah mengetahui...., lalu terkadang akan menyingkirkannya
Ketika tahu, semua ini tidak sesuai lagi
Yahhh...,
Sama persis dengan yang sudah kulalui
Gak kerasa sudah seperempat abad aku lalui episode hidupku
Tapi belum juga kutemui apa yang kucari !!!!!
Bahkan setelah berjam-jam, kucermati wajahku di cermin ini
"Cermin..., Apa yang tengah kucari ?????"
JIka ini sebuah episode hidupku...,
Perkenankan aku tuk membuka lembar demi lembar episode yang telah kulalui
Agar aku bisa menyelusuri apa yang kucari selama ini !!!!
Namun...,
tanpa kusadari.., nuraniku berbisik
"Selalu ada CINTA lewat tangan-tangan insan lain di hari-hari yang akan kau lewati ditengah kepenatanmu, walaupun kau lewati dengan sendiri. Selalu ada bulan-bulan dimana CINTA itu belum kau raih. Selalu ada tahun-tahun ketika CINTA itu kan hadir dengan sendirinya tanpa kita sadari"
Yakinlah...,
Selalu ada waktunya semua yang kau cari !!!!!!
Aghhhh...., aku penasaran akan ENDING dari episode hidup ini
Tapi aku yakin, semua skenario ini memang khusus dipersiapkan untukku
Mau tidak mau,
Aku harus mengikuti alur yang telah dibuatNYA
Baru kemudian aku akan mengetahui ENDING dari skenario episode hidupku
"Let's Begin to 25, Geekz........, "
(Gila seperempat abad yaks T_T ...)
chapter keduaku dibandung dimulai ditempat ini, lewat serangkaian kebetulan sampailah ak di sebuah rumah besar dengan disapa oleh senyuman (atau mungkin lebih tepat disebut cengengesan) wanita separuh baya yg sedang jajan es sama seorang anak abg(yg waktu itu sulit kutebak jendernya). Dan serangkaian kejadian aneh(bin geli) dimulai....berikut disampaikan beberapa karakter ganjil tersebut...
tante daisy
Walo tante selalu bertingkah spt preman dengan suara keras dan bahasa yg cenderung kasar, namun boy ini plenyak plenyek dengan suara akil balig mirip sinchan plus muka lembut spt wanita. Mungkin krn dia tdk pernah punya role model seorang ayah. Walopun sering bawel+tereak2 tp tante daisy ini baik...buktinya ketika ak minta gitar buat genjrang genjreng dikosan langsung dgn enteng dia mengucurkan dana. Juga waktu ak berniat meninggalkan bandung dia yg selalu nyegah2 dan memikirkan alternatif biar ak bisa tetep di bandung. Dua hari menjelang kepergian, ak dibikinin acara makan bersama dua malam berturut2 lengkap dengan doa pembuka yg dipimpin langsung olehnya dengan berulang kali kata "awan" disebut2 didalam doanya...
Lucunya kadang perhatian dan bantuannya suka gak pas, contohnya dengan dalih bikin kamar jadi bagus pekerjaan ngecat kamar kos yg harusnya selesai dalam satu hari bisa mulur jadi 2minggu kalo ga distop gara2 dia jg pengen menyalurkan kreasinya untuk "melukis" dikamar tersebut. Sebenarnya bakat kreativitasnya cukup besar, hal ini terlihat waktu natal dia bisa menyulap ruang tamu menjadi sangat berbeda dengan alat2 yg tidak umum digunakan untuk mendekor. Tapi kadang kreativitas ini menjadi kebablasan waktu diterapkan dalam eksperimen masaknya. kayak misal pernah dia masak sayur sop tapi diberi kacang ijo yg banyak, atau masak daging dengan saus kental yg rasanya manis asem asin dan tidak bisa digambarkan, untungnya beberapa bulan ini caranya memasak telah diarahkan oleh karakter....
Toro
Keponakan tante yg datang langsung dari tondano, berkulit putih dan berpembawaan kalem dia ini adalah lulusan smk jurusan tata boga yg mencoba mencari pengalaman di kota bandung. karena kami seumuran jadilah ak yg pertama kali mengajaknya jalan2 untuk melihat kota bandung. Awalnya mungkin terlihat pendiam, namun setelah dipancing2 dia bercerita ttg banyak hal di sulawesi. Tentang selera orang2 menado yg suka masak daging apa aja, dari anjing, babi, ular, kucing, biawak, tikus, kelinci pokoknya hampir semua binatang berdaging bisa dijadikan masakan oleh pria2 menado(disana yg pinter masak malah cowo2nya). pengalaman hidupnya dengan eksperimen drugs di rumah kontrakan yg berisi laki2 perempuan yg tinggal bersama. Keindahan Bunaken dan juga bidadari-bidadari sulawesi utara yg dia contohkan salah satunya dengan kecantikan marshanda. Mistis2 di tanah toraja dan seantero sulawesi yg aneh2. Pokoknya cerita ttg sulawesi ama dia ga ada habisnya, mungkin suatu saat nanti ak bisa eksplore bareng ama dia...suatu saat nanti...
Pak Yuri..
adalah seorang pengusaha wingko gading yg telah menyusuri kota bandung selama hampir 5 thn. Orangnya lowprofile abis...karena walau dia sudah punya rumah produksi dengan puluhan pegawai di tiap cabangnya, untuk membuka market di kota bandung ini dia cuman menggunakan alat transportasi berupa motor dayang keluaran tahun 2000. Dia adalah rekan diskusi yg mengasyikkan, kalo udah pas ketemu ama dia bisa2 waktu terasa cepat berlalu
Religius, walo dia tdk pernah menampakkan simbol2 tertentu ak merasakan sesuatu pada sikap kerendah-hatian, ketenangan dan kemampuannya untuk tidak terlalu menampakkan pencapaian2nya. Lebih lanjut kuketahui ternyata ketika dia berumur 22thn dan sudah merasa jenuh dengan usaha wingko dimana saat itu dia cuman tinggal terima duit doang, dia pernah menjadi misionaris sebuah aliran kristen yg bernama Saksi Yehuwa. Mirip2 dengan Jamaah Tabligh, Saksi Yehuwa ini juga menggunakan metode jemput bola untuk pergi ke tempat2 baru untuk mendirikan gereja beserta kelompok jemaat. Menjadi misionaris itu sendiri menurut dia adalah perpaduan antara pencarian kebenaran(karena tiap saat kerjanya berdiskusi dengan orang) dan aroma tantangan yg sangat kental. Dia bercerita tentang berbagai hambatan baik secara mental maupun fisik dari berbagai komunitas kristen lain yg merasa diserobot jemaahnya maupun komunitas kristen yg merasa Saksi Yehuwa adalah aliran sesat yg masuk di desanya. Dia menambahkan sama sekali alasan dia menjadi misionaris adalah bukan finansial, karena uang yg dia dapat dari laba pasif bisnisnya perbulan jumlahnya 5kali lipat dari uang yg dijatah oleh gereja pusatnya.
