5/12/2006 10:46:00 PM / / comments (1)




“Asa jingga”



Jangan salahkan aku !!!.....,

Jika kusayangi
Saat jiwaku gelap seolah hitam pekat
Ada layar berwarna jingga hampiri aku
Mendekap rupa jiwaku yang telanjang

Derasnya setiap rasa mengembara
Setapak jejaknya sang gelora asmara
Meraih asa di dalam balik rupa
Termenung diam beribu bahasa

Rasakan gelora jingga
Yang ingin harapku tak luntur jua
Tertunduk akan anugrah yang Maha Kuasa
Menghidupkan jiwa dihembuskan nyawa

Tapi aku hanya seorang hawa
Berjubah angin yang senantiasa berikan cinta
Sebuah ketulusan...hanya itu yang aku punya
Laksana bintang kecil tapi penuh akan cahaya

5/12/2006 05:57:00 AM / / comments (2)

NEW PARADIGM

Kata itu aku kenal pertama kali sewaktu sedang skripsi kuliah manajemenku tahun 97 lalu. Kata itu aku peroleh dari seorang trainer dari MDI Tack Training yang sedang memberikan pelatihan kepada calon Sales Representative di PT Hexindo Adiperkasa Tbk, juragan alat berat. Tidak menyesal aku meninggalkan posisiku sebagai asisten notaris waktu itu, padahal aku sudah mau disekolahin sama bos, supaya bisa ngelola kantor dia, tapi aku tolak. Hi..hi... lagi-lagi tipikal gemini, gak mau diatur atawa tergantung ma orang. Marah besar bos ku itu karena aku tolak, dan aku memilih jadi SALESMAN.

Aku sangat paham resiko dari pilihanku sendiri. Dari kenyamanan duduk di belakang meja dengan hanya membacakan akta trus terima duit, sering juga dapet sogokan dari pembuat akta tanah, blom lagi kiriman apel dan rambutan segerobakan, aku relakan demi mengejar tujuanku yang lebih besar "MENGALAHKAN RASA TIDAK PERCAYA DIRIKU" yang sudah akut. Dalam hal science dan sekolah, aku memang banyak pujian, tapi dalam soal berdiri di depan panggung, berpidato, berbicara di depan publik, "AKU SEPERTI AYAM KEHUJANAN".

Sejak aku kuliah sudah ku sadari kelemahan ini, berpikir ke dalam dan mengurai semua kelemahan sudah aku tekuni sejak kuliah, jadi lumayah paham lah soal kekurangan dan kekuatan diri sendiri. Makanya aku sering ikut lomba pidato, atau bicara di depan publik, atau kegiatan apapun yang berhadapan dengan massa. Yang muncul seringkali memalukan, karena aku seringkali tertegun kehilangan kata-kata, atau ada kata2 yang keluar tidak sepatutnya dan membuat semua orang tertawa. Tapi aku tidak peduli, karena yg aku cari bukan popularitas atau kemenangan, yang sedang aku cari adalah kepercayaan diriku sendiri.

Masuk ke Hexindo Adiperkasa (HAP) dan menjadi salesman alat berat dibutuhkan kepercayaan diri yang tinggi. Karena aku akan berhadapan bukan cuma dengan manajer-manajer menengah, tapi langsung direktur dan puncak pimpinan perusahaan yang sudah banyak makan asam-garam bisnis. Mendapatkan kepercayaan diri aja udah susah minta ampun, trus aku harus meyakinkan mereka tentang barang yang aku tawarkan memberikan keuntungan investasi buat perusahaan mereka. Aku benar-benar bekerja keras untuk hal itu.

Bagaimana aku bisa senekat itu, dari mana datangnya kepercayaan diri yang segede gundukan pasir itu ? Semua terjadi karena aku sempat mendapatkan training "Changing New Paradigm". Biaya trainingnya aja sehari 500rb per kepala, itu tahun 1997, sebelum dollar kena infeksi trus membengkak. Disana aku disana diajarkan berpindah dari satu paradigma ke paradigma yang lain. Pelajaran pertama adalah "MEMAKAN BELING BOHLAM LAMPU". Benar-benar pengalaman yang begitu membekas di kepalaku, aku benar-benar mengunyah bola lambu itu. Menghancurkan ketakutanku sendiri pada sudut pandang yang sedang aku pegang untuk mencoba melihat dari sisi yang lain.



Untungnya aku sebelumnya pernah membaca buku "Berpikir and Berjiwa Besar" sehingga urusan "BRAINWASHING" sudah tidak sulit bagiku melakukannya. Training itu berhasil membawaku kepada sebuah paradigma baru yang sudah aku lihat sejak kuliah dulu. Aku pernah diberi tahu bahwa "JENJANG KARIR MANAJERIAL TERCEPAT ADA DI MARKETING" so aku ikuti saran itu. Selesai 3 bulan training, aku sudah siap dengan semua semangat dan motivasi yang menjulang setinggi gunung Anjasmoro. Agenda besar, Suzuki Katana, dan semua fasilitas kantor sudah ditangan untuk bertempur dengan para cukong-cukong pemilik proyek, bahkan aku sudah siap untuk dilemparkan jauh-jauh ke Riau atau Balikpapan.

Tiba-tiba BOOOOOOOMMMMMMM...... Dollar jadi 5.000,- Aku jualan semua alat berat mulai dari Excavator, Skidder, Bull Dozer, Forklift, Dumper, dll itu pake Dollar. Harga satu alat saja sudah 200.000 Dollar. Sekarang harus jual dengan harga dua kali lipat, MATEEEEEEEE............
Disinilah yang aku sebut dengan training yang aku jalanin itu benar-benar berguna, aku berjuang keras menguasai diriku sendiri dan pikiran2 negatifku untuk terus memimpin diri sendiri memenangkan peperangan ini. "Aku tetap keukeuh se-keukeuh keukeuhnya bahwa dunia marketing adalah jalan tercepat menuju manajerial dan aku tidak akan kembali ke dunia balik meja lagi"

Keras dan Sengit, itu yang bisa aku gambarkan. Lagi-lagi ada saja yang mencoba meruntuhkan motivasiku, perusahaan mengencangkan ikat pinggang, Dollar 15.000,- dengan terpaksa aku yang masih junior harus dirumahkan. Yang senior aja gak sanggup jualan apalagi yang junior. Tapi aku gak mau menyerah dari dunia marketing, aku masuk ke industri lain, "Water Treatment"

Masih dengan semangat dan ide-ide tentang marketing, aku bekerja di water treatment company dari USA. Bonafid, tapi mahalnya minta ampyuuuuuunnn.... pesaing terdekatnya hanya 1/3 harganya. Tapi emang kualitasnya TOP ABIIIIIISSSS. Aku tetap berusaha memelihara semangat dan keyakinanku untuk tetap berjalan tegak di jalur marketing. Gak lama aku disini, trus aku ditawarin temenku untuk jadi surveyor di Bali. Nah disini pertama kali aku kenal Bali, yang indah, ramah, baik, penuh impian (gak seperti sekarang, gara-gara Bom sialan itu)

Dibali, kemampuan berpindah dari satu paradigma ke paradigma yang lain sangat membantuku untuk bertahan mencapai apa yang aku ingin raih. Kemampuanku dalam mengolah kata dan menyampaikannya dengan tutur yang terkesan cerdas memikat Pentolan Industri Surfing untuk mengajakku bergabung dengan perusahaannya. Kata-kata dalam interview untuk menjelaskan siapa diriku yang sampai sekarang masih aku pakai adalah : "Saya melihat dunia ini sudah terglobalisasi, oleh karena itu saya ingin mendapatkan pengalaman bekerja bersama orang asing, Batam atau Bali adalah tujuan saya. Dalam bekerja saya selalu melihat prospek perusahaan, Dimana ada prospek, disitu saya akan maju terus dan Gaji menjadi prioritas kedua (padahal begitu terima gaji nyesel juga sih…hiks..hiks..). Saya orang yang sangat cepat belajar, saya berpendapat tidak ada yang tidak bisa dipelajari asal ada kemauan. Saya sangat mengenal kelebihan dan kekurangan saya, karena saya tau kelemahan saya, saya berusaha mencari jalan keluarnya dan menjadikannya kekuatan, "Kelemahan bisa sekaligus menjadi Kekuatan saya"
And it worked, semua interviewer terpesona dengan kedalaman makna, ha…ha… dasar Gemini…..

Aku masih fokus dengan tujuannya, "Dunia marketing" Tapi kali ini berbeda bentuk, aku lebih lunak terhadap pilihan dengan marketing indoor yang tidak seradikal Outdoor. Perubahan cara pandang benar-benar mengagumkan, aku bisa melihat dari berbagai sudut mulai dan positif dan negatif (kalo lagi adem otak, kalo lagi hot kadang juga angot-angotan sih) sehingga aku bisa melihat sebuah tujuan tanpa perlu diterangkan, aku cuma membacanya dari perangkat yang sudah disediakan.

Kadang sisi negativenya kalo aku lagi berpikiran negative, aku jadi PARANOID, begitu banyak sudut pandang dan skenario yang menari di kepalaku. Tetapi akan kembali pulih dan berganti paradigma dengan yang lebih sehat. Kemampuan merubah paradigma dengan cepat sangat dibutuhkan dalam dunia yang sedang berubah dengan cepat ini.


Contoh kecil saja, ketika kita harus berhadapan dengan pertengkaran di tengah jalan karena kemacetan, Kadang orang melihat dan mengartikannya dengan kata "Sabar". Tetapi sebenarnya dengan tidak melibatkan diri pada situasi yg tidak produktif itu, kita telah menggeser paradigma kita. Setiap orang membuka peluang untuk membuat masalah dengan orang lain, tapi paradigma kita lah yang menentukan apakah melihat hal itu sebagai masalah atau ketidakmengertian orang lain.

Contoh kecil lain adalah ketika kita mendengar orang lain "seperti" menyuruh-nyuruh atau menasehati atau memaksa kita melakukan apa yang diucapkannya. Dengan paradigma lama kita akan merasa tersinggung dan tidak suka karena orang lain mencoba mendikte kita, karena orang lain mencoba memaksakan nilainya kepada kita, padahal kita sudah memiliki nilai yang sudah kita anut sendiri. Ketika amarah itu ditumpahkan, yang terjadi adalah salah paham, orang yang menasehati tersinggung karena maksud baiknya dibalas dengan cacian.
Dengan paradigma baru, kita melihatnya sebagai bentuk bantuan, karena "KATA" adalah hasil dari sebuah pengalaman, dan mendapatkan pengalaman orang lain bukan berarti kita harus mengikutinya, seperti buku, dia menceritakan pengalaman bukan mengajari kita untuk bagaimana mengalami hidup. Hidup itu sendiri adalah pengalaman, jadi kita akan hidup setelah kita mengalaminya dan KATA atau NASEHAT atau BUKU hanya menceritakan apa yang pernah terjadi. Dengan melihat cara seperti ini, kita akan mampu memandang semuanya dengan positif.

Setiap kita selain mahluk sosial adalah juga MAHLUK POLITIK yang secara sadar maupun tidak sadar, langsung maupun tidak langsung selalu berusaha mendominasi yang lain melalui kata-kata, pemikiran, harta maupun kekuasaan. Kata demi kata akan terlontar begitu saja berusaha untuk meyakinkan yang lain untuk mengikutinya secara sukarela maupun paksa. Jadi kemampuan dalam melihat dengan paradigma yang berbeda sangatlah menentukan bagaimana kita akan bereaksi yang berakhir pada sebuah pilihan yang kita tentukan sendiri. Memang terkadang kita juga mencela pandangan orang lain, oleh karena sifat Humanoid politika kita yang selalu menganggap pandangan dan nilai kita lebih baik dari yang lain, WAJAR. Dan titik PENCERAHAN terjadi ketika kita mampu memandang dengan PARADIGMA BARU dan kemudian MENERIMA nya sebuah nilai yang juga sama tingginya dengan nilai yang selama ini kita anut. PENCERAHAN itu ditandai dengan KEBIJAKSANAAN dalam kata-kata kita sendiri. Dan kita terus berproses dari satu pencerahan ke pencerahan yang lain, dari satu paradigma ke paradigma yang lain.