Beberapa saat yg lalu ak pernah bertemu dengan seorang misionaris juga, dari kristen ortodoks. namun ak rasa sangat berbeda pembawaan dan penceritaan aliran yg mereka yakini. kalau pak yuri bercerita dengan bening tanpa tendensius ttg apa yg dia yakini pada gerejanya, sementara yg satunya bercerita dengan sangat kentara menunjukkan misi serta menyombongkan jaringan internasional gereja ortodoks. yg satu lebih kepada diskusi untuk mencari kebenaran, yg satu lebih kepada ajakan untuk mengikuti kebenaran versi nya sendiri. Mungkin itu karena jam terbang, dan kebijaksanaan yg diperoleh selama perjalanan, dan diskusi yg ak alami dengan pak yuri berakhir dengan sikap saling menghormati pandangan masing2. Walau tetap ak masih suka mendengar ceritanya ttg kerangka berpikir dari Saksi Yehuwa yg anti politik, Mitologinya tentang Surga di akhirat dan Firdaus di bumi serta ketiadaan Neraka, juga beberapa pandangan yg mirip dengan islam seperti Dajjal, Raja Damai(Imam Mahdi), dan penolakan atas Trinitas.
Beberapa karakter lain seperti gass-anjing kecil berumur 2 bulan yg seneng banget maen ama lucy-monyet berumur 7 thn(udah nenek). dan temen2 kos laennya kyk sonny, citra, pak ludwig de el el dan juga pembantu kosan yg selama 8bln ak kos dsana sudah berganti dengan rata2 konstan sebanyak 2 orang tiap bulannya....aneh...tapi mengasyikkan....nge kost di karang tinggal 30.....
Date: Wed, 2 May 2007 17:15:32 +0900 (JST)
From: admgsim@iuj.ac.jp Add to Address Book Add Mobile Alert
To: awanrmb@yahoo.com, lowprofile@telkom.net
Subject: IUJ Admission Results
Name: Rimbawan, Awan
ApplicationID:220113
Re: Notification of Unsuccessful Result
We regret to inform you that you were not successful in passing the
screening process of the Graduate School of International Management of
the International University of Japan for the 2007/2008 academic year.
Official Notification will be sent to you by postal mail.
Sincerely yours,
Yasuma Sugihara
President
International University of Japan
Hpku semenjak tadi pagi ak matikan. Sengaja, karena ak belum bisa menjawab apa2 pada mereka yg minta kabar pengumuman ini. Pikirku entar aja deh karena jam 1 siang baru IUJ kirim result email. Dan ketika hp ak nyalain, 12 sms masuk sekaligus dan sukses kubalas dengan aksi membroadcast sms sebagai berikut "Sudah diumumkan hasilnya: Saat ini belum rejekinya pergi ke jepang".
Yups sekarang saatnya bersedih satu dua jam lalu menghibur diri dengan kata2 mutiara setipe dengan "kegagalan adalah sukses yg tertunda" dlsb dan yg paling penting....continue my life....continue the fun that already begin since the time i born....
Kamu mungkin bukanlah imam yang kunanti
Barangkali do'aku membawa perjalanan hidupku padamu
Hingga untuk pertama kalinya rasa itu menyentuh kalbuku
Melalui beda yang kulihat dari sepasang matamu
Kamu mungkin bukanlah khalifah yang kutunggu
Barangkali mimpi menuntunku mencari dirimu
Hingga untuk kedua kalinya rasa itu bertahta di hatiku
Melalui dunia kata yang menghubungkan rentang ruang dan waktu
Namun, sekalipun kau bukanlah imam yang tercipta untukku
kehadiranmu yang sesaat tlah memberi warna tersendiri dalam perjalananku
biarpun kutahu sosokku adalah bayang-bayang semu yang memudar dalam ingatanmu
meskipun sgala yang terjadi adalah debu-debu yang hilang tertiup angin bagimu
tak kusesali ketentuan ini...
Skalipun bintang-bintang pernah mengungkap sesuatu tentang ini
tapi " Qaddarallahu wa maa syaa'a fa'ala"
Inilah yang Allah tetapkan dan apa yang Dia kehendaki pasti terlaksana
Dan tak ada alasan untukku tak mensyukuri smua ini karena setiap pertemuan adalah berkah bagiku meski mendung sempat menaungiku
Harus kuakui betapa banyak kekacauan yang kutimbulkan
hanya demi sebuah pengungkapan perjalanan yang tak kupahami
Dan...ntah mengapa aku sering meminjam kacamata orang lain untuk melihat dan bicara denganmu
sedang kacamataku dalam melihatmu kusimpan untuk diriku sendiri dan tak ingin kubagi dengan siapapun
Kuingat dalam suatu riwayat :
Allah mewahyukan kepada nabi Dawud, " Wahai Dawud, kamu punya keinginan dan Aku pun punya keinginan. Namun, hanya keinginan-Ku yang menjadi kenyataan. Oleh karenanya, jika kamu pasrahkan keinginanmu pada kehendak-Ku, niscaya Aku cukupi keinginan-Mu. Jika kamu tidak pasrahkan keinginanmu pada kehendak-Ku, maka Aku buat susah payah untuk mencapai keinginanmu. Dan pada akhirnya kehendak-Ku juga yang akan terjadi,"
Itulah takdir...
Perjalanan dunia belum berakhir...entah dimensi fisik atau satunya...kan samapi jua pada akhirnya...masing-masing manusia kan mengerti suatu saat

Suer..., ngantuk banget...
mana badan pegel-pegel lagi gara-gara kerjaan seabreg&tadi sempet meeting di divisiku.
Whoahhhh...., mata ini dah gak bisa diajak kerjasama
Zzzzzzzz...zzzz....zzzz.....,
Kriing......., kring....,(maksudku bunyi ringtone "Good Charlotte-i just wanna live")
bikin aku terbangun.
SIAL!!! cuma miscall aja, hari gini cuma miss call-dah gitu mana pagi2 buta lagi
Parahnya gak cuma sekali-berkali-kali
Alhasil, mobile phone ku matikan
Finally, aku bisa terlelap lagi
Zzzzzzz....., zzzz..., zzz....,
Pagi Dunia...
Aku pun terbangun dari mimpiku
walau sempet dengan perasaan gondok karena dapet miscall dari orang gak bertanggung jawab
Karena GONDOK, aku coba sms dia
"Sory, ngapain lo miscall2 pagi2 buta-emang gak da kerjaan laen ya :
Sumpah BT !!!
Dia gak bales juga
DASAR SINTING !!!
Akhirnya aku coba jalani aktivitasku yang bejibun
Gak kerasa, jamnya Lunch
Pas lagi enak-enaknya nyantap makan siang
Tiba-tiba, HPku bunyi
Ternyata dari "My Indigo Fans"
"Sorry klo ganggu, lo poe kan?gw Ade-cuma ngecek no lo masih aktif gak."
"Yupz, btw lo ade yang mana-temen gw yg namanya Ade banyak"
Setelah nunggu klarifikasi yg lama-tetep aja gak bales
DASAR KUTUKUPRET ;p !!!
Malemnya, pas aku mo tidur
Ada telpon masuk
Ternyata Indigo Fans lagi...,
Dengan malas aku angkat juga sekalian mo klarifikasi-ini orang maunya apa ?
"Hi, ni Poe ya ? gw Ade-sori ganggu lo coz gw penasaran lotu Poe yang mana ya?
(Whueksszz, maksudnya apa neh)
"Lo mo cari sapa ?gw ya Poe !" (agak nyolot nadanya)
"Gak gitu, gw tu bingung coz gw pernah kenal yang namanya Poe cuma 2 orang-lo yang mana?Alasan gw, HP gw kemarin tu Error-trus trnyta ada nama lo disini"
"Emang lo Ade yang mana juga?pernah punya no selain ini gak-coz di phone book ku gak nongol nama lo?"
"Pernah seh, gw dulu pake M3"
"Ya dah, sebutin no lo (gw pun buka phone book gw"
Diapun sebutin beberapa no M3 miliknya dulu
DAMN !!! ternyata yg baru aku ajak ngobrol itu Ade Timezone
Aku nyebut dia gitu coz dulu tepatnya 3 tahun lalu
Sewaktu aku masih di Paris Van Java
Aku punya kebiasaan klo lagi BT alias Vad Mood
HangOUT alone, sekedar nonton film sendirian di bioskop
Habis itu nongkrong di Timezone, main basket,virtual cop, nyoba ngebug drum or sekedar nonton orang yang lagi BT dengan pelampiasan main gitar/drum
Sore itu, sehabis main basket
aku ngeliat cowo yang juga alone lagi main drum
kayanya suasana hati dia saat itu lagi BAd Mood
Habis dia perfomence-gebuk sana sini
(JUjur permainannya COOL abiz)
Dia duduk deket aku, sambil minum Capucino-minuman yg sama dengan yg kupegang
Aku coba natap dia, menyelusuri setiap garis wajahnya
Oh MY GOD !!
CUTE abiz....,
Aku dibuatnya penasaran dengan gayanya yang COOL
Daripada penasaran...,
Sisi Geekz ku pun muncul
Dengan sedikit basa-basi, aku samperin
N bilang klo perfomencenya tadi KEREN
Gak kerasa, akhirnya kita pun terlibat pembicaraan yg seru-khususnya MUSIK
Waktu cepat berlalu
Aku harus segera cari objek foto buat tugas pemotretan
n dia juga harus kuliah lagi
Kita pun tuker-tukeran no hp
Janji trus Keep & touch
Setelah kejadian itu....,
karena mungkin larut dengan aktivitas masing2
kita gak pernah kontak lagi
Sempet aku pernah kontak ia pas di Timezone
ternyata ia gak bisa datang-begitu sebaliknya
Mungkin FATE gak berpihak ma kita
Blasssttt.........,
Hubungan kita pun gak berlanjut
Dan entah kenapa ...,
Malam ini semuanya jadi BERBEDA
Dia datang lagi...., Mahluk INDIGO itu
Entah ini Nighmare atau malah SERENDIPITY bagiku ????
Hanya RAbb yang tau
^_^
Dari qolbu dua anak cucu nabi Adam tersebut keluar seberkas cahaya dan kemudian bersatu saat ikrar tersebut selesai diucapkan.
Dua cahaya qolbu yang bersatu itu akan terangkat ke langit jika kedua hati mempelai tersebut disertai niat yang suci.
Namun, ada juga yang tidak terangkat ke langit dan hanya berputar-putar di tempat. Kenapa? ingin tahu? Karena salah satunya atau mungkin bahkan keduanya, ada keraguan atau ganjalan di hatinya. Boleh percaya boleh tidak, aku hanya menyampaikan amanah untuk bahan renungan.
Ini untuk beberapa sahabatku yang tahun ini melepas masa lajangnya dan untuk rekan-rekan yang berniat menyusul atau sedang mencari calon imam/makmum ^_^
Ini juga untuk teman2 yg kalo ketemu aku, hobi banget tanya2 soal jodoh (ntah maksudnya apa :p). Aku bingung klo ditanya jodoh tapi kalo ditanya about imam..baru dey ga bingung :p
Kata guruku saat SMU, pilihlah yang soleh/soleha dan baik akhlaqnya coz jika itu terpenuhi maka yang lainnya tak perlu ditanyakkan lagi.Kata sebuah artikel, pilihlah pake hati n' baru tugas akal untuk mencari kebenarannya.
Kata temenku, pilihlah pake hati baru sholat istikharoh dan niatkan hanya untuk-Nya...
Terlepas dari segala hal...setiap orang punya pilihan sendiri2...
Pulang malam teruuuss.. Hampir tiap hari, pulang kerja selalu abis magrib. Kerjaan emang lagi overload. Bikin brosur, banner, bolak-balik ke lokasi proyek, wah bener-bener dikerjain ama si bos.. Ga papa lah, toh si Bos juga lagi agak stress. Kucing kesayangannya, si Bobby, udah kurus kering. Kayaknya sih tinggal menunggu ajal. Kasian Old Bobby..
Tapi, sebenernya asik juga kalo pulang agak malem gitu. Jalan 5 menit ke halte busway, langsung aja meluncur menuju Blok M. Aku salah satu yang mendukung banget perbaikan transportasi di Jakarta. Kayak transJakarta ini contohnya. Walopun banyak pro-kontra, tapi kapan lagi masyarakat bisa nyaman naek kendaraan umum. Mosok sampe 2010 nanti tetep betah naek bus-bus kaleng metromini gitu..
Bukan hanya itu. Di TJ, sebutan untuk transJakarta, penggunanya kebanyakan juga orang2 kantoran. Pastinya tampilannya lebih rapi dan meyakinkan. Jadi ikut bangga kalo naik bareng orang-orang model gini, kita juga nggak mau kalah dong. Mau nggak mau, aku juga pengen tampil lebih rapi, biar kesannya seragam sama mereka-mereka itu. Hehe.. Ya biar masih tetep pake jins usang sama sepatu kanvas belepotan lumpur proyek, tapi paling nggak baju rapi dan rambut agak klimis dikit.