Dalam sisi pekerjaanku di Quiksilver, aku sering gunakan kemampuan berpindah paradigma ini dan sangat membantuku untuk melakukan adaptasi-adaptasi maupun menyusupkan pandangan-pandanganku mengenai pekerjaan kepada rekan-rekan kerjaku. Benturan-benturan selalu terjadi ketika orang lain belum melihat bentuk paradigma yang sedang kita pakai, dan usaha untuk mengiklankannya dalam bentuk komunikasi yang intensif maupun keterlibatan pekerjaan dengan mereka akan sangat membantu melakukan harmonisasi dalam budaya kerja. Memang tidak akan berhasil dalam waktu singkat, karena hal ini merupakan bagian dari proses perubahan kultur perusahaan. Beberapa berhasil, beberapa yang lain gagal total. Kegagalan aku temui ketika tidak aku temukan dorongan eksekutif untuk mendorong terjadinya perubahan paradigma dalam upaya lintas divisi yang menjadikan birokrasi lebih cair. Tetapi yang terjadi adalah dikotomi akut yang dipegang kuat oleh status quo yang melihat setiap upaya perubahan adalah sebagai usaha untuk menggoyang dan merebut kekuasaan. Selama belum ada upaya Top Eksekutif mendorong PERUBAHAN PARADIGMA perusahaan melihat semua secara adil, maka kultur perusahaan tidak akan berubah dan akan terjadi kontra produktif.

Mudah-mudahan pengalaman yang aku ceritakan ini jadi cerita yang hanya menceritakan untuk memberikan inspirasi kepada siapapun tentang NEW PARADIGM.

Labels:
5/11/2006 10:51:00 PM / / comments (0)

Sorry GABUT, jadi gw bisa nulis mulu...hiks..hiks....

FIND THE NEED IF THERE IS NO NEED, CREATE ONE

Mungkin itu pepatah bisnis paling gila menurut gw sih tapi juga paling jenius dan paling kreatif. Begitu banyak pepatah dalam bisnis, ekonomi, strategi maupun perang bisnis, semuanya tidak ada yang segila pepatah ini. Karena pepatah ini benar-benar membuka peluang untuk menghalalkan segala cara dengan jalan benar-benar halus untuk membuka sebuah bisnis baru. Orang awam akan melihatnya benar-benar karena perkembangan jaman membutuhkan sebuah hal baru yang akhirnya menjadi sebuah bisnis atau industri baru.

Contoh soal adalah jalan tol, semua orang disini pasti udah pada tahu kalo tol di jakarta seringkali udah tidak seperti tol lagi, karena sama macetnya dengan jalur non tol. Trus gimana bisa bisnis tol tetap begitu menggiurkan. Apa sih yang menjadi pertimbangan sebuah wilayah dibuat jalan tol ?

Alasan-alasan bisnis yang sering dikemukakan adalah mengurangi beban arus kendaraan pada jalur-jalur non tol sehingga mengurangi kemacetan. Karena kalo udah macet, seperti aliran darah yang kena koroner, efeknya bisa serangan jantung atau stroke atau dalam bahasa ekonomi rush, colapse atau stagnan nya bisnis suatu negara (rentetannya bisa ditelusuri sendiri yak, mulai aja dari karyawan atau barang yg pada telat dateng gara2 macet terus)

Alasan itu memang paling mendasar, alasan lain adalah karena meningkatkan efisiensi dalam waktu dan biaya transportasi untuk industri, mengurangi stress penduduk kota karena kemacetan yg berakibat pada tingkat depresi dan frustasi yang tinggi yg dibawa menjadi konflik rumah tangga dan penurunan konsentrasi kerja -- terus menjadi tidak bahagia -- terus terjadi kekerasan rumah tangga -- terus terjadi perceraian -- putus asa -- bunuh diri. Mateeeee....
Semua hanya gara-gara kemacetan di jalan raya, dan kalo dilihat dari sisi yang ini wah.... betapa malaikatnya si pembuat jalan tol ini ya...... Tapi gw masih tetep paranoid ama mereka.

Setelah gw perhatikan seluruh jalan tol di Jakarta (hiks...hiks... jadi DPU) ternyata pola yang ada cukup jelas. Si pembuat jalan tol menciptakan struktur tol itu sendiri untuk menciptakan kemacetan di jalur non tol .... Nah luh....... Bahkan pemda DKI pun untuk membuat industri Tol tetap menarik tidak melakukan pembenahan yang tuntas terhadap sumber-sumber kemacetan. Dengan begitu jalur non tol akan tetap macet, sehingga kebutuhan akan jalan tol akan tetap ada juga image yang dipasang kepada publik bahwa tol adalah JALUR BEBAS HAMBATAN benar-benar luar biasa menancap dibenak seluruh ORANG BEGO di Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang dan Indonesia (he...he... semua gak ada yang kelewat). Tol Bukan JALUR BEBAS MACET, tapi JALUR BEBAS HAMBATAN.

Cara-cara MAFIA TOL membuat kebutuhan tetap ada antara lain :
1. Membuat pintu masuk tol persis dekat perempatan jalan atau lampu merah, sehingga jarak antrian akan membuat peluang lebih besar makin memacetkan jalur non tol. Lihat aja di pintu masuk tol Lingkar Selatan di Cilandak, Trakindo, Depok. Di Tol Dalam kota dari Kuningan, Pancoran, Cawang.

2. Membuat fly over yang tidak tuntas, misalnya fly over Pancoran dan Kuningan, cuma dibuat pada sisi utara, sedangkan sisi selatan tidak dibuatkan fly over.

3. Bikin Flyover, tapi jalur bawah tetap dibuka. Maksudnya bikin lancar tapi tetap aja macet karena angkutan umum lebih suka melewati jalur bawah. Karena tahu perilaku tidak disiplin inilah peluang itu tetap dibuka agar kemacetan tetap ada.

4. Kebijakan pembatasan usia kendaraan yang setengah hati, mobil tambah banyak, jalan gak nampung.

Masih banyak kebijakan lain yang intinya kurang menyentuh dasar dari sumber kemacetan itu sendiri, karena kebijakan ini sudah tercemar oleh kepentingan bisnis pada pemilik jalan tol. Pemda DKI tidak akan membuat Jakarta benar-benar menjadi kota tanpa kemacetan, karena itu berarti akan menghilangkan kebutuhan akan jalan tol. So, FIND THE NEED, IF THERE IS NO NEED, CREATE ONE. Lalu diciptakan kebutuhan-kebutuhan baru seperti MONORAIL, SUBWAY. Seperti Handphone, siapasih dulu yg butuh telpon di tengah jalan ? Kebutuhan itu dibentuk sejak Telkom membuat seluruh jaringan telepon umum di Indo.

So, girls if you don't need boys, don't worry we will create many for you. We will make you so need us.... hiks..hiks.....

Labels:
5/11/2006 09:02:00 PM / / comments (0)

DIBUKA LOWONGAN

Khusus untuk gadis-gadis nekat dan pemuda-pemuda sableng
D I B U T U H K A N
banyak orang store assistant untuk toko-toko Quiksilver di Bandung, Jakarta, Surabaya - (Bali gak termasuk)
Para gadis yang sudah siap dicicipin sama supervisor dan manajernya, maka datangnya berduyun-duyun ke toko quiksilver di Pondok Indah Mall 2 lt 2 no 210, bawa serta lamaran anda. Jika anda tidak berhasil, maka siap-siaplah dilamar.
Para gadis jangan khawatir karena Manajernya Ganteng Banget, Supervisornya ....lumayan lah tapi dia bilang sih cool.... ntar liat aja sendiri.
Usia max 25 th tapi masih hot and sexy, Single - Janda gpp, min SMA, mengerti fashion, bisa bahasa inggris +, bahasa tubuh lebih bagus, bisa komputer tapi jangan terlalu bisa, terbuka dan berpikiran luas, siap ditempatkan dimana aja (kalo bisa dikosan atau kontrakan)
Para pemuda-pemudanya dibutuhkan untuk bantu-bantu angkut barang, atawa kalo lagi kewalahan orderan dari tante-tante, maka harus siap dikaryakan.
Untuk semua lamaran kalo yang males nganter ke toko-toko, silahkan kirim ke pos ke alamat :
PT. Quiksilver Indonesia
Jl. Marga Guna Raya
Plaza Pondok Indah V Blok B1
Jakarta 12140
Phone : 62 - 21 - 724 6823 / 31
Fax : 62 - 21 - 723 4352
Khusus phone sex jam 8 malam ke atas.
INI IKLAN SERIUS.......Hiks

Labels:
5/09/2006 02:11:00 AM / / comments (1)

Tuesday, May 9, 2006
Day 129th....Bertahanlah sayang!!!

Bila kau merasa – sepi menyiksamu - bertahanlah sayang – walau kita jauh – bagilah pedihmu – biar kau tetap tersenyum…

Jari kelingking bunda bertaut erat dengan jari kelingkingku…kita bedua sok romantis berdiri dipager ngeliatin Adit stater motorna untuk lalu menghilang ditikungan membawa hatina yang mungkin pelahan mulai menyala kembali…

Empat jam sebelum tengah malam tadi…Adit dateng dengan tampang awut-awutan…..mana berani aku nyangka kalo seorang cowo gagah pekasa nan pemberani – anggota salah satu aliansi forum kota yang katanya ada untuk berjuang atasnama kesejahteraan rakyat ternyata perlahan merapuh…

Tiap aksi turun kejalan [paling jelek] adit dapet jabatan keamanan…biasana korlap kalo ndak negosiator...pokona OC na lah..ndak perna cuman jadi simpatisan aja…itu dari obrolan via telpon yang kadang sebulan sekali aku dapet jatah dari dia – maklum hari-hari Adit disibukin sama kegiatan nganalisis aktivitas dan isu2 politik – ekonomi sosbud dan nyusun propaganda buat disebar-sebar atau dicetak di media2 publishing kampus – yang katanya juga merupakan pembelajaran untuk masyarakat…biar melek politik katanya…dan segala apa that relates to it…[god bless you dit..itu yang selalu aku bilang kedia]

Mana berani aku nyangka..kalo cowo yang uda pernah nyambangin kampus-kampus [untuk konsolidasi dan menyamakn visi perjuangan] dipenjuru indonesia ini ternyata sebegini merapuhna…dia capek katanya…

Kita…pernah duduk bareng di GAPCI tahun 1998 dulu – Gabungan Aksi Pelajar Cinta Indonesia yang difasilitatori KPRP - Komite Perjuangan Rakyat untuk Perubahan. SPI – HMI dan SPSI dijaman itu merupakan temen kita ngeteh diangkringan sambil diskusi [Gie – Che Guevara – Kafka – moses gatotkaca….pesta rakyat…*nhiks…[dicari mantan anggota GAPCI!!!!!nhiks kangeeen…] kita juga yang sering merangkul temen belajar dikelas kita buat dateng keacara musik Sundae Mornin di pelataran Fakultas Filsafat UGM…buat sedikit-sedikit dipropaganda kakak2 mahasiswa disana….sampe akhirnya pada ikutan turun kejalan dan menghancurkan rezim suharto …..*tuuuiiing

*sigh…..Adit…8 tahun kepungkur sementara Adit manteb mutusin untuk terus berada disana - pelan-pelan aku justru menarik diri. Aku ngerasa ndak mampu. dan Adit ndak berenti-berentina nyemangatin – ngeyakinin kalo aku sebenerna mampu cuma akuna aja yang ndak mau untuk ada disana. Dan aku tetep geleng-geleng. Kekeuh surekeuh – yakin seyakin yakina kalo adaku bukan disana. Terakhir kita bicara banyak Adit bilang ‘whatever you do..just do your best nduuk’ aku geleng-geleng…’I never do whatever things Diit…just wanna do what I love’ Adit manggut-manggut….

8 tahun berselang…hubungan putus sambung karena kesibukan…malem ini Adit nengokin aku katanya…mana berani nyangka kalo hardsmoker macem dia bakalan bilang jenuh…basecamp bukan rumah….dan orang tua ndak akan terganti katanya…etc..etc…aah adiit that’s so sweet….Adit dateng untuk satu sesi denger pendapat…laki-laki itu ndak pengen berenti berjuang…laki-laki itu ndak bisa begitu aja pergi dari komunitasna…tapi hari ini dia sadar kalo sampai kapan juga dia akan selalu turun kejalan…berjuang…dan semuana ndak akan pernah bisa berenti. akan terus berulang…dan mungkin akan selalu sama...begitu katanya….

Laki-laki itu menatapku lama – aku yang tiga jam lebih kriyep-kriyep [berjuang] nahan ngantuk jadi garuk-garuk [sejak kapan ngantuk memberikan efek gatal dikepala?] …Adit menanti sebuah jawaban…dia menungguku mengatakan sesuatu…dan aku berusaha keras [berjuang] mencari apa itu?