Di luar TransJakarta, di bilangan Sudirman, mobil-mobil juga merambat pelan. Macet udah jadi pemandangan sehari-hari disini. Apa boleh buat, aku belom bisa bergabung dengan mereka di kemacetan itu. Menyetir mobilku sendiri, dalam kemacetan itu. Mengklakson keras-keras kalo ada yang main serobot, sambil menyumpah tentunya. Belum.. Belum waktunya barangkali.
Tapi, tak apalah. Toh aku juga menikmati TransJakarta.. Menikmati hiruk-pikuknya antrean yang kadang bikin gondok, jalan kaki naek turun ramp untuk transit dari koridor yang satu ke koridor yang laen, dan tentu saja mengaktualisasikan diriku di tengah-tengah kota metropolitan ini..
Kemarin aku lihat kupu gajah(sebutan untuk kupu-kupu yang sangat besar). Bagus banget lho!! Aku hanya ingin melihatnya, dia meliuk-liuk melewati pepohonan, akhirnya hilang ditelan langit.
Melihat kupu-kupu tadi, aku jadi inget ama salah satu artikel di andriewongso.com yang aku baca beberpa waktu yang lalu.
Bukankah asal mula kupu-kupu yang indah tersebut, yang kini terlihat elok rupawan(cool) dan memukau banyak mata, dulunya adalah seekor ulat yang untuk sebagian orang merasa gimana gitu, jika melihatnya(terutama cewek, cowok ada juga sih!!). Kesannya mungkin takut, jijik, atau bahkan ada yang sampai alergi. Tapi toh, setelah berubah rupa menjadi kupu-kupu yang cantik, siapa sih yang nggak suka melihatnya???
Ternyata setelah melihat sejarah kehidupannya, kupu-kupu yang cantik itu, telah melewati berbagai tahap kehidupan yang mengantarkannya pada sosok yang keren(cool) tersebut. Dulunya ia hanya seekor ulat yang buruk rupa, hidupnya merayap di dahan dan dedaunan, dan kalau tidak beruntung hidupnya berakhir dimakan burung atau serangga pemangsanya.
Setelah matang(kalo nggak mau disebut kelamaan sehingga dia bosen) menjalani kehidupan sebagai ulat, ia pun mencari tempat yang aman dan berubah menjadi kepompong(Berubah!!! Diucapkannya harus seperti SBI(Satria Baja Item)). Badannya terbujur kaku menggantung di dahan atau dedaunan. Ia tak peduli walau siang hari panas terik menyengatnya dan malam hari dingin menusuknya(kita baru kepanasan sebentar aja udah nggak kuat!!! Kita kalah ma ulet ya!!!). Bahkan tak jarang hujan dan angin(kalo badai, topan, lesus, basuki, tarsan,nunung atau sulami(tsunami) sih mungkin nggak kuat!!) menerpanya. Ia tetap kokoh ditempatnya bersemedi(mirip-mirip wiro sableng lah!!) untuk berubah menjadi sosok yang baru, sosok yang penuh pesona keindahan(keren gitu lho!!).
Beberapa waktu kemudian, akhirnya keluarlah ia dari kepompongnya menjadi sosok yang sama sekali baru, indah memukau dengan sayap barunya dan tubuh yang cantik(kalo kupu-kupunya cowok, ganteng sebutannya), jauh beda dari wujudnya semula. Dan kini ia telah memiliki kemampuan baru, yakni bisa terbang! Lalu ia pun terbang berkelana mencari kuntum-kuntum bunga yang indah untuk menghisap sari bunga dan menebarkan telur-telur penerus kehidupannya.
Begitulah metamorfosis seekor kupu-kupu; dari telur ia menetas jadi ulat, dari ulat ia menempa diri dalam kepompong, dan dari kepompong lalu lahirlah kupu-kupu yang indah menawan. Tahap kehidupannya ia jalani dari generasi ke generasi tanpa ada satu tahap pun yang dapat ia lompati. Tak ada seekor kupu-kupu mana pun yang langsung menetas dari telur, melainkan keluar dari kepompongnya(kecuali kalo di kloning).
Demikianlah, kadang kita ingin menjadi kupu-kupu yang indah, tapi kita tidak mau jadi ulat yang buruk rupa, tidak sanggup menjalani kehidupan kepompong yang tak berdaya. Maunya langsung jadi sesuatu yang indah, memukau, mengagumkan dan jadi pusat perhatian banyak orang, langsung jadi kupu-kupu!
Perubahan Diri
Maka sahabat, kalau kita ingin jadi kupu-kupu yang cantik, sanggupkah kita menjalani metamorfosis kehidupan?? Metamorfosis itu sendiri bisa dimaknai sebagai perubahan yang luar biasa atau perubahan besar dalam sifat.
Untuk menjadi kupu-kupu yang cantik penuh pesona, sanggupkah kita menjalani ketertatihan sebagai ulat yang buruk rupa, kadang dihina dan dijelek-jelekkan? Di saat tak ada yang menghargai, mendukung atau menolong kita, tapi kita harus tetap melangkah dan terus melangkah karena kita yakin tujuan akhir perjalanan ini.
Kuatkah kita menghadapi berbagai tempaan dan cobaan, derita dan kesendirian dalam kepompong yang tak berdaya dan memintal benang kehidupan sendiri? Bersabar dalam tempaan hidup, cobaan dan godaan, menjalani proses dengan sebaik-baiknya sebelum kita akhirnya lahir menjadi diri yang baru, diri kita yang sesungguhnya, diri yang indah dan menebarkan keindahan di mana pun kita berada.
Sahabat, tiada sukses yang didapat dengan mudah. Semua perlu proses; semua butuh keuletan, kesabaran dan ketabahan dalam menjalani tahap-tahap sebelum sampai pada puncak kehidupan.
Tidak ada yang akan merubah diri dan keadaan kita melainkan diri kita sendiri. Seperti dalam firman-Nya. "Sesungguhnya Alloh tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadan yang ada pada diri mereka sendiri."
Jangan lupa untuk berdoa, memohon petunjuk dan pertolongan pada Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengabulkan Permohonan hamba-Nya.
Mari kita jalani setiap tahap dan episode hidup ini dengan penuh kearifan, kita tekadkan untuk terus berubah menjadi lebih baik, sehingga akhirnya kita bisa bermetamorfosis menjadi pribadi yang sukses bagaikan kupu-kupu cantik. Menjadi teladan yang baik bagi semuanya!
Selamat bermetamorfosis, menjadi manusia yang lebih baik!
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!!
Kini...., aku SADAR !!!!!
Bahkan mungkin dari dulu aku telah SADAR
Bukannya aku berusaha menutup mata & hatiku
Hingga aku pun tak SADARkan diri
Tapi setelah kuSadari....,
memang aku harus Sadar
tuk segera BANGUN !!!!
dan akhirnya pun TERSADAR
SADAR akan sesuatu yang telah dijalani
bahwa mau tidak mau aku harus trus berjalan
SADAR pada konsekuensi yang harus kuhadapi
SADAR kalo aku tak mau lagi
Menjalani Hidup di bawah alam SADAR
Aku SADAR....,
Aku mau hidupku kembali Berseri........,
Agar semua itu terealisasi,
Aku HARUS benar-benar SADAR
Aku tidak boleh tidak SADAR !!!!!
Karena waktu kan trus bergulir
Dan diantara waktu itu,
Aku sangat yakin....,
Suatu saat nanti, pasti ada yg kan membuat BAHAGIA
dan segera membangunkanku
"Hidup ini sangatlah BERARTI, jika bisa terus SADAR
dan lebih MenCintai diri sendiri dengan segenap hati"
Sempu, Mutiara Kecil di selatan Jawa
Pagi hari kami langsung segera packing dan sebagian mandi. Aku, Tarsan dan Yanto saja yang nggak mandi (entar aja di Segara Anakan, dasar males!! hehehe….). Setelah negosiasi dengan tukang perah
u kami akan segera berangkat. Tak sabar rasanya ingin ketemu dengan Segara Anakan yang terkenal jernih airnya. Karena di Sempu susah ketemu air bersih, kami memut
uskan minjam jerigen dari pemilik perahu. Jerigen 20 liter kami isi full(inilah si pembawa cerita dan sengsara). Dari pantai Sendang Biru, kami langsung menuju Teluk Semut, yang merupakan
awal tempat pendaratan favorit perahu. Jarak antara Teluk Semut denga Segara Anakan sebenarnya tidak terlalu jauh, sekitar 3 km, tapi medan yang be
rliku dan dengan kontur yang rapat, membuat perjalanan ini terasa sangat jauh. Kalo jalan santai sekitar satu sampai satu setengah jam perjalanan.
Sebenarnya aku hanya ingin m
enjadi penunjuk jalan buat teman-teman (guide), eh malah dijadikan pembawa barang (porter), asem tenan!! Aku terpaksa membawa dua tas, karena si Juned dan di Dul menjadi water boy (istilah kami untuk pembawa dan pencari air, terinspirasi dari filmya adam sandler dengan judul yang sama).
Baru 15 menit berjalan, para water boy sudah minta ganti(mereka udah sempoyongan, kasihan juga sih! J). Tarsan dan Yanto pun menggantikan mereka berdua. Merekapun tidak bertahan lama juga. Akhirnya akupun harus jadi water boy juga (porter merangkap guide merangkap water boy nih!! Kalian memang nggak berperike
manusiaan!! Benci aku!!). Pak Tata juga ding. Sedang Ardi dan Bayu asyik dengan tas masing-masing.
Kasihan juga sih ngelihat si Dul, water boy yang paling semangat!! Sampai-sampai dia hampir jatuh di jalur tepi Segara Anakan (salut buat si Dul!! J). Setelah berjalan sekitar satu setengah jam(hampir dua jam ding!!), kami akhirnya sampai juga di Segara Anakan (akhirnya sampai juga men!!).
Disana udah terdapat banyak tenda. Lega banget rasanya, capek rasanya hilang semua. Kami pun ketemu dengan kelompok Kecap dan Cuplis. Kami segera istirahat dan mendirikan tenda. Aku dan Tarsan segera menyiapkan dapur dadakan untuk masak. Kaleng bekas Sarden kami gunakan untuk kompor, dengan bahan bakar spirtus(minya tanah sih sebenarnya bisa, tapi alat masaknya item!!). Setelah selesai membuat tenda dan mempersiapkan dapur, kami(minus tarsan) segera berhamburan menuju Segara Anakan. Sepuluh menit kemudian Tarsan, memanggil, “masakan udah matang!!”. “Ayo makan!!”. Kamipun berhampuran seperti ayam di kasih makan bekatul(buat ayam mending beras atau bekatul sih?).
Selesai makan, aku sempat ngobrol dengan Kecap dan Cuplis. Ternyata mereka sudah mandi dari tadi pagi. “Ayo adus meneh Cap!”. Aku ajak dia mandi dan main bola plastik Akhirnya merekapun ikut mandi juga.
Kejernihan air membawa kesejukan raga, kejernihan hati membawa kebahagiaan jiwa!
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!! J
Labels: AwikEmpat bulan lalu, ga jadi di Jogjakarta :( hanya karena ga punya motor (wuaa..wuaa...again!)
Then..dengan berbekal keyakinan klo BUKAN di JAKARTA aku ADA..aku nekat mengirim lamaran ke tempat yg sama (sekalipun satu syarat tak memenuhi..hajarrrr ajah!)
Bulan berganti bulan..tak ada kabar apa2 bahkan di website nya namaku ga ada (saat pengumuman yg lolos seleksi administratif)...sedihnya..sedihnya...
Awal April..malem2 jam 22.30 dpt sms panggilan test kompetensi di Semarang
Keluarga Bulik di Depok sempet curigation (lagian panggilan test via sms..malem2 pula) tp karena aku dah mantep banget (ah..Semarang yg kurindukan ^_^)..ya dah abis subuh langsung cabut ke Pemalang trus subuh berikutnya baru ke Semarang...
Alhamdulillah..perjuanganku ga sia2 (haiyah!) so di sinilah aku sekarang....
Tuhuh hari traininhg (dari 12hr yg direncanakan semula oleh KMW) sama korkot Pemalang langsung diterjunkan di lapangan, gabung dengan senior2 yg kejatah 7 desa dampingan di kecamatan Petarukan...
Berhubung aku ndak bisa naik motor (pernah bisa tp karena pernah sakit lama jd trauma :p)..aku terpaksa belajar kilat (1hr) sebelum besoknya terjun bebas :p
Soale kerjane keliling2 pake motor je...
Pas hari pertama magang/training..terpaksa nekat ke lokasi pake motor melewati jalan pantura (ga ada jalan alternatif lain siy). Deg2an siy..pa lagi saingan sama truk, bus antar kota, dan hiruk pikuk kendaraan pantura....Alhamdulillah nya segalanya dimudahkan meski beberapa kali kejadian 'nyaris' aku alami...pokokmen niatku kan buat ibadah ^_^v
Sempet mikir...aku? Jilan, si kupergurl yg sejak kecil mung grijakan neng omah/kos-sekolah/kampus-tempat les, tiba2 grijakan neng ndalan nggo motor maneh...