‘Karena hidup adalah selamanya perjuangan kan baang?!?!’ ndak ada ide harus ngomong apa…aku cingciripit sekenanya sambil begaya serius pasang tatap nanar dan raut wajah apa adanya…’yeah rite?!?!Adit membalas singkat sambil tersenyum nyinyir dan menghisap rokokna lebih dalam lagi….*tuiiing....anjrit…

aku ngantuk….aku laper…aku nyerah deeh…kuputuskan untuk bertanya ‘Diiit..why don’t you – kenapa kamu ndak - just do what you love ?!...laki-laki itu tersentak – kata-kata perempuan setengah sadar didepana barusan sepertina berhasil mendorongna masuk ke sepenggal babak kehidupan di 8 tahun silam seperti sebuah mesin waktu…*yess!!....dia diam 3 bahasa [Jawa – Indonesia – Inggris]…aku apalagi…bahkan jangkrik hanya berani ngikrik pelan-pelan…ini episode tak terganggu…….…benar-benar tak terganggu…sampai aku ndak isa lagi mengajak pantatku berkoalisi dengan otak….tiiiiuuutt…..aku kentut dan rusaklah semuanyaaaa!!!!!*sigh…gurl..

Ndak berapa lama…kita bedua sampe juga digaris malam….catatan senja kali ini ‘do what you love!’….laki-laki itu bersiap pulang…biar gimana juga hari ini harus berakhir bukan…?berganti dengan yang baru…yang semoga jauh lebih baik…..

Jari kelingking bunda bertaut erat dengan jari kelingkingku …kita bedua ngeliatin Adit yang mukana uda ndak seacak-acakan empat jam yang lalu….‘neng kalo ada acara atau kegiatan apalah yang gue bisa ikut..sms ya?’…hhummpphh..huumpph…’ada ci bang tapi ndak berani ngajak….tapi kalo mau ikut bole banget’..

apa tuuu?’ adit nanya – aku dan bunda liat-liatan…

‘ besok ada latian bola bareng anak-anak kampung Haji Sarkawi Pulogebang – PBA Sampoerna – cuman relawan daerah situ rata-rata bencong semua….’ Adit ketawa ngakak [iihh..dia nyala lagi]…aku garuk-garuk nahan binun..[apana ci yang lutcu?!?!]’jam berapa?’ ‘kalo mau ikut jemput aku jam 3’

‘you love it ya?!?!’…adit nanya - ada senyum lega dimukanyah…
’love apaaan?!?!bencong?!?!gila apa luuu!!’..[jawaban seorang cewek yang ndak ngerti maksud pertanyaanyah..]

Adit ilang ditikungan - bunda melenggang masuk [tambah gendut bun?!?!]

*sepii…’ndak bang…i love the love it self’…aku berbisik entah kepada apa…hehehe
Menjelang pagi…kerajaan tenggelam dalam sepi…dan aku tersenyum....cerita ditutup dengan…bagilah pedihmu na bang baim tayaang hehe…...bila kau merasa…sepi menyiksamu….bertahanlah sayang…binun kaaan?!!?!? *ZzzZZzzZZZ….Gggrrrhhhh….

[tulisan disusun tanpa tendensi politik – akibat membaca diluar tanggung jawab composer – kurang berkenan?hubungi admin atau siapalah…jangan saya – karena saya mungkin sama tidak sukanya dengan anda….hihihi…]

[ehm saya akan mencoba merebut kebebasanmu untuk berpendapat – tolong jangan posting comment! ]

[sebuah upaya perebutan kebebasan berpendapat yang sopan bukan?!?!karena saya menggunakan kata ‘tolong’…sebuah kata yang sepertinya jarang kita dengar hari-hari belakang ini…]

tolong turunkan harga koyo!!!
tolong revisi posting-posting kalian!!!
tolong sayangi aku apa adanya!!!huuuuuuuu…..tolong syukuri itu yang namanya kebebasan berekspresi….



Labels:
5/08/2006 11:59:00 PM / / comments (1)

Adhe Sebai Nakhar Akha Nab Manh Thadh Sina Thoren Adhe Phenhdhiri Dharona Nathi Ini Thikhadh Adhan Thorisa Adhe Nekhan Thorbabe Norinh Sossianadhan Nathidhe Enthedh Sonvinthai Khia Manh Thorbaranh Enthedhdhe Khia Manh Thadh Nonarennma Adhe Vinthai

Hidup menurut Tao,

Bahasa di atas adalah bahasa narapati, sebenernya aku tidak menciptakan bahasa itu, aku hanya memutar-mutar huruf-huruf dari bahasa kita sehari-hari. Jadi siapapun yang menemukan kunci pasangannya akan dapat menerjemahkannya sendiri. Tapi kali ini aku tidak ingin hal yang aku ungkapkan di atas dapat dimengerti dengan mudah. Karena memang sekarang ini aku sedang tidak bisa dimengerti dengan mudah atau bahkan tidak sama sekali.

Judul yang aku tulis itu untukku sendiri, aku mencoba kembali kepada apa yang pernah aku baca mengenai Tao, the way of living. Lebih kepada apa yang aku rasakan seperti yang aku tuliskan dalam bahasa Narapati. Jadi tulisan ini aku buat untuk menenangkan hatiku yang sedari pagi ini sudah kacau balau tidak mampu mengendalikan emosi. Korban-korban kekacauan emosiku hari ini, aku tidak mau minta maaf, karena aku sedang berada pada saat aku, dan kau sedang berada pada saat engkau. Kamu mengerti, terima kasih, tidak, juga terima kasih. Aku tetap biarkan semua berjalan menuju equilibrium Tao.

Tao mengajarkan aku hal dasar yang tidak aku dapat dari agamaku, Islam. Agama yang aku anut berdasarkan turun temurun tanpa mengerti dan paham benar keluasannya. Agama yang banyak bercampur aduk dengan pemikiran-pemikiran radikal masa lalu yang membuatku malah berpikir, sedemikian kah agama yang aku anut ? Orang boleh bilang itu tergantung pemahaman, tetapi kembali lagi, bahwa pemahaman yang diajarkan di dalamnya seringkali dikaburkan oleh perang jihad yang membuat orang menjadi radikal dan fanatis.
Ah...masa bodoh dengan pemikiran itu, aku sekarang mau menenangkan diriku dulu sebelum masuk ke dalam sebuah ritual kompleks di tengah malam.

Tao mengajarkan satu hal bahwa semua selalu ke titik nol. Berpasangan. Kepenuhan dalam Kekosongan, Kegelapan dalam Keterangan, Keberpengetahuan dalam Ketidakberpengetahuan.
Seperti seorang murid yang memahami Tao dengan baik, maka dia tidak hanya akan mengisi otaknya dengan semua yang diajarkan oleh gurunya, tetapi dia juga sekaligus mengosongkannya, agar pikirannya tidak seperti sebuah gelas yang berisi air, terus-menerus diisi akan cepat penuh, karena proses pengisian tidak disertai dengan proses pengosongan.

ah... sekarang lebih lega rasanya, hatiku lebih tenang..... terima kasih Tao.....

Labels:
5/07/2006 09:18:00 PM / / comments (0)

Perang Pasifik

Sebuah episode sejarah tentang adu strategi bangsa timur dengan bangsa barat. Membaca dari alur sejarah perang yang diceritakan ulang oleh PK Ojong, kemanangan Jepang terhadap barat ketika menduduki asia timur dan tenggara diikuti kekhawatiran Jepang akan kekalahan yang sudah dilihatnya di depan mata. Ibarat main catur, dia sudah tahu bahwa posisi rajanya begitu "open" terhadap serangan mentri yang gagal dia bunuh pada serangan "Pearl Harbour". Strategi gurita yang dilancarkan untuk mengepung Jawa berhasil efektif, ditambah dengan kurang koordinasi dan tidak adanya kesamaan bahasa dari ABDA yang bertempur bersama.

Serangan balasan dilancarkan Amerika, tujuannya bukan merebut kembali seluruh wilayah asia timur dan tenggara. Tetapi menuju jantung seluruh denyut serangan itu sendiri, Tokyo. Jepang kurang memperhitungkan hal ini, dia hanya terus menerus mengira bahwa Amerika akan merebut kembali semua tanah-tanah yang telah dikuasai Jepang. Tetapi Amerika hanya membutuhkan pijakan buat lompatan-lompatan penting ke Tokyo. Menteri yang belum terbunuh yang dimaksud adalah Kapal Induk Amerika yang menjadi sarana serangan.

Jadi disini jelas terlihat, bahwa Amerika tidak mau mengikuti permainan Jepang dengan merebut kembali Jawa, Sumatra, Kalimantan, Indochina dan China sendiri. Amerika lebih berkonsentrasi pada pulau-pulau kecil di ujung pasifik. Sepintas dengan apa yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pekerjaan bisa kita lihat persamaannya. Dalam meraih tujuan-tujuan kita tidak harus melakukannya dengan langsung menuju sasaran. Kita akan terjebak dalam irama permainan yang panjang dan melelahkan. Tetapi justru fokus pada sasaran luar yang kurang diperhatikan lawan tetapi jelas arahnya.

Strategi ini membutuhkan kesabaran mental yang tinggi, kemampuan untuk menyimpan sumberdaya penting yang digunakan hanya pada waktunya saja dan kemampuan untuk tetap melihat arah yang jelas dengan tetap menciptakan muslihat-muslihat untuk menyesatkan pandangan lawan dari tujuan sebenarnya.

Weleh...binun..... gak fokus.... dasar cumi gembel..... ya...Tuhan...please deh...lagi nulis kok pikiranku malah diambil.....ntar aja deh kalo Tuhan udah ngijinin lanjutannya... hiks..hiks...

Labels:
5/06/2006 09:19:00 PM / / comments (1)

Penggagas dan penggerak

Dalam sebuah perbincangan dengan seorang kawan di mall besar di pinggir pantai Kuta, ak ditunjukkan berbagai kelemahan yg dimiliki oleh mall ini olehnya. Tentang konsep yg tidak sesuai, ttg rekonstruksi bernilai ratusan juta yg seharusnya tidak perlu, ttg ketegasan pengelola mall yg seharusnya bisa menjadikan tempat ini lebih tematik alih2 mirip pasar besar yg tumplek blek dan ga jelas klasifikasi bagian-bagiannya.

Bulan-bulan awal ak kerja di perush surfing ini ak sempat bertanya kepada bbrp orang, ttg konsep Board Rider Club, kenapa gak ada pengelolaan komunitasnya ? padahal bertolak dari komunitas kita bisa membangun loyalitas brand yg lebih baik, namanya BRC tapi kok ga ada club nya ? kalo gitu apa bedanya dgn toko2 yg lain ? dan jawabannya cuman satu.... "gak tahu"

Beberapa saat kemudian ak baru mengerti kalo jawaban "gak tahu" itu tidak sama dengan "gak tahu" nya anak SD karena gak ngerti jawaban dari pertanyaan gurunya. Tapi krn sistem dalam perusahaan tidak mendukung sebuah ide untuk bisa terealisasi dengan sempurna. Orang diluar sistem akan dengan mudah mencari kelemahan sebuah sistem. Tapi orang didalam sistem tahu betul komponen2 yg menghambat sebuah sistem untuk jadi lebih baik. Aku yakin dalam kasus pertama mengenai mall banyak arsitektur2 cerdas yg punya ide ratusan kali lebih baik daripada kami berdua yg cuman debat kusir ttg konsep mall itu, tapi karena terhambat sistem yg entah gimana dia tidak bisa merealisasikannya. Dalam contoh kasus kedua, ak yakin orang yg ak tanyai (dgn jawaban gak tahu nya) punya ide dan pemahaman ttg market retail yg ratusan kali lebih bagus daripada ak, tapi tidak bisa terlaksana krn divisi2 lain tidak terkoordinasi dengan baik.

Sampai kemudian ak teringat ttg adanya konsep penggagas dan penggerak. Kaum penggagas ada dimana2, tapi kaum penggerak hanya sedikit jumlahnya. Penggagas bisa menunjukkan kesalahan sistem apapun, tapi penggerak bergerak dengan melewati batas2 hambatan dan sekat2 yg ada. Orang2 penggerak bukanlah komentator pinggir lapangan yg hanya bisa berkata "seharusnya begini, seharusnya begitu...." tapi terus bergerak dengan kelelahan mental, keterbatasan sumberdaya, penghalang2 yg menjauhkan tujuan. sedikit mengkritik dan banyak memperbaiki.