Terrnyata hal2 yang menurut pikiran kita menakutkan setelah kita masuki ternyata nggak semenakutkan dalambayangan kita...yang penting satu BERANI dan NIAT di HATI
Tapi, ada satu kejadian lucu (gara2 ini aku diledekin sama senior2 di korkot kabupaten :p)..karena aku ndak pernah dolan2 sampe Petarukan jadi pas mau cabut dari Base Camp di Kauman (coz kerjane wis kelar)..dengan pedenya saat keluar dari gang untuk pulang ke rumah, aku langsung belok kiri dan wuuuzzzz.....tanpa babibu...
Setelah setengah jam baru sadar...lha kok jembatan yg dilewati aku okeh buanget..lha kok angkutane oranye..lha kok gerbang Pemalang Ikhlase ra ketok2..
Trus tiba2 mataku tertuju pada....."Selamat Datang di Wiradesa Pekalongan Timur"
Wuuuaaaaaaa...wuuuaaaaaaa....kok bisa siy..
Trus makin panik karena bensin tinggal 1 liter padahal ke klo ke rumahku butuh 1 jam lagi perjalanan (hiks)...so aku langsung muter balik dengan jantung deg2an..ya opo se, ono2 wae..
Sampe di rumah...aku langsung meh semaput...fyuuuhh..
Dan sejak saat itu aku jadi bahan ledekan semua senior :( plus orang2 di rumah...
Seperti Kata pepatah "Malu bertanya, nyasar di Pekalongan"
Tak pikir setelah terjun bebas di lapangan 4 hr (plus hari minggu), ndak ada test lagi tp nyatane dapet dua tugas lagi...hiks..males dey disuruh bikin paper plus test teknik
Just enjoy my life aja lah....
Setetes Nasionalisme dari Blitar
Jam menu
njukkan 16.00 kami harus segera menuju Blitar. Tujuan kami adalah makam Bung Karno. Presiden pertama RI. Gunung Kelud – Blitar ± 40 km. jarak tempuh sekitar 45 menit jam. Kami sempat mampir di parkiran bus Makam Bung Karno, jaraknya sekitar 800 meter dari makam. Setelah minum es kelapa muda, kami langsung menuju makam. Sampai disana ternyata makam udah tutup. Kami hanya bisa jalan-jalan di pelataran makan dan depan perpustakaan. Cuma ada petugas jaga disana. “Besok aja mas! Sekarang udah tutup.”
Setelah nanya kepada petugas tersebut, kami direkomendasikan ke hotel Saptra Mandala, murah dan cukup bagus kondisi kamarnya. Tarifnya antara 44 ribu – 200 ribu. (tips kalo ke Blitar, nyari penginapanya sebaiknya di daerah dekat makam Bung Karno, hampir semuanya murah, ja
ngan di pusat
mahal bok!! Recommended hotel S
aptra Mandala
Setelah mandi dan sholat kami langsung menuju pusat
Jam 6.15 setelah cuci muka, kami langsung menuju Candi Penataran. Candi yang cukup kesohor di jawa timur. Dari penginapan kami sekitar 11 km arah utara. Sampai disana, kami sebenarnya tidak diperbolehkan masuk, kata petugas keberisihan, petugasnya belum datang. Setelah memohon dengan wajah memelas(sering lihat wajah pengemis di lampu merah?? Ya mirip-mirip itu dech!!), akhirnya kami diperbolehk
an masuk. Foto-foto dan menikmati ornament-ornamen dan relief-relief, kami bergegas balik ke hotel.
Sesampai di penginapan, aku bergegas mandi. Langsung aku menuju ke kompleks makam Bung Karno. Yanto tidak ikut, dia ingin tidur lagi, karena masih kecapean.
Aku langsung menuju perpustakaan. Sebenarnya aku pengen mengambil gambar di Perspustakaan Bung Karno, tapi petugas tidak mengijinkan, katanya harus ada
Setelah mengelilingi komplek makam, panggilan alam datang juga, perutku minta diisi. Semalem aku tanyakan ke petugas hotel, makan khas Blitar, mereka bilang nasi pecel, dan yang paling mereka rekomendasikan, Nasi Pecel Mbok Bari. Mereka buka cabang di beberapa tempat di Blitar. Salah satunya disampi
ng komplek makam. Langsung saja aku kesana. Murah kok, satu porsi denga
n lauk
, Rp 2.500,- kalo mau nambah yang lain boleh saja, dengan harga yang relative murah juga, rasanya juga enak lho!!
Aku aja sempat nambah lho J. Tak lupa aku bungkusin satu buat Yanto.
Setelah berkemas kami langsung melanjutkan perjalanan menuju pantai Sendang Biru, pantai yang merupakan tempat penyeberangan menuju Pulau Sempu. Sekitar 3 jam perjalanan dari Blitar. Setelah 1,5 jam perjalanan, kami istirahat di waduk
Ir. Sutami, Karangkates,
Setelah istirahat setengah jam(banyak banget istirahatnya ya!! J,
Stadion Kanjuruhan ke Sendang Biru. Sampai disana ternyata sudah banyak kelompok yang mau menyebrang ke Pulau Sempu. Kebanyakan dari mahasiswa
Kami sempat ngobrol dengan rombongan dari biologi ITS. Kecap dan Cuplis(jangan dibaca kaplis lho!!), dua nama yang paling aku ingat(memoryku cuma 32 Mb, SDRAM lagi). Mereka juga menunggu temannya dari
Aku dan Yanto, menunggu rombongan Tarsan dkk, ya terpaksa menikmati sunset yang indah di Sendang Biru. Jam 22.00 mereka akhirnya sampai juga di Sendang Biru. Rombongan itu terdiri dari 7 orang, Tafta Patata, Daulani Dul, Cholis Juned, Ardi, Bayu, Awan Tarsan dan Pak sopir.
Setelah melepas kangen dan rindu(kayak pacaran aja ya…) kami segera terlelap oleh malam. Tidur rasanya nyenyak banget, kami semua kecapean.
Blitar, tetesan nasionalisme itu akan menyirami hati, kita harus berbangga dengan negeri ini, meski bencana menggelayuti.