Hari ini adalah 7 hari peringatan seorang sastrawan besar meninggal dunia. Sastrawan yg termasuk dalam daftar orang yg ingin ak temui. Karena ak selalu kagum pada orang2 yg lebih percaya pada dirinya daripada dengan kata2 orang lain. Banyak karya2 besar muncul dari jeruji penjara(banyak dari kitab2 kuning islam ak dengar jg begitu). Bagiku karya2 itu benar2 suatu bukti nyata bahwa kondisi ataupun sumberdaya yg terbatas bukanlah sebuah alasan bahwa sebuah impian dapat dipadamkan.
Ak membayangkan, penjara yg remang2, alat tulis yg seadanya, bau kotoran dan lembab, teror dan siksaan yg bertubi2 dan mendoktrinasi bahwa "KAMU SALAH...PIKIRANMU SALAH....KAMU TIDAK BERGUNA...." tidak menyurutkan idealisme untuk menuangkan pendapat, dan bahkan menjadi sebuah pencerahan bagi generasi2 selanjutnya. Kontras sekali jika dibandingkan dengan ak yg ngetik blog ini di komputer dengan kursi empuk, pencahayaan terang, alunan musik mariah carey dan segelas susu panas, namun belum pernah menghasilkan karya besar apapun.

Bagiku, sastrawan ini adalah seorang penggerak. Ya, karena karya nya yg dicap "kiri" dan dilarang peredarannya di negaranya sendiri, hanya karena mengandung pencerahan dan melihat sejarah dari kacamata orang kecil adalah simbol pergerakan yg dapat mengancam kestabilan pemegang kekuasaan. Dan sastrawan ini, terus berjuang dan bergerak agar bisa diterbitkan dan dibaca oleh semua kalangan yg tertidur dibuai kekuasaan yg represif. Hingga akhirnya sebuah penerbitan bernama Hasta Mitra (Tangan Sahabat) berdiri dengan modal seadanya dan mulai mencetak. Diluar negeri karya-karya nya terkenal, didalam negeri merupakan bacaan diam-diam orang2 pergerakan sampai beberapa saat rezim itu tumbang. Tetralogi pulau buru menjadi mutiara yg membawa pencerahan didalam sebuah rezim yg menuntut keseragaman kata "Ya". Ak selalu kagum dengan orang2 tipe ini, sangat kontras dengan ak yg kadang masih gamang ketika orang lain memaksakan pendapatnya kepadaku....

Tulisan ini untukmu Pramoedya Ananta Toer.... semoga kekuatanmu terus mengalir dalam generasiku....dan generasi generasi masa depan.....

Labels:
5/04/2006 11:49:00 PM / / comments (2)

Aku Datang Dari Surga Turun ke Syurrrrrrga...

Jauh-jauh aku datang dari surga, untuk menemuimu yang katanya menemui banyak kesulitan di dunia. Tapi yang aku lihat Syurrrrgamu tak jauh beda dengan Surgaku, Semua telah tersedia dan disediakan dengan baik oleh Tuhanmu. Ku kira kamu benar-benar dihukum oleh Tuhanmu karena kesalahanmu itu, tetapi ternyata Tuhanmu masih saja tetap baik kepadamu. Syurrrrrrgamu justru lebih asyik dari Surgaku, ah.... mungkin karena "rumput tetangga lebih hijau kali yak...." atau "Babu tetangga lebih bahenol kaleeeee....." Tapi memang Syuuurrrrrga mu lebih asyik. Di surgaku aku tidak diberikan tantangan, semua yang aku butuhkan tersedia dengan mudah, mau apa ? misalnya wanita (yg merasa gendernya disebut jgn marah yak, budaya ini kadung maskulinistik), wanita tinggal ambil bawa ke kamar, selesai..... gak dosa, gak ada yg larang, gak ada yg ngomongin, gak takut hamil. Semua halal di Surgaku. Tapi kalo dapetnya segampang itu aku bisa tiap hari, kan malah bosen jadinya.......

Yang aku lihat di syurrrgaamu, untuk mendapatkan seorang wanita saja, kau harus lari kesana kemari seperti mengejar seekor ayam, pas dapet ayamnya kudisan lah, gak perawan lah, item lah, terlalu kurus lah, kebanyakan lemak lah..... adaaaaaaaa aja gak suksesnya. Pokoknya tidak gampang, tapi kulihat kau begitu menikmati permainan kejar-kejaran itu, hatimu begitu bahagia. Walaupun kadang kalau tidak dapet, kau sebentar murung juga. Tetapi masih banyak wanita yang masih bisa dikejar.

Di surgaku, aku tidak pernah berselisih dengan siapapun, surgaku begitu luas tak terhingga, luasnya dari ujung langit sampai ke ujung langit, nah... coba kau ukur, berapa luasnya, ujungnya aja aku gak pernah tahu ada dimana. Kalau ada hal yg kebetulan sama2 diinginkan oleh dua orang, Tuhan langsung membuatnya menjadi dua, begitu mudahnya sehingga tidak pernah ada pertengkaran sekecil apapun. Tapi aku jadi bosan kan, aku tidak bisa beradu argumentasi untuk mempertahankan apa yang menurutku menjadi hak ku lebih dulu. aku tidak punya pendapat yang bisa aku sandingkan dengan pendapat orang lain dan kemudian menjadi siapa yang paling baik pendapatnya. Gak seruuuuuuuuu !!!! (Oh..please deh Tuhan, nanti kalo bikin Surga jangan kayak gitu yak....... mumpung belom jadi nih)

Di syurgamu, kau sebagai individu benar-benar diukur dari apa yang engkau pikirkan. Syurgamu hanya seluas bola ber jari-jari 5700 Km, itu pun bukan daratan semua, 2/3 nya laut semua. Syurgamu padet banget dengan 7 milyar orang di dalamnya berebut tempat tinggal, makan, mobil, pekerjaan, tempat hiburan, banyak deh...... tapi sepertinya begitu menyenangkan ketika mendapatkannya, karena ada usaha dan hasil yang membayarnya. Rasanya seperti dahaga yang disiram air, lebih berarti dan lebih membanggakan.

Di Surgaku, aku gak bisa bikin dosa men..... gak ada rasa takut di sana, gak ada adrenalin yang naik melonjak lonjak ketika kita melakukan perbuatan salah. Soalnya dosanya semua dihabisin sama tetangga sebelah di neraka. Mau ngintip bidadari lagi mandi, gak ada yang marahin, malah para bidadari itu manggil aku supaya ikut mandi bareng sama mereka. Udah ngintip gak dimarahin, diajak mandi pula, eh terus dipijitin, diciumin, dstsssssssssstttttttttttt..... gak perlu diterusin deh.....

Tetapi di syurgamu, waktu kau mengendap-endap mengintip seorang gadis sedang mandi, jantungmu begitu berdegup kencang, adrenalinmu turun naik, penismu naik juga. Dalam rasa penasaran dan ketakutan akan ketahuan kau begitu merasakan adanya tantangan. Kalau pas ketahuan ada orang yg pergokin, banyak cara yang bisa kau lakukan untuk menghindar dari hukuman, kau bisa ajak yg mergokin sekalian ikut ngintip, atau kau sogok dia dengan sebatang rokok dji sam soe, atau sogok aja dengan sekaleng bir dan uang, atau kau berlagak seperti jagoan mengancam dia.

Walaupun aku sudah berada di surgaku yang damai tentram nyaman gemah ripah loh jinawi, ternyata tidak semenyenangkan syurrrgamu yang penuh tantangan. Jadi, kenapa sekarang kau ingin cepat-cepat mati dan meminta supaya ditempatkan di surgaku. Bodoh sekali kamu, selagi umurmu masih ada, nikmati sebanyak mungkin duniamu, hadapi semua tantangannya, ikuti semua petualanganan, nikmati semua prosesnya. Syurrrgaaamu terlalu berharga untuk ditinggalkan, janganlah seperti aku hidup di surga dengan abadi sampe bosan, gak ada tantangannya. MATI KUTU DAH GUE...... Please deh Tuhan, balikin gw lagi ke dunia, bosen gw di surga...............

Labels:
5/01/2006 03:26:00 AM / / comments (1)

hihihi.... susah banget yah kalo udah dendam ama orang... ato mungkin cuman ak sendiri kali ya... kyk kjadian yg ak alamin bbrp waktu yg lalu, bikin ak dendam banget ama orang ini. makanya ampe sekarang kalo dia nyapa di YM ga pernah ak bales. bawaannya males mao jawab jg... Eh tp klo misalnya yg nyapa anak2 TP dan ak ga jawab bisa aja ak lagi sibuk nyolok2 kabel entah dimana yak..... jgn suudzon dulu loo...

Speaking about grudge.... ak tau si ini ndak baek. tapi kumaha deui... perasaanku masih aja ga bisa di boongin. Emang kejadian itu mungkin apes nyah ak, mungkin jg apes nya dia. apa yg dia lakuin, tanpa tahu kondisi jadi makin runyam gara2 dia. Emang dia ga tau, sekarang juga ak tetep males ngomong ama tu orang, gara2 kejadian ituh.

Kadang ada keinginan buat maafin dia, tapi.... kyknya ga bisa diboongin. percuma jg klo ak pura2 baek.... biarin dah.... dari jauh ak ngucap sorry ajah.... habis dia ga jujur sih.... dan ketidak jujuran nya itu, pas banget dilakuin ama kejadian yg bikin smuanya brantakan.... hehehe... maaf yah.... suka error ginih.... oh iya, buat cew2 yg baca... ga usah takut, krn orang yg ak maksud disinih berjenis kelamin cowo ^_^

mbuh ah... nulis opo rak nggenah..... awan errorrrrrrrr :p :p

Labels:
4/26/2006 06:28:00 PM / / comments (1)

Salah satu hal yg diajarin olahraga ama ak adalah ttg persiapan dan moment.
Kyk minggu kmaren setelah berbulan2 cuman bisa paddle doang mondar-mandir di laut tanpa ombak, ato di lain waktu malah cuman kebanting2 ga jelas ditengah ombak closing (ombak yg langsung nutup tanpa ngasih kesempatan kita buat naikin dia). Tapi dari situ ternyata otot2 lengan yg gampang capek ini jadi lebih kuat, dan bisa ngatur timing buat take off dengan baik

Sampe moment itu dateng, hari minggu kmaren. sore jam 4 ke pantai kuta. langit cerah dengan sedikit awan. Angin berhembus sedikit kearah timur. Dan waktu ngeliat keadaan ombak....perasaan si bakal cocok surfing hari ini. bener ajah blom lama ak paddle ke tengah ternyata ada ombak yg dateng. Ujung belakang papan berjengit keatas dan sebelum ak terbalik dibanting ombak...... Hup, ak lompat sambil bayangin jurus yg ak liat dilakuin ama surfer senggigi..... and I Did it.... setelah paling enggak 9bln maen surfing, bisa juga akhirnya take off... maen2 di ombak yg belom pecah dan menyusur mengikuti kemana arah ombak. Ombak2 lain datang dan sore itu dengan karakteristik ombak jarang berkekuatan sedang ak akhirnya bisa ikutan rebutan ombak ama surfer2 laen (biasanya cuman kebagian sisa2 ombak pecah doang ^_^)

Banyak prinsip2 dari olahraga yg ak ambil, tapi penerapan nya di kehidupan emang butuh disiplin dan kebijaksanaan lagi...... sementara itu, maen aer dulu aaaaahhh......

Labels:
4/26/2006 12:17:00 AM / / comments (2)

TALKING WITH TOTALLY STRANGERS

Pernah dengan ungkapan "Never talk to Strangers", ya itu biasanya pesan yang diberikan orang tua terhadap anaknya. Tapi belakangan pesan itu juga berlaku buat orang dewasa karena menjadi penting dan begitu terkenal akibat sebuah film dengan judul yang sama.
Tapi itu di dunia nyata, kalau kita mau membedakannya karena kita sudah punya dunia maya "Cyber". Ungkapan itu masih berlakuk sampai sekarang untuk di kota-kota besar dengan segudang masalah sosial dan problematikan kriminalnya. Tapi untuk di desa-desa yang penuh kedamaian tanpa prejudice, ungkapan itu nyaris tidak berlaku sama sekali.

Sekarang setelah kita punya dunia maya, ungkapan itu kelihatannya tidak berlaku di sini. Ungkapan itu nyaris dihancurkan oleh keberadaan situs-situs yang menyediakan fasilitas untuk berkenalan dan membentuk jaringan dengan orang-orang yang betul-betul tidak kita kenal sama sekali. Kalau kita pakai itu sebagai prinsip, sepertinya kita tidak akan mendapatkan banyak teman di sana.

Sukses besar dari situs-situs itu karena sifatnya yang memberikan kenyamanan, dimana kita dapat menyembunyikan serapat yang kita mau atau bahkan membukanya sevulgar yang kita mau juga. Semuanya mendorong perubahan perilaku sosial yang sangat besar kepada masyarakat kita. Tetapi tentu saja setiap perubahan selalu diikuti dampak-dampak negatif yang seringkali kita tidak menyadarinya.

Kembali kepada ungkapan "NEVER TALK WITH STRANGERS". Pernah nggak sih kita berpikir apa yang sebenernya tujuan dari ungkapan tersebut. Latar belakang apa yang menyebabkan ungkapan itu seperti memberitahu kita untuk hati-hati terhadap orang asing. Memperkecil resiko menjadi target kejahatan adalah hal yang pasti. Kalau untuk para wanita mungkin memperkecil resiko menjadi TARGET KEJANTANAN.

Dampak negatif itu kalau kita terjemahkan ke dalam dunia maya adalah alamat email kita yang pasti akan menjadi bahan untuk promosi hal-hal yang belum tentu kita inginkan. Spam, istilah sekarang. Dalam hal kita gunakan alamat email yang sama untuk membuat sebuah profile kita di situs-situs gaul seperti Friendster misalnya. Disana umumnya kita memasang semua tetek bengek pribadi kita. Dengan hanya bermodalkan sebuah alamat email saja, kita bisa mencari data pribadi seseorang dengan begitu mudah.

Kita tidak pernah sadar bahwa begitu banyak mata yang mencari tahu siapa kita hanya bermodalkan sebuah alamat email. Dunia sudah begitu online, kita pun bisa menjadi sasaran pembuat profile-profile palsu yang menjiplak semua data-data pribadi kita. Kebayang gak kalau lamaran-lamaran atau CV-CV yang kita buat dan kita kirimkan ke semua perusahaan bisa dijadikan alat untuk membuat kita pada posisi yang tidak menguntungkan.

Secanggih-canggihnya situs yang bisa membuat gambar yang ia tampilkan tidak bisa dicopy oleh user lain, tapi ingat, masih ada temporary internet files yang menyimpan begitu banyak hal dari setiap apa yang kita buka, termasuk foto. Nah...kalo sudah begitu dimana lagi kita tidak melihat peluang dibuatnya profil-profile palsu yang bisa digunakan untuk berbagai macam tindak kejahatan.

Soo, pesan moralnya...........
1. Jangan kasih email kepada orang sembarangan
2. Email publik kamu sama yang FS atau situs yg menampilkan profile kamu blak-blakan jangan di buat sama
3. Kalo punya FS, bikin proteksi bertingkat untuk level teman
4. Samarkan tanggal lahir kamu, apalagi kalo yg sering dipakai buat password
5. Kalo kirim lamaran, jangan dilampirkan alamat email kamu, cukup telpon atau hp
7. Talk to strangers but carefully
8. When talk kalo udah "Jaka Sembung" just cut the line off

hehehehehe...... ada yang ngerasa dikerjain sama strangers ? ...... figure it out ....

Labels:
4/25/2006 09:44:00 PM / / comments (1)

buat yang lg hopeless

ingat yee...

kita jatuh untuk bangkit

kita menagis untuk tertawa

dan kita datang untuk pergi

Labels:
4/23/2006 01:30:00 AM / / comments (0)



Finally..., Im Back again Buddy ;p !!!

Wah, klo dipikir2 , bener2 Life is Rolercoaster ya....???
But.., gw yakin gw pasti bisa lalui ini semua
Buktinya sekarang sedikit demi sedikit gw bias lalui fase hidup gw…,
walau mungkin harus merangkak sedikit demi sedikit
dan dengan tampang&sikap gw yang BLOON ;>

Tapi nyante aja....,
Hidup emang PROSES !!!
Bener juga yak ???
“ Jangan pernah liat HASIL tapi nikmatin PROSESnya, coz bakalan lebih BERMAKNA !!!! “ ;D

Sekarang ini....,
Gw lagi nikmatin hidup coz ternyata Hidup itu INDAH
Kita gak bisa meminta sesuatu yang bukan jadi HAK kita !!!
(baik itu Hak Karir..., Rezeki.., bahkan LOVE )
Mau kita nangis darah..., mau ampe berguling2...,
klo emang bukan HAKnya
Rabb gakkan ngasih.., dan gak akan mempermulus jalannya !!!
Tapi itu.., klo kita masih pake koridor & petunjukNYA dalam lalui setiap hidup kita (bener kata Mr Aryo & One) ;> !!!

Ak laluin setaun ini dengan banyak sarat makna Hidup yang Terdalam..,
Banyak HIKMAH yang kudapati setelah kulewati fase demi fase.
Mungkin dulu.., aku sering GRUMBLE dalam jalani hidup yang monoton..,
But, setelah berjalannya waktu (nah itu.., proses tadi)
aku baru sadar bahwa Rabb tlah mempersiapkan yg TERBAIK dengan caranya sendiri…, dan yang gak kita duga.

KARIR....

Gw dulu ngotot terjun di Broadcast..., n pengin jauh dari ortu, biar bisa MANDIRI. So, Gw bolak balik tes di Jakarta masukin TV/Majalah/Radio.., freelance di majalah.., nemenin orang liputan Gosip, knalan ma wartawan/wartawati, bantuin kegiatan radio baik Off Air / On Air tapi setelah nyobain itu semua…,
Anehnya…, ada sisi yang hilang HILANG dari diriku !!!!!

Ternyata, saat ini yg bener2 aku penginin, DEKAT dengan org2 yang aku sayangi.
Sekarang, yg paling aku ingini :
Bisa merawat orang tuaku yang lambat laun dimakan senja....,
ingin melihat perkembangan Prajurit Kecilku (Nirvana – Adikku yg bisa mjd Waliku).
Aku hanya kangen pelukan hangat mereka, sebelum aku memeluk kehangatan yang lainnya & sebelum ku abdikan diri pada sosok Khalifahku suatu saat ;>


Akhirnya.., aku MUDIK.....,
Aku pun mencoba jalani bisnis...., walau kecil n harus “Word of Mouth” dalam Marketingnya..,ternyata impianku sedikit demi sedikit terealisasi, Skill persuasifku pun terasah...,
Aku berhasil punya konsumen tetap dalam usaha dagangku (ceritanya neh.., aku bikin butik kecil2an di rumah, sekalian jadi Beauty Advisor) walau konsumenya temen2 ku dan temen2 nyokap.
At least.., dah nyoba yang aku penginin ;>
Ternyata.., aku bakat juga jadi Enterprener kaya Primo ;D !!!

Namun..., saat ini
Rabb ku malah punya rencana lain....,
Setelah aku lalui fase yang panjang dan cobaan dalam karir yang menderaku
Aku mendapat Amanat dariNYA tuk coba terjun di dunia PerBANKan.
(Moga bisa menjawab rasa penasaran One2 ;p)
Allah memang ADIL !!!!!
Disaat aku ingin deket dengan orang2 yang kusayangi...,
Allah malah mengabulkannya dg GAMPANG
Akhirnya, aku ditempatkan di daerahku sendiri (I LOVE Grombyank City)
So...., aku pun merasakan Kenyamanan yg aku Cari2 selama ini.
Sesuatu yang HILANG itu terjawab sudah ..... ;D !!!

Doain aku ya ???
coz aku megang job yang HIgh RISK neh ;> !!!!

STOP !!!!
Klo aku ditanya masalah Soulmate ????
Afwan.....,
Saat ini....,
Aku blum pengin SERIUS mikirin hal ini
coz, pikiranku kini hanya bertumpu tuk KLUARGA & pegang Amanat tuk Maslahat ;>
Tapi.., bukannya aku Lesbi lho (Whuhehehehe ;p )
Aku hanya mencoba tuk BerTaaruf dgn siapapun tanpa ada Rasa yang Melebihi Rasaku terhadapNYA
karena aku ingin dipilihkanNYA, dan aku gak ingin salah PILIH !!!! (Semoga.....)
^ _ ^

Itulah sekelumit panjang cerita setaunku, mengakhiri " Sesuatu yg Tertunda "....

Smoga kita bisa sikapi Hidup ini dibawah naungan Asma - Asma NYA !!!!!
Amin


CHAYO !!!!



Mizzzzzz U, Buddy ......

Labels:
4/20/2006 02:52:00 AM / / comments (2)

NARAPATI sebuah sinopsis

Dimas akhirnya tahu bahwa dirinya bukanlah manusia seperti yang lainnya di asrama. Dia adalah seorang Narapati, manusia pertama yang memimpin bumi dan berjalan pertama kali setelah masa reptil berakhir. Persahabatannya dengan Pafi dan Raji hampir saja berantakan gara-gara Dimas mencoba menyelamatkan kedua temannya. Dimas yakin bahwa dirinya sedang diburu oleh bangsa Amukhsara, karena dalam tubuhnya tersimpan buku kehidupan. Raji dan Pafi adalah umpan yang sengaja ditempatkan untuk mengecoh karena tanggal dan jam kelahiran mereka bertiga sama.

Tiba-tiba utusan dari Atlantis datang membawa berita perang dengan bangsa Amukhsara di daratan Eropa. Bagi dunia manusia, perang tersebut ditandai dengan invasi Nazi ke seluruh Eropa pada tahun 1939. Kerajaan Narapati segera mengirim utusan kepada Kerajaan Angkorwat di utara agar bersiap-siap menghadapi perang.

Tahun 1941 Pearl Harbour hancur lebur diserang di dunia manusia, itulah tanda bahwa Bangsa Amukhsara telah siap menyerang asia. Pertempuran hebat terjadi di Angkorwat. Angkorwat mendapatkan bala bantuan dari kerajaan Narapati berupa pasukan Garuda.

Pertempuran dengan para naga di udara dan kelelahan perjalanan jauh yang ditempuh, membuat pasukan Garuda yang dikirim hancur. Angkorwat jatuh ke dalam kekuasaan Amukhsara.

Benteng terakhir dunia Narapati adalah Pulau Jawa. Pakta pertahanan yang telah dibentuk dengan kerajaan gaib laut selatan dan laut jawa segera membuat barisan benteng di sepanjang laut jawa. Bagi Dunia manusia perang itu dikenal dengan "pertempuran laut jawa" antara Amerika, Inggris, Belanda dan Australia (ABDA) melawan Jepang.
Tetapi kekuatan bangsa Amukhsara terlalu besar untuk dilawan, Medanggana Raya jatuh ke tangan bangsa Amukhsara. Bangsa Narapati mundur ke laut selatan. Bagi bangsa manusia, kemenangan bangsa Amukhsara adalah kesengsaraan yang panjang.

Dimas merasa tidak berguna, karena tidak mampu memimpin bangsanya untuk melawan Bangsa Amukhsara. Persahabatan telah memberinya dorongan yang makin kuat, Pafi menjadi semangat perjuangannya. Gayung bersambut kata berjawab. Raji tersenyum pahit, tapi demi memenangkan perang dia memutuskan untuk tidak menghiraukannya.

Utusan Narapati dikirim kepada kerajaan Maya di benua Amerika untuk membantu bangsa manusia disana membuat senjata pamungkas untuk menghentikan perang. Perang Pasifik berkecamuk hebat, akhirnya.........

hehehehe........segitu aja yak.... kalo mau lengkap nanti aku terbitin dulu......

Labels:
4/20/2006 02:35:00 AM / / comments (3)

Berbicara Dengan Cermin

Aku berbicara, setiap kata-kataku aku usahakan agar aku terdengar pandai dan punya intelektualitas tinggi.
Aku buat orang lain terkagum-kagum dengan semua isi pembicaraanku
Aku gunakan istilah-istilah keren nan modern untuk menunjukan bahwa aku berpikiran maju
Aku sampaikan semuanya dengan menggebu-gebu dan tanpa jeda untuk orang lain berpikir sejenak mencari kelemahan-kelemahanku

Aku berbicara, kali ini dengan cermin di hadapanku
Aku bergaya dengan seribu tatap mata yang penuh sinar kejeniusan
Aku berkata dengan lantang mengatakan bahwa aku sangat berwibawa
Tapi kali ini aku kena batunya,
Kata-kataku memantul seperti sinar yang mental dari datarnya cermin
Kata-kataku kembali kepadaku, aku gelagapan
Aku tak bisa menjawabnya, karena aku memang hanya menyiapkan diri untuk berkata-kata saja, bukan menjawab dari setiap perkataan yang aku lontarkan sendiri

Aku coba menutupi rasa kagetku, tapi tampaknya cermin di hadapanku sempat melihat perubahan ekspresi wajahku.
Ketika aku tersenyum menertawai kebodohanku sendiri dalam hati, cermin itu pun tersenyum
seakan dia tahu bahwa aku sedang melakukan sebuah kebodohan
Ah... bodohnya aku, sudah barang tentu dia tahu apa yang aku pikirkan
karena dia tidak lain adalah aku sendiri pada tubuh yang lain
Pikiranku sendiri pada tubuh orang lain.