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!! J
Labels: Awikweekend kemaren, 6-8 April, kan liburan panjang. bagi para pekerja pendatang di Jakarta semacam aku ini, itu menjadi kesempatan emas buat pulang kampung. 3 hari libur, sayang banget disia-siakan.
sebenernya sih, minggu sebelumnya aku sudah mudik ke kampung halaman. jadi awalnya agak2 males mau bolak-balik dua kali dalam seminggu. emangnya naek bus ga pake duit apa.. hehe...
tapi, aku dikabarin kalo si doel, adikku satu-satunya itu, juga pulang ke rumah. wah, udah lama banget ngga ketemu si bandel itu. lagian, kalo aku dan adikku di rumah, komplet sudah rumah sederhana kami yang cuman dihuni oleh bapak-ibu dan dua anaknya yang ganteng2 itu.. hahahaa..
pulang juga aaahhh...
buset.. agak-agak kaget ketemu si doel. badannya makin melar aja, kayak galon aer mineral. proporsi badannya makin jauh meninggalkan aku dan bapakku, tapi dia masih kalah jauh sama ibuku tercinta yang gendut tapi menawan.. oiya, selamat ulang tahun yg ke-20 ya doel, 8 april kemaren. aku cuman bisa mengamini doa bapak yg berisi harapan2 mulia..
wah wah, rumahku jadi lebih rame, kan biasanya cuman diisi 2 orang sejoli, yaitu orang tuaku tercinta. temen2ku, temen2 adekku juga pada ngumpul di rumahku. begadang nonton bola, bikin teh poci panas, dengan klethikan seadanya, sambil ngobrol2 ga terarah.
sabtu pagi, aku ajak ibu belanja. aku bilang, aku traktir deh bu, belanja buat kebutuhan sehari-hari. eh, ibuku malah bingung mau belanja apaan. kan di rumah sehari-hari cuman ada dua orang. belanja paling ya gula teh, ngga pernah banyak2, gitu kata ibuku..
aku bilang, nih bu, beli nugget, atau chicken karage, sama kentang buat digoreng, kan kalo laper bisa langsung ambil dari kulkas, dimasak, praktis deh.. keluarga om-ku di jakarta hobi banget makan ginian, aku sih ikut2an aja.. eh, kata ibuku, bapak sama ibu kalo pagi beli sego bumbu (sekepal nasi dibungkus daun pisang, dengan lauk oseng2 tempe ato kacang panjang) cuman buat dua orang. gak pernah masak, paling bikin teh tong tji anget dua gelas, itu aja buat sarapan. praktis kan, nip?
haha.. iya juga sih.. sego bumbu itu praktis banget. pagi2 masih anget, murah dan yang pasti enak tenan.. mak nyusss..
akhirnya yang dibeli ya buat anak2 yang suka maen ke rumah. cemilan2 kampung, seperti rempeyek kacang ijo, rengginang dan teman2nya..
sabtu siangnya, gak diduga ada tamu yang baru pertama kali dateng ke rumahku. bapak ibuku menyambutnya dengan antusias, kelihatannya ngga percaya kalo tamu itu datang buat menemuiku di rumah. kapan ada cewek yang maen ke rumahku, aku aja ngga inget.. atau jangan2 malah belom pernah.. hehehe... tapi si tamu itu kayaknya agak2 shock dengan sambutan orang tuaku yang berlebihan.. maem siang dulu ya mbak, ayo bareng sama bapak ibu, kata bapak-ibuku kompak dan setengah memaksa tapi tetap menunjukkan senyum ramahnya.. aku sih cuman bisa berharap dia ngga kapok dateng lagi ke rumahku lain waktu..
ada cerita lucu pas ngobrol2 di teras rumah sama bapak, ibu dan mas agung, temen yg aku anggep kayak kakakku sendiri. mas agung lagi cerita ttg bayinya yang baru lahir tiga bulan lalu.. tiba-tiba bapakku cerita tentang almarhum om mamik, adik bapakku yg meninggal beberapa tahun lalu karena kecelakaan. bapak cerita detil banget ttg om-ku waktu masih bayi. saat belajar merangkak sampai berjalan. pas mas agung nanya, lha anip dulu bayinya kayak apa, pak? bapakku menjawab ringan.. lupa, gung.. hahaha... aku, ibu dan mas agung sontak tertawa.. anak sendiri kok ngga inget, malah om-ku diinget terus sampe tua..
saat2 seperti inilah yang akan selalu aku rindukan.. saat2 bersama keluarga, saat2 terindah dalam hidupku...
Finally, I Getch@ !!!!
Gw bener2 kangen banget...,
ma semuanya
baik yg dah gw lalui, maupun yg entar bakalan dilalui
Kadang gw tiba-tiba bisa Mallow
Kadang gw bisa Geekz
Malah sempet juga jadi Schizophrenia....,
"But, I LOVE Geekz "
^_^
Yang pasti...,
I Mizzzzzzzzzzz .....
(termasuk Tapak Kaki ini ;p)
Saat memandang Gadismu....,
SHooot...., Blasttt !!!!.....
Tepat ia hancurkan perasaan ini
Yang telah kubungkus rapi
dan tinggal ku serahkan padamu
Memandangnya....,
Seperti memandang keinginanku bertahun-tahun lamanya
tuk ada disisimu
Bermimpi tentang waktu-waktu indah bersama
Merindukan semuanya....,
Saat memandang Gadismu....,
Aku yakin...,
Ia bisa membuat dirimu lebih bahagia
sedang aku mungkin hanya membuatmu nestapa
Biarkan saja..., semuanya
Biarkan langit itu berwarna
Acuhkan saja cuaca tak bersahabat
Buang perasaanmu untukku sekarang
Bakar semua kenangan yang masih tergenang
Mungkin kau separuh nafasku
Bahkan denyut nadiku yang terus berdetak
Namun, aku terlalu memuja gadismu
Hingga ku tak sanggup melukainya
Yahhh..., aku memujanya....,
dimana dia memandang ceriamu
sama persis aku bisa berbahagia memandang Bahagiamu
Pagi itu, sekitar jam 04.30 hati jumat tanggal 16 maret, aku keluar dari pulau kapuk. Mata rasanya sangat berat untuk di buka. Semalem habis begadang ma temen-temen di tempat cangkruk(nongkrong) paporit, warung gang tengah. Langsung beranjak ke kamar mandi. Ritual standar aku jalani, buang air kecil dan wudhu. Sholat subuh dan masak, ramban(nyari sayuran) di kebun, and nyapu rumah harus aku jalani pagi itu. Semua selesai jam 6.30. langsung aku beranjak ke depan TV, nonton Lensor(Lensa Olahraga) di ANTV. Selesai Lensor aku langsung ke rumah Yanto, eh dia masih molor(Asem kowe Tuk, mosok yah mene sek turu!). Langsung aku bangunin(“Ayo tangi tuk, wis awan ki, sido budal ra? Ndang adus lan siap-siap ya.”), dan aku langsung balik ke rumah, buat packing.
Baju dan celana ganti, sleeping bag, tenda, sepatu, sarung bag andalan(dua sarung yang disambung), nesting, kamera, sepatu dan matras aku siapkan. Nggak lama kemudian Yanto datang dengan barang bawaan yang banyak bgt, kayak mau ngungsi aja. Kami pilah-pilah dulu yang sekiranya penting. Barang kami banyak banget, hingga tas carrier 90 liter aja hampir nggak muat. Setelah packing dan sarapan, kami langsung berangkat. Kediri adalah tujuan pertama kami.