Ah... bodohnya aku, masih saja tidak sadar bahwa orang lain terkadang punya logika yang sama denganku, itu kenapa aku mendapatkan pertanyaan yang tidak bisa aku jawab sendiri.
Cermin itu bisa datang dalam bentuk apapun, liku-liku pikiranmu pun bisa dipantulkan setiap saat oleh apapun.

yah....

Labels:
4/19/2006 11:05:00 PM / / comments (1)

aryo 2 puffy

puffy kemarin nanya.
mana yang lebih kuinginkan?
apakah jatuh cinta?
atau terus mencoba mendefinisikan sesuatu yang tidak terdefinisikan?

susah juga menurutku...
karena jatuh cinta bukan sebuah perbuatan.
jadi aku tidak bisa melakukan jatuh cinta.

tapi aku bisa terus mencoba mendefinisikan cinta.
supaya bila suatu saat aku mengalaminya.
aku bisa membawanya kemana aku mau.

yaa gitu deh.

Labels: ,
4/19/2006 10:58:00 PM / / comments (1)

Wee Ladhalahh...
Mau cerita tentang film Gie kok malah jadi mbleber-mbleber ke hal yang lebih penting...
Sori deh.
Ok, tentang film Gie.
Indonesia masih terus belajar bagaimana membuat film serius yang bagus.
Tapi kalau film Gie ini menurutku memang materinya yang kurang bagus.
Entah apa yang ada di dalam benak Miles hingga menganggap tokoh Gie ini layak difilmkan.
Tapi sudahlah...
Film ini dimulai dengan adegan Gie dan teman-temannya dikejar-kejar orang kampung.
Orang-orang kampung itu sedang berusaha menyelesaikan tulisan ‘REVOLUSI’ di tembok, sebelum catnya ditumpahkan oleh Gie cs.
Terjadilah adegan jelek pertama : kejar-kejaran yang kurang bersemangat.
Ternyata adegan kurang ‘ngangkat’ berulang kembali di ending film.
Jadilah film ini diawali dan diakhiri dengan adegan yang kurang bagus.
Di akhir film diperlihatkan tokoh cewek yang mendapat surat terakhir dari Gie. Dia kemudian terisak sambil membaca kata demi kata dalam surat itu. Sementara background suara Gie seolah mengucapkan kata-kata dalam surat itu langsung kepada si cewek. Biasalah... adegan orang baca surat di film-film kan biasanya selalu begitu... Buatku adegan itu sangat mengganggu. Mosok baru baca awal surat itu langsung ‘mewek’? Langsung tersedu sedan selama membaca surat itu hingga akhir? Bukankah seharusnya dibaca dulu minimal sampai tengah surat baru boleh nangis? Pokoknya suasana sendu gagal dibangun oleh Miles... Lagian isi surat itu nggak begitu menyentuh banget sih...
Selama nonton film ini aku dan teman-teman mengolok editingnya yang kasar banget, “Wah, ini pasti ngedit filmnya pake VCD Cutter...”
Tadinya kita berharap film ini cukup ngangkat, cukup membuat marah, cukup menggugah penontonnya untuk memperjuangkan perubahan...
Seperti dalam film ‘Guilty by Suspicion’ yang dibintangi Robert DeNiro. Dalam film itu dikatakan, “Orang butuh bukti untuk mendakwa seseorang sebagai pencuri. Orang butuh bukti untuk mendakwa seseorang sebagai pembunuh. Tapi orang tidak butuh bukti untuk mendakwa seseorang sebagai komunis.”
Itulah permusuhan ideologi. Seperti halnya kapitalisme memusuhi islam dengan selubung penanggulangan terorisme yang dapat menangkap orang tanpa bukti, tanpa surat perintah, dan boleh disekap selama jangka waktu yang tidak sebentar, bahkan dieksekusi mati atau dihilangkan bila perlu.
Tapi apa boleh buat, Gie hanya bisa membuat orang berkata “politik tai kucing”.

Labels:
4/19/2006 10:54:00 PM / / comments (0)


GIE
Jadi penasaran juga sama film ini.
Karena sangat disayangkan menurutku, setelah teman kita nonton film tentang seorang tokoh pergerakan ini, kok komentarnya cuma : “Politik tai kucing”
Salah filmnyakah? Yang tidak memberi motivasi? Terus terang, aku nggak pernah tahu siapa Gie ini sebelum Miles memfilmkannya. Bagaimana sepak terjangnya, bagaimana pemikirannya. Tapi setelah nonton filmnya, aku jadi tahu bahwa Gie memang bukan sosok yang perlu dikenal. Mohon maaf sama Gie kalau ternyata Miles yang nggak becus menceritakan kisah hidupnya.
Di planet ini, yang kita sebut Bumi, yang penuh dengan kekayaan alam, hamparan tanah dan hutan hijau, dan bentangan samudera dan garis pantai yang luar biasa luasnya, hidup bermilyar-milyar manusia yang berbeda-beda suku, etnis, warna kulit, kebiasaan, kepercayaan, adat, dan lain-lain...
Bagaimana mengatur milyaran manusia ini supaya dapat hidup berdampingan secara damai dan harmonis? Bagaimana mereka dapat saling mengisi dan mengajari supaya timbul masyarakat pintar dan bijaksana yang mampu membangun keberadaban? Bagaimana mendistribusikan kekayaan alam secara adil?
Jawaban dari bagaimana bagaimana itu adalah politik. Dan kita sudah punya satu yang kita sebut kapitalisme.
Dan tidak ada satupun dari kita yang hidup, tidak satupun dari kita yang bernapas, yang pergi keluar rumah, membeli cabe rawit di pasar, belajar membaca “Ini Budi” di sekolah, nonton layar tancep di lapangan, pipis di wc, dan lain-lain, kecuali terikat -sadar atau tidak- dengan kapitalisme ini.
Oleh karena itu, kalau politik adalah tai kucing, maka sejatinya kita hidup tiap hari berkubang najis tai kucing itu. Every breath you take, every move you make.
Makanya menurutku kurang tepat kalau kita bilang “politik tai kucing!”, ketika mendapati berbagai kebusukan yang mewarnai hari-hari kita.
Kapitalismelah yang tai kucing!
Tidak bisa tidak, kita membutuhkan politik seperti halnya kita membutuhkan udara. Dan tentu kita layak mendapatkan lebih dari sekedar tai kucing. Ada politik yang berarti emas, dan kita bisa memperjuangkan itu. Itulah sistem politik yang dibangun Rasulullah saw. Itulah politik islam.
Berpulang kepada kita masing-masing apakah akan memperjuangkannya atau tidak.
Tapi, paling tidak menurutku, kalau kita muak pada semua kebobrokan ini katakanlah “Saya tidak setuju!” Kata-kata seperti itu lebih menunjukkan sikap, daripada kata-kata ‘politik tai kucing’ yang lebih menunjukkan ketidakpedulian, kemalasan berpikir, dan ignoransi.
Kata Luther King –yang selalu kukutip- “Aku tidak peduli berapa lama aku harus hidup dalam sistem ini, aku tidak akan pernah menyetujuinya!”

Labels:
4/19/2006 10:20:00 PM / / comments (1)


Aryo 2 Inung (1)

Nung, maaf yaa...
Kemarin, aku bener-bener nggak bijaksana nulis “cewek sih enak, boleh jatuh cinta sama suami orang”. Saat itu aku lagi agak emosi...
Bukan! bukan sama Inung yang ngetiwiin aku... Aku sedang kesal sama temenku di sini. Temenku, cewek, naksir sama seorang cowok, yang kebetulan temenku juga. Nah, temenku yang cowok ini kebetulan sudah punya istri yang kebetulan aku kenal juga. Singkat cerita terjadilah poligami... Poligami yang menurutku tidak seharusnya terjadi.
Kalo temenku yang cewek tidak terlalu agresif, dan sedikit tahu diri. Kalo temenku yang cowok tidak terlalu gampangan, dan sedikit lebih tegas. Simpatiku tentu jatuh pada istri dari temen cowokku itu, yang suara keberatannya tidak pernah dipertimbangkan.
Fankihu maa thaabalakum minannisaa’
Nikahilah wanita-wanita yang kamu sukai.
Terjemahan yang bisa kita lihat di dalam hampir semua Al-Qur’an terjemahan itu pernah dipermasalahkan oleh Abdul Moqsith Ghazali, -tokoh JIL- dalam sebuah diskusi panel di UGM.
Menurut Moqsith, terjemahan itu salah secara gramatikal. Bukan ‘wanita-wanita yang kamu sukai’, tapi ‘wanita-wanita yang menyukai kamu’. Sehingga wanita tidak diposisikan sebagai objek yang hanya bisa pasrah tanpa bisa memilih.
Benarkah Moqsith dan salahkah Depag?
Aku pernah menanyakan pada salah satu ustadzku tentang itu. Menurut ustadzku, masalah itu tidak sesederhana masalah gramatikal bahasa, tapi lebih ke tafsir. Oleh karena itu ustadzku yang mahir berbahasa Arab pun tidak bisa menyalahkan terjemahan dari Depag maupun Moqsith.
Tapi ustadzku menegaskan terjemahan Depag pun bukannya bertendensi untuk meletakkan wanita sebagai objek yang tidak kuasa menolak dijadikan istri kedua, ketiga, dan ataupun keempat.
Seperti banyak digambarkan dalam adegan film klise, seorang bapak punya hutang bejibun pada seorang rentenir tua bangka. Rentenir itu kemudian meminta putri dari bapak malang itu sebagai istri kalau ingin dibebaskan dari beban hutang.
Terjadilah adegan menyebalkan, aqad nikah dengan si tua bangka tersenyum penuh fantasi membayangkan malam pertama bersama istri baru di sebelahnya yang sedang terisak-isak tak berdaya.

Tidak, tentu tidak boleh seperti itu.

Tapi bagaimana mencari rujukan nash Qur’an maupun hadits yang menjelaskan tentang hal itu?
Bagaimana bila si bapak menolak, “Putriku tidak mencintai Anda wahai tuan rentenir...” Dan si rentenir menjawab, “Tidak masalah! Lihat saja An-Nisaa’ ayat 3! Tidak ada yang mengatakan bahwa putrimu harus mencintai daku, yang penting aku sudah ngebet ama dia, pernikahan bisa dilaksanakan!”
Memang sulit ditemukan nash yang bisa melawan pemerkosaan terhadap An-Nisaa’ ayat 3 itu.
Kalau begitu bukankah lebih baik menerjemahkan ‘maa thaabalakum’ dengan ‘yang menyukai kamu’? daripada diterjemahkan dengan ‘yang kamu sukai’ yang rawan penyalahgunaan ayat?
Walaupun Moqsith adalah tokoh JIL, aku cenderung pada pendapatnya. Walaupun aku tetap menganggap poligami adalah boleh, tidak seperti pendapat akhir Moqsith yang mengharamkannya.

Fankihu minannisaa’, nikahilah wanita-wanita. menurutku kalimat fi’il itu sudah mengandung pengertian ‘yang kamu sukai’. Karena, ngapain juga kita menikahi wanita yang tidak kita sukai? Oleh karena itu pertanyaannya adalah bagaimana dengan si wanita? Maa thaabalakum, lebih tepatlah bila dimaknai dengan ‘yang menyukai kamu’.
Begitulah menurutku penerjemahan semacam itu tidak menafikkan kebolehan poligami.
Dan dengan penerjemahan itu, poligami masih tetap relevan di masa sekuler sekarang.
Bapak-bapak playboy cap kuda yang menyebar rayuan gombal bahwa dirinya masih sendiri, dan masih bujangan, hanya ada di dalam sinetron-sinetron atau di dalam lagunya Anggun C. Sasmi.
Pada kenyataannya banyak wanita yang mengetahui kalau misalnya pria yang ditaksirnya sudah beristri. Pria beristri itu juga kebanyaan tidak menyembunyikan kenyataan itu.
Kenyataannya, hal itu tidak mengganggu banyak wanita yang mengalaminya. Si wanita masih mengharapkan pria beristri itu. Hanya saja dalam kenyataan sekarang ini yang lebih banyak terjadi adalah perselingkuhan yang terkutuk. Di mana pria itu seharusnya ditanam di dalam tanah sebatas lehernya, dan kepalanya dilempari batu-batuan tanpa rasa belas kasihan sampai dia mati.
Yup, yang terjadi adalah perselingkuhan di mana ujung-ujungnya yang dirugikan selalu pihak wanitanya. Hampir semua film horor Asia yang pernah kutonton bercerita tentang pria beristri yang membunuh wanita kekasih gelap, pasangan selingkuhnya, dan arwah wanita itu pun gentayangan membalas dendam.

Tidak, aku tidak mengatakan kalau seharusnya yang terjadi adalah poligami.

Maksudku adalah bahwa tidak semua wanita menolak dijadikan istri kedua. Ada wanita yang bisa menyukai pria beristri, dan sudi dijadikan istri kedua.
Tapi tentu kisahnya tidak picisan seperti itu.
Dalam islam pun pedekate pedekate semacam itu jelas dilarang.
Tidak seharusnya poligami terjadi sebagai sebuah ending dari seorang pria beristri yang tertarik pada rekan kerja wanitanya, kemudian sering makan siang bersama, lembur bersama, pulang bersama dalam satu mobil, dan seterusnya.
Tidak seharusnya pula poligami terjadi ketika seorang dosen tidak bisa menahan nafsu melihat mahasiswinya yang seksi, kemudian sering menjemput dan mengantarnya pulang, mengunjungi kos-kosannya, mebawakannya oleh-oleh, memberinya kuliah privat ekstra, mengajaknya jalan-jalan ke mall, dan seterusnya.
Begitu pula seharusnya poligami tidak terjadi pada kisah teman-temanku itu. Di mana keluarganya sama sekali tidak dibangun dengan islami, proses perkenalannya dengan istri kedua pun penuh dengan khalwat, khalwat, dan khalwat. Tidak usahlah dibahas apakah temanku itu bisa berlaku adil atau tidak.
Sangat disayangkan.
Kemudian aku menuliskan ‘cewek sih enak boleh jatuh cinta sama suami orang’ pada Inung.
Aku yakin tentu Inung tidak seperti temanku itu.
Aku sangat tidak bijaksana...
Maafin aku ya Nung...
Maaf...
Maaf...
Maaf...
Maaf...
Maaf...
Maaf...
Maaf...

Labels:
4/19/2006 07:49:00 PM / / comments (1)

kamu berjalan di depanku
tapi mungkin terlalu jauh

lalu kamu berlari di hadapanku
tapi mungkin terlalu cepat

dan aku memanggilmu
tapi mungkin kamu tidak mendengar

lalu apa yang harus aku lakukan sekarang
untuk bisa berjalan di sampingmu??

dari sebuah teenlit yang maaf banget aq lupa judul en pengarangnya
yang aku inget ini teenlit dibuat anak teknik arsitektur UGM
dan mungkin adalah sebuah pengalaman dari salah satu teman kita

Labels:
4/16/2006 11:30:00 PM / / comments (1)

hai semua....

awan, khaniv, aryo, widyangga, inung, sebastian, poegeek, utami, iwan, wiwied, andhien, puffy, deta, ardee... semuanyah d yg ada disinih.... (moga td ada yg kelewat..)

setelah perjuangan yg sangat puaaanjaaang buat masuk ke blog ini...
(fiuuh..... dgn tuntunan yg penuh kesabaran dr bpk awan pastinya... :-")
akhirnya kesampaian juga pengen menyapa semua yg ada ditapakkaki.

may i join this blog?

ada beberapa "perjalanan & kejadian" yg pernah ku ceritakan ke awan,
tp terus dia invite aku disini, untuk skalian di share ke temen2 semua...
biar seru katanyah...

tapi bukan sebuah perjalanan yg kontinyu... adventure...
spt awan yg gak betah kalo week end gak jalan ke tempat2 baru... engga gitu...
yah.. lumayan lah buat seorang cewek rumahan yg kebetulan hobbyna sedikit lain...
tapi dikit ajah... gak banyak2 kok... :-" (gak extreme pokokna..)


so, smoga mjd awal yg baik untuk meninggalkan jejak kehidupan disini...


Labels:
4/12/2006 06:17:00 PM / / comments (0)

HUUUUUUAAAAHHHHH

Mulai 1 april kmaren sehat banget deh gw.... why ? krn paling ngga shari ada jalan tuh..... 0,5 km brangkat pagi ke kantor + 1,5km pulang kantor ke Discovery Mall + 1,5km Discovery mall ke kosan.... soale nih training radio announcer dah dimulai. hmm... masalah jalan nya si ga masalah. soale emang dari dulu dah kebiasa jalan. lagian ak pikir buat latian klo tiba2 santi cs ngajakin ke gunung agung, the highest peak in bali.

Training nyah ?? komentar bebas nya si.... gimana yak.... hihihi... ak dulu jg pernah ada dalam tim buat nyampein suatu materi paling engga selama 1,5tahun. Dan dari pengalaman itu ak bisa liat klo training oz yg ak ikutin kali ini adalah tipe yg "trainer sudah tahu materi tp kurang mengorganisasikan materi itu dgn baik" persiapan penyampaian cenderung menunggu feedback dari para trainee(kami bertujuh), maksudnyah... ok klo kita disuruh mandiri dan kreatif dalam menggali materi dan teknik. tapi tetep seharusnya ada kerangka besar yg ditanamkan di benak para trainee yg notabene masih baru dalam dunia broadcasting apalagi dalam menyesuaikan dengan style radio inih.

Itu secara overall... tapi ak maklum, mungkin krn orang2 disana lagi sibuk abiss... dan ak liat jg kerjaan disana jg banyak banget... so mungkin teknik penyampaian kyk gini yg dipilih buat training kami, jujur sih ak jg pernah milih teknik ini waktu dulu di organisasi.... tp ga pernah bisa diterapin pas di laboratorium waktu ngelola study/riset group.

Itu pengamatan eksternal, dari internal na sendiri ? Ngapain nambah perjalanan 3km tiap harinya tanpa dibayar ? hihihi.... krn.... ternyata susah.... dari sebaris kalimat girls love toys along april on 101.2 fm oz radio bali itu kesalahan ku dah bejibun, wanna mention some ? smiling voice nyah kurang.... fast speed nyah jelek.... producing sound lo tu kayak cewek.... powernyah ga ada...ambil suara bukan dari tenggorokan, dari perut.... inget, penyiar cuman punya 7 detik buat grab attention dari listener sblm dia memutuskan terus dengerin ato ganti radio laen!!! (rank hari pertama, gw masuk lapisan bawah dari 7 orang ituh ^_^)

Membangkitkan romansa yg dulu pernah kurasain.... waktu pertamaaaa banget ikutan rapat organisasi di kampus yg buat ngomong di rapat ajah ga berani en malu2 krn takut ga worth it omongannya(trus sebel sendiri pas ada peserta rapat laen yg ngomong hal yg pengen ak usulin) .... sampe yg kemudian berani ngomong sampe malu2in orang laen dan diri sendiri hehehehe.... ini jg sama.... klo diliat dari kemampuan awal pas hari pertama yg banyak banget salahnyaaaaahhh(mungkin malah nggak ada benernyah) ak pnasaran.... ntar klo dah selesai training sejauh mana si perkembangan ku dgn modal dasar yg (cuman) segituh ^_^

Trainer nyah ada 3, ada satu yg ga ak suka. krn cuman nge-push ajah tanpa ngasih how to... jadi ibaratnya kayak km harus nyampe di lantai 5. tapi di ga ngasih petunjuk "cara nyampe lantai 5" padahal kami ber 7 sama sekali asing dan baruuu banget ama gedung nyah (ga tau dimana tangga nya...dimana lift nyah... apalagi lampu gedungnya dimatiin lagih ^_^). jadi mirip kyk panitia ospek yg bisanya cuman cari2 ksalahan doang, ato simon nyah indonesian idol :p

tapiiiii......... walo pulang diatas jam 9 malem teruys.... bareng temen2 training yg asik2... enjoy ajaaaaaaaaaaaaaahhhh laaaaaaaaa................ :ppppp

Labels:
4/08/2006 04:40:00 PM / / comments (2)

“Don’t listen to what people think about you...”
“This is your life, you’re the man, you decide how’s it gonna be!”
Akhir-akhir ini aku banyak mendengar kata-kata model begitu.
Kalo para selebritis di infotainment-infotainment bahasanya kira-kira begini,
“Orang bebas mau ngomong apa, tapi yang tahu pasti hanya gue dan Tuhan, ini hidup gue, gue yang ngejalanin, so... kenapa harus memusingkan apa kata orang?”
Aku nggak tahu apa itu jawaban yang harus diapalin dari manajer mereka,
atau itu memang sudah menjadi prinsip mati mereka.
Tapi yang jelas, slogan itu banyak diikuti orang, termasuk banyak temen-temenku.
Di tengah-tengah budaya permisif sekarang ini orang memang cenderung apologetik.
Kalimat itu selalu dianggap sebagai panasea,
yang sejatinya tidak lebih dari candu semata.
Bagaimanapun gejala ini harus diluruskan.

Seperti yang aku pernah tuliskan di box comment dari postingan salah satu temen kita,
aku memang bukan orang yang bisa cuek pada apa pendapat orang tentangku.
Aku selalu risau akan itu. Aku selalu berusaha mendapat testimoni baik yang tidak nggombal.

Menurutku seharusnya kita memang tidak boleh menilai diri sendiri,
Kamu tidak dilahirkan dan melahirkan diri sendiri,
kamu dilahirkan dan akan melahirkan orang lain.
Kamu tidak diajari dan mengajari diri sendiri,
kamu diajari dan mengajari orang lain.
Kamu tidak bicara dengan diri sendiri,
kamu bicara dengan orang lain.
Kamu tidak menulis untuk diri sendiri,
kamu menulis untuk dibaca orang lain.
Kamu tidak menyanyikan lagu untuk diri sendiri,
kamu menyanyikan lagu untuk didengar orang lain.
Kamu tidak bersaudara dengan diri sendiri,
kamu bersaudara dengan orang lain.
Kamu tidak bertetangga dengan diri sendiri,
kamu bertetangga dengan orang lain.
Kamu tidak dipimpin dan memimpin diri sendiri,
kamu dipimpin dan memimpin orang lain.
Lihatlah di samping kirimu, di samping kananmu, di depanmu dan di belakangmu, di atasmu dan di bawahmu.
Kamu tidak sedang melihat cermin yang memantulkan bayanganmu sendiri, yang bisa kau tipu dengan ‘magic in the make up’.
Kamu sedang menatap ruangan luas yang berisi banyak sekali orang lain.

Betul, bahwa ini adalah hidupmu.
Tapi hidup itu tunggal, dan kehidupan itu jamak.
Kamu secara individu hidup.
Tapi kamu hidup dalam sebuah kehidupan yang di dalamnya berisi banyak
individu-individu yang hidup selain kamu.
Merekalah orang tuamu.
Merekalah anak-anakmu.
Merekalah saudara-saudaramu, adik-kakakmu.
Merekalah gurumu.
Merekalah murid-muridmu.
Merekalah pemimpinmu.
Merekalah para bawahanmu.
Merekalah tetangga-tetanggamu.
Mereka membaca tulisanmu.
Mereka mendengarkan lagumu.
Dan percayalah, mereka mencintaimu.
Kalo kata Cobain “speak the truth, find your place, love your friend, hate your enemy.”
Kataku, mencintailah dan dicintailah.

Labels:

Solo Backpacker Road to Lombok(3-end)

4/07/2006 03:35:00 AM / / comments (2)

Solo Backpacker Road to Lombok (3-end)


keabisan kata2 soale ada bbrp hal yg lg dipikiran :p cuman encouragement dari seorang temen suruh ak nyelesein bagian ke tiga nya biar ga gantung ^_^

someone said picture worth more than thousands words, so biar gambar2 ini yg berkata2 yak....


nebeng bis dari pelabuhan lembar(lombok) ini salah satu alternatif daripada naek bus dari makassar. bedanya bisa setengah harga lo.....

foto2 di pelabuhan lembar... pelabuhan yg dikelilingi bukit2 dan pulau2 kecil






skumpulan surfer asing yg habis menikmati spot di sumbawa....









temen ketemu dijalan yg jg seorang eksplorer, dia dah muter2 ampe timor, sumbawa, flores... tp klo dia mah urusan bisnis...muter2nya ajah pake pesawat, cuman kali ini ajah hrs pk kapal. cina surabaya, dia bahkan nunjukkin lokasi gang dolly di peta indonesiaku ^_^

5 jam perjalanan di kapal... tepat banget buat ngelamun mandangin langit biru....



bbrp saat sebelum terlepas dari mulut kepulauan lombok....



selamat datang bali.....

selanjutnyah ???????

ga sabar euy :p

Labels:
4/05/2006 11:55:00 PM / / comments (1)


hari ini [04052006] uda direncanain dari huummphh lets say..month ago....