Setelah melewati Madiun - Caruban - Saradan - Nganjuk - Berbek - Mrican, sampai kami di Kediri. Lama perjalanan sekitar 2 jam. Berhenti sebentar di tepi sungai Brantas yang membelah kota Kediri menjadi dua buat dokumentasi.
makan siang, kami langsung menuju Gunung Kelud, meninggalkan senyuman mbak-mbak CS yang manies-manies(sayang, temenku nggak mau ngenalin, mungkin dia takut reputasinya turun!!).Sekitar satu seperempat jam jam perjalanan(jika kencang bisa 1 jam,sekitar 50 km) untuk sampai di parkiran dekat kawah Gunung Kelud(jalan yang menanjak sekitar 3 kilometer dari parkiran kawah. Jadi hati-hati, apalagi kalo hujan). Sore itu tak banyak orang di sana. Karena bukan hari libur, dan juga suasana lagi gerimis. Suhu udara disana sangat sejuk, sekitar 15’C. suhu air kawah antara 30-40 ‘C. jarak antara parkiran ke kawah sekitar 500 m. Jalan ke kawah + Mandi kecil + Foto-foto + merenung + balik ke parkiran + istirahat = 1,5 jam. (Tips kalo pengen mandi di kawah Gunung Kelud, jangan hari libur atau minggu, karena bakal ramai banget, dan akan ada petugas disitu. Karena mandi di kawah sebenarnya dilarang. Ingak-ingak, ting!! Kalo mau nginep, ijin dulu pas mau beli tiket, biar nggak balik lagi buat ijin nginap)Sebenanya kami ingin nginap di Gunung Kelud, tapi kota Blitar sudah menunggu, bisa-bisa kami keluar dari jadwal. Yah mending kapan-kapan aja kalo kesana lagi.
Terima kasih Tuhan, keesaanmu tak aku ragukan, siratan takdirmu di sana memeneguhkan itu.
Salam otak terbatas dan keterbatasan otak!! J
Labels: AwikSementara menunggu fisik pulih kembali ak iseng2 eksplorasi kota malang, kadang sama centeng, kadang sendirian. kota malang punya daya tarik buat ak sejak pertama baca artikel disebuah majalah yg mengupas habis profil seorang arsitek belanda bernama Karsten. beliau ini adalah salah seorang yg peduli terhadap rakyat indonesia saat itu sehingga pembangun an dan pengembangan tata kota malang berkonsep garden city serta gradasi yg halus tanpa pemisahan yg kaku terhadap pemukiman elit dan menengah kebawah. Dan memang jalan2 di kota malang yg hawanya sejuk ini mempunyai warna tersendiri. Disana-sini masih amat gampang ditemui bangunan2 kuno bergaya art deco yg cantik, kawasan bunderan tugu jg indah dan sedap buat jalan2 karena banyak pohon2 rindang. Alam seakan jadi pendukung keindahan kota malang dengan mengelilinginya dengan barisan pegunungan. Semeru-Merbabu, Arjuno, dapat dengan mudah terlihat sebagai hiasan horison disana.
Selama 3 hari tiap pagi ak jalan2 ke lapangan terdekat dari rumah Mas Mat, yaitu lapangan Ngrampal. Jaraknya sekitar 1,5km. Lapangan itu juga dibangun oleh tentara, emang di kota malang ini gampang banget ditemui markas2 tentara jadi kyknya kehidupan ketentaraan terasa amat kental di kota ini. Karena di lapangan itu ada lap basketnya, iseng2 ak ikutan maen dan ngobrol2 ama anak disana. yah bagaimanapun ak pernah jadi bagian dari kaum ini, salah satu masa kejayaan dulu laaa hehehe.... dari situ ngobrol2 dan punya kenalan temen2 baru, dan juga jadi lebih tau banyak mengenai kota malang.
Satu hal lagi yg membuat ak seneng kota malang adalah kemajuan fasilitas warnetnya. dikawasan dinoyo yg banyak kampus2 disana, rata2 warnet disana dibandrol dengan harga 2500-3000 perak sejam. paket 5 atau 8 jam bisa lebih murah lagi. Warnetnya nyaman ber ac dilengkapi dengan hardware DVD-RW yg dipasang di tiap CPU. Service nya juga disediakan bank mp3, film, ebook, software hp, ringtone dan lain2 yg bisa dibakar dengan cuma-cuma. pokoknya ak dah nobatin malang ini sebagai kota dengan bisnis warnet paling maju se...kota-kota yg pernah ak kunjungi hehehe...
Setelah 3 hari beristirahat kondisi fisik udah pulih, kami mulai belanja buat siap2 naik arjuno. eh...ternyata besoknya hujan ga brenti2. kadang rintik2, kadang hujan lebat tapi ngocor terus kyk ga habis2 persediaannya diatas sana. Disaat itu, ada sodara Mas Mat yg komputernya rusak. tentunya kesempatan buat membalas kebaikan mereka, kami berdua ngoprek komputer yg rusak itu. ternyata setelah dianalisa, komputer yg lambat banget itu terkena virus "dodol" salah satu varian rontokbro yg lebih powerful. Dan butuh waktu seharian sebelum kami bisa mengenyahkan virus itu dengan fasilitas seadanya. Sebenernya mungkin ga bakalan repot kalo komputer itu ga ada data2nya. tapi data yg ada disana merupakan data penting, yaitu skripsi salah satu ponakan Mas Mat yg lagi kuliah jurusan keperawatan. Virusnya jg cukup handal mengecoh, jadi kami harus ngerjain seharian penuh buat nyelametin data yg besarnya hampir satu giga. walhasil usb centeng dan SDCard camera alternatif backup sementara. Buat senjata bantuan kami pake deep freeze, hijackthis dan pcMAV yg cukup ampuh buat membasmi virus ini. yah...lumayan lah...ada gunanya jg kuliah di komputer ^_^
Sayang sekali ditunggu 2 hari hujan nggak reda2 dan spertinya jg cuaca tidak menentu untuk bbrpa hari kedepan, maka kami pun membatalkan rencana ke arjuno... upacara pelepasan pun dilakukan malam minggu di lapangan tugu. Kami lemprakan di bunderan tugu malang dengan personil Mas Mat, Istrinya, Nora pipi nyempluk, ria dan rina (yg punya komputer) plus ak ama centeng. dari jam 7 malem sampe jam sebelas ngalor ngidul ngobrol ngga jelas ditemani kopi malang serta tahu asin.Di temaram cahaya redup, ber background Tugu Malang dan kolam teratai dihiasi lampu warna-warninya ak bakal selalu ingat... kesederhanaan dan kehangatan dari sebuah keluarga kecil tentara di kota sejuk malang...