Japan Foundation tertarik buat ngebahas tentang ketertarikan aku nyeriusin soal pengembangan konsep housing development dijakarta untuk slump area....aku tawarin design....implementatif design...bukan lagi konsep berupa tulisan...yang berisi paparan...analisa etc..etc...dan ternyata justru itu yang jadi keypoint bikin mereka tertarik..hehehe...lucky me...

jadilah jam setengah dua malem masih aja sibuk ngeyakinin diri sendiri kalo semua uda ok..this is to die for...kalo sampe akhirnya rencana pengembangan ini beneran dapet bantuan dari JF..itu akan berarti banyak buat aku...yang harapana buat mereka juga [the invisible]...kalo sampe diperhatiin sama JF itu berarti aku akan dapet kemudahan akses masuk kedepartemen pemerintahan terkait...data..riset...jaringan...pokokna semua wujud dukungan deh...kebayang kan gimana rasanya waktu ide kamu diterima dan itu merupa jadi nyata...itu aja..:D

around 7.00 uda dikantor sekneg di medan merdeka barat - dosen pembimbing yang kemaren uda terima draft yang mau aku majuin hari ini....janji akan memberi wejangan dan support terakhirnya pagi ini....and it works!!! gak lebih dari 2 jam kemudian then im fully charged..pede banget maju nemuin orang-orang JF...no doubt!

around 10.00 am aku siap keluar parkiran dan sempet nyusun rencana buat mampir ke toko buku bentar sambil nunggu waktu janjian yang masih 3 jam lagi..sampe tiba-tiba seorang petugas PM berseragam ijo-ijo dateng nyamperin..ngasih hormat..yang bener-bener hormat gitu [berasa lagi jadi orang penting nan menggemaskan aja deh - padahal kan itu protokol standar yak....hummph ngapain malah cerita PM hormat yaa..tauuukk deeh..hehe] dia nanyain aku mau kemana dan lewat mana...ndak perlu lebih dari tiga pertanyaan balesan buat tau kalo ternyata lagi ada blokade jalan dari pihak aparat keamanan ngantisipasi terjadinya kejadian yang enggakenggak lantaran demonstrasi gede-gedean dari serikat buruh...

aku tau kalo saat itu tengah berlangsung demonstrasi - tapi karena udah biasa jadi akunya juga biasa aja - tapi begitu ngeliat kejalanan...wuuuaaduuhhh ternyata itu beneran gelombang demonstrasi yang ndak kecil..tapi aku ndak sempet berfikir panjang soal itu..karena ati tiba-tiba aja deg deg an banget...gimana kalo?!!?...get off!!! aku mengusir semua ketakutanku...ndak ada alesan buat takut..deg-degan..aku masih punya waktu sekitar 3 jam sebelum jam makan siang berakhir...aku kumpulin semua yang perlu aku bawa...aku putusin jalan kaki keluar kantor sekneg dan berusaha meraih halte busway terdekat...ngeliat macet yang bujubunenglabusyet...aku langsung mikir this is the best way...bawa kendaraan sendiri..sama aja cari mati...bakalan macet..bakalan ruwet...5 jam juga gak bakalan sampe ke jf yang jarakna palingan cuman 5 kiloan dari situ...there i go...sendirian jalan melawan arus para demonstran dan sempet bikin aku beneran deg-degan banget...

then..aku sampe didepan museum nasional..yang ternyata waaaaat...sejibun orang uda menyesaki halte Munas...huummpphh...ngeliat kuantitasna..mungkin aku baru bisa naik diTJ ketiga..ok i'll take any chance...ngelirik jam sekali lagi.......masih cukup waktu kok...dan nyatanya emang bener aku bisa naik dibis ketiga...yes...!!! dari dalem TJ bisa keliatan banget gimana ruwetna jalanan...ada semilyar kepentingan yang mungkin saling bertegur sapa saat itu...

didalem TJ..baru kepikiran deh..kalo ternyata [lagi-lagi] karena terbatasnya pilihan dalam hiduplah yang membuat mereka akhirnya harus bersikap seperti itu .. sehari lagi ada dijalan ...
belom sampe perempatan depag..tiba-tiba TJ ngerem mendadak...penumpangpun kemruwek....ok keep cool...tambah kemruwek lagi ketika sadar kalo TJ memaksa diri keluar jalur karena jalan diblokir demonstran...ssshhh its ok...


bis berenti..supirna berdiri ngumumin kalo bis ndak jadi ke blok m dan mau dialihin ke kalideres...waaatt..how could..dalam hati ada yang teriak...nggak bertanggung jawab banget ciiiii!!!!!!cuman setelah dapet penjelasan kalo ternyata telah terjadi insiden pengrusakan beberapa unit busway diroute yang menuju blok m....hati bisa sedikit terima deh...terlebih lagi supirna minta maaf banget dan keliatan ketakutan juga dan akan berusaha mencapai halte busway terdekat untuk semuanya...huummpphh...ati jadi malu..

TJ pun merayap pelan diantara demonstran - berubah menjadi rebana untuk sesaat karena dipukul2untuk ngiringin mereka teriakin yel yel - ngeliat segitu banyaknya massa lutut rasanya lemes banget....'Ya Tuhanku Yang Maha Bijaksana' - cuma itu yang berkali2 diulang2 dalam hati - bayangan jakarta siang itu jadi lapangan kurusetra kutepis jauh-jauh.....turun disarinah...aku ngucap syukur Alhamdulillah...perjuangan belom selesai..aku harus lari keluar dari koridor busway yang sebenere ndak terlalu jauh cuman jadi berasa jauh lantaran tumit belakang mulai terasa panas kegencet high heels...sampe dibawah semuanya memburuk...macet total...bisa keliatan di bunderan...arus demonstran semakin gila-gilaan......

no one to turn...pengen nangis..hiks....ok bukan waktunya!!...

kuiket tinggi-tinggi rambutku...aku setengah lari kearah bunderan HI...udah gak peduli badan bau matahari...baju kusut...keringetan....this is my last chance...deg deg an banget karena ternyata udah hampir jam satu siang dan aku belom juga menempuh separuh perjalanan...hari ini jakarta gila banget...

nerobos arus demonstran [lagi]...akhirnya aku sampe didalem taxi - setelah sebelomnya nyari tukang ojek yang bawa motor...sambil mijitin kaki..aku berusaha menghubungi JF...dijawab operator otomatis dan menunggu...lalu putus...berkali-kali sampai akhirnya aku berhenti sendiri...aku melihat mereka menyemut dibawah terik matahari diluar sana...no coiches huh..fellaz?!?!? bertanya entah pada siapa....


aku kembali kedalam diriku...i realize now that can't catch it...nggak sadar aku nggigitin ujung rambutku...itu tanda...aku tau apa yang kutunggu...tiba-tiba ada jeda...beberapa detik yang sebenerna singkat...tapi terasa lama banget di aku saat itu... jeda yang sepi...yang tiba-tiba aku ndak denger suara apa-apa...dan semua seakan bergerak tanpa suara.....

tiba-tiba hp bunyi...menghancurkan semua indah sepiku...JF...kutarik nafas terpanjang...konsentrasi dan kuterima....that's it!!!!!itu yang kutunggu...i knew it.....another one sweet unforgetable cancelation....
singkatnya...kamu terlambat - no excuse - we can't wait - kita akan liat apakah ada hari lain...hati kayak lagi di iris pelan-pelan....

andai ndak inget gimana susahnya ngepasin blush on biar pipi nggak keliatan setembem kenyataannya...hampir aja muka banjir airmata....
andai mereka ndak sebanyak itu...aku pasti keluar dan maki-maki mereka...hehe...
nafas aja kerasa berat...satu kesempatan menguap hilang entah karena apa...."ssshh....don't question life..just live it everyday.."


dan aku inget masih punya satu pekerjaan penting...untuk menepuk pundak pak supir... dan bilang "maaf pak boleh pinjem pundaknya" [ lagi ada dititik need a shoulder to cry on niiy..and i'll take any chance to have one..] hehe kidding...kutepuk pelan pundaknya "maaf pak kita ndak jadi ke JF niy...nanti terus aja kita kepondok kelapa..huumph lewat casablanca".....

"jauh banget mbak dari JF kok jadi ke Pondok Kelapa" logat jawa - bapak berpeci item itu tersenyum ramah melirikku dari spion ...
"iyo nih pak..ndak popo wis" aku tersenyum...[dalem hati] ini belum seberapa pak...andai bapak tau seberapa jauh jarak yang harus kutempuh untuk bisa bersamanya....tapi tetep aja ndak bisa...:sigh:..

nih bapak kayak ngerti aja..kalo hati lagi broken heart kuadrat
disetelnya radio...nyangkut di trax fm...
nih stasiun radio kayak ngerti aja..
kalo siang ini dijakarta ada yang nyaris hidup setengah hati...
diputerinya buat aku lagu hanya dirimu-nya dygta

mencintaiMu..
selama kubernafas
seindah cahaya pagi terangi hidupku....
memilikiMu dan akupun percaya

kasih yang telah Kau beri
membuka mataku
waktu pertama kali kusadar Kau cintaku..

kutakan bisa melakukan semua tanpa Dirimu disisiku
Kau yang menggenggam hatiku
takan sanggup melewati waktu tanpaMu
karena hanya Dirimu yang mengerti


ngapain aku malah nulis lirik lagu yaaah...hehe....setengah empat sampe kerajaan sepi nyenyet gada siapa-siapa...mau online..jaringan error..padahal udah niat...pengen ngecek undang-undang ketenaga kejaan...emangna direvisi jadi kayak gimana siih....uda niat juga mau mencuri banyak energi dari anak-anak atraktif yang mungkin lagi berkeliaran didunia maya...

haaah kayakna hari ini aku emang harus ngumpulin energi sendiri deeh...aku jatuh tertidur setelah sebelumnya berbagi sedikit cerita sama bantal kumel klangenan....it's hurt....

setengah dua belas malem...aku kebangun...kedengeran riuh ksatria kerajaan pada pulang..."pada kemanaaa ajaaaa siiiihhhh?!?!" setengah sadar aku menuntut pertanggungjawaban karena merasa telah ditelantarkan ...ada yang buka oleh-oleh...ada yang langsung buka baju...ada yang selonjoran....ada yang nyanyi laguna samson sambil mulai nonton tipi...tapi ndak satupun yang jawab petanyaanku....uuugggh aku keliatan ndaak siihhh....aku tiduran diruang tamu...dan teriak sekali lagi..."pada kemana ajaaaa siiihhh?!?!?"....lebih nyaring lebih jelas...tapi tetep ndak ada yang jawab tuh...hehe

sampe tiba-tiba "mobil kemana neng?!?!?" bawa sepiring martabak ksatria nomer tiga menghempaskan badan bau'nya disampingku...alhamdulillah ternyata aku keliatan....akupun tersenyum....haaah..nanya apa dia barusan.....tuuuiiiiiinnnnggg...ada jeda [lagi] berupa sepi....
"heh ditanyain juga...mobil kemana kok gada diparkiran?!?!"kali ini semua ksatria diam....tak bergerak..tak bersuara...semua menatapku...menunggu jawabanku...aku memandangi ujung jariku satu-satu.... berusaha keras mengingat...mencari...daaannn.....

"astagfirullah al adziiim...ketinggalan di sekneg bang!!!!"
..1..2...3.....

"Oneeeeeennnnngggggg!!!!!"para ksatria koor lagii entah yang keberapa kali untuk tahun ini....
"Bagi martabakna dong bang hehehe..."

menjelang pagi - kerajaan kembali sunyi - cerita ditutup diiringi aku untukmu - ten2five...and a wish..that there were only one me today....terangnya sinar rembulan...gemerlapnya bintang-bintang...tak secerah senyummu malam ini...ingin kuakui semua debaran rasa dijiwa...cinta inikah cinta....[titip cerita niy...mungkin akan kuambil lusa pagi...atau seribu malam lagi setelah hari ini...lift it up...lift your dream up...:D]



.....and i need you to be me.....********

Labels:
4/03/2006 11:31:00 PM / / comments (0)

baca postingan terakhir dari wiwied jadi punya ide ini.
kemarin aku ngundang ust. Hari Mukti buat ngebicarain tentang cinta juga.
tapi ujungnya itu emang cinta itu tidak terdefinisikan.
beberapa waktu lalu MTV kalo nggak salah juga bikin lomba mendefinisikan cinta dalam 3 kata saja.
nah, teman2, aku juga pingin kita berlomba mendefinisikan/mendeskripsikan cinta.
coba tulis apa arti cinta menurut kalian masing2.
pliss.. ini buat aku yang segede ini belum mengenal cinta...
2 kali aku jatuh cinta, tapi kok ndilalah sama istri orang terus.
jangan ketawa... ini serius dan benar-benar terjadi... makanya kasihanilah aku.
beri aku nasehat cinta.

aku tunggu ya kawan...

Labels: